News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Obat RI 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Didesak Komisi IX DPR: Banyak Curhatan Masyarakat

Komisi IX DPR Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan pemangku kepentingan terkait agar mengatasi masalah harga obat RI yang jauh lebih mahal dibanding negara lain
Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:42 WIB
Ilustrasi - Kementerian Kesehatan didesak Komisi IX DPR untuk segera mengatasi masalah mahalnya obat-obatan di Indonesia.
Sumber :
  • Dok. Kemenkes

Jakarta, tvOnenews.com - Mahalnya harga obat di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pemerintah.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan pemangku kepentingan terkait agar segera mengatasi persoalan harga obat yang mahal dibanding negara-negara lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahalnya harga obat di Indonesia sudah mulai dikeluhkan masyarakat dan berimbas pada mahalnya biaya pengobatan dan kesehatan. Untuk itu, DPR mendesak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin supaya mencari solusi atas persoalan tersebut.

"Hari ini kita agak kaget dan prihatin mendengarkan banyak curhatan juga dari masyarakat terkait dengan kenaikan harga obat yang cukup mengagetkan," kata Kurniasih Mufidayati dikutip dari Antara, Sabtu (13/7/2024).

"Mudah-mudahan ini bisa segera diintervensi oleh Kementerian Kesehatan dan juga mungkin kementerian lain yang terkait," imbuhnya.

tvonenews

Harga obat yang mahal membuat masyarakat kesulitan membeli obat. Padahal mendapatkan obat yang murah dan berkualitas merupakan hak setiap masyarakat.

Terlebih, Indonesia sejatinya memiliki perusahaan-perusahaan farmasi besar di bawah Kementerian BUMN dan Kemenkes.

"Kalau untuk obat rasanya memang harus diberikan hak mendapatkan harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik supaya kesehatan rakyat Indonesia ini bisa terwujud untuk menuju sehat Indonesia," kata dia.

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sempat dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait masalah harga obat di Tanah Air.

Menkes mengakui bahwa harga obat di Indonesia bisa tiga hingga lima kali lebih mahal dari Malaysia. Hal ini salah satunya tak lain adalah karena inefisiensi perdagangan.

"Tadi disampaikan bahwa perbedaan harga obat itu 3 kali, 5 kali dibandingkan dengan di Malaysia, misalnya 300 persen, 500 persen," kata Menkes setelah rapat internal dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/7),

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menkes mengatakan, mahalnya harga obat dan alat kesehatan di Indonesia tidak serta merta disebabkan oleh pajak, melainkan ada inefisiensi perdagangan.

Oleh sebab itu, perlu ditelisik lebih lanjut akar masalah sebenarnya sehingga terang benderang dan tidak merugikan masyarakat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBI BPJS Dinonaktifkan Diam-diam, Warga Baru Tahu Saat Datang Berobat

PBI BPJS Dinonaktifkan Diam-diam, Warga Baru Tahu Saat Datang Berobat

Komisi IX DPR RI soroti soal kepesertaan PBI BPJS Kesehatan yang mendadak nonaktif tanpa pemberitahuan. Hal ini menjadi masalah ketika masyarakat akan berobat.
Bank Indonesia Pastikan Cacahan Uang dalam Puluhan Karung di TPS Bekasi adalah Asli, Siapa Pembuangnya?

Bank Indonesia Pastikan Cacahan Uang dalam Puluhan Karung di TPS Bekasi adalah Asli, Siapa Pembuangnya?

Misteri temuan puluhan karung berisi uang rupiah dalam kondisi tercacah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi memasuki babak baru.....
Jorge Martin Angkat Bicara Tanggapi Rumor Dirinya akan Bergabung dengan Yamaha, Menurutnya....

Jorge Martin Angkat Bicara Tanggapi Rumor Dirinya akan Bergabung dengan Yamaha, Menurutnya....

Jorge Martin kembali menjadi pusat perhatian seiring memanasnya bursa pembalap MotoGP 2027 yang mulai bergerak lebih cepat dari perkiraan.
Usung Misi Balas Dendam, Beckham Putra Tak Akan Romantisasi Reuni dengan Eks Persib

Usung Misi Balas Dendam, Beckham Putra Tak Akan Romantisasi Reuni dengan Eks Persib

Pada awal musim 2025/2026, Malut United merekrut Gustavo Franca, Tyronne del Pino, David da Silva, Ciro Alves dan Dimas Drajad dari Persib.
Siswa SD Bunuh Diri di NTT Bukan Disebabkan Kekerasan Fisik, Menteri PPPA Ungkap Dugaan Mengejutkan di Balik Kematian Korban

Siswa SD Bunuh Diri di NTT Bukan Disebabkan Kekerasan Fisik, Menteri PPPA Ungkap Dugaan Mengejutkan di Balik Kematian Korban

Kasus tragis yang menimpa Y (10), siswa kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. 
PBI BPJS Dinonaktifkan, Pasien Gagal Ginjal Terancam Putus Cuci Darah

PBI BPJS Dinonaktifkan, Pasien Gagal Ginjal Terancam Putus Cuci Darah

Penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dinilai berisiko memutus layanan kesehatan bagi pasien penyakit kronis. DPR beri tanggapan.

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT