News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RI Ajak China Terapkan ASEAN Way untuk Mencapai Kepastian Politik Regional: Ibarat Rumah, Indonesia adalah Tempatnya Harta Karun

Indonesia mengajak China untuk mengadopsi pendekatan "ASEAN Way" dalam diplomasi, termasuk dalam upaya mencari solusi untuk isu-isu regional dan internasional.
Selasa, 13 Agustus 2024 - 09:56 WIB
Deputy Chief of Mission KBRI Beijing Parulian George Andreas Silalahi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia mengundang China untuk mengadopsi pendekatan "ASEAN Way" dalam diplomasi, termasuk dalam upaya mencari solusi untuk isu-isu regional dan internasional.

Deputy Chief of Mission KBRI Beijing, Parulian George Andreas Silalahi, menyampaikan bahwa pendekatan ini dianggap penting dalam menjaga stabilitas kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kami mengundang China untuk juga melakukan 'ASEAN Way' dengan berdasarkan 'brotherhood' dan 'sisterhood' untuk mencapai konsensus, karena melalui hal tersebut akan dicapai saling pengertian dan pada gilirannya juga dapat memberikan kepastian politik," katanya di Changzhi, Provinsi Shanxi, China, dikutip Selasa (13/8/2024).

Parulian menyampaikan pandangannya dalam "High-Level Dialogue" selama "ASEAN-China Week 2024" yang bertemakan "ASEAN-China Comprehensive Strategic Partnership: Achieving Prosperity through Innovation".

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari diplomat, pebisnis, mahasiswa, dan peneliti dari 10 negara anggota ASEAN dan China.

Forum ini menjadi platform penting untuk memperkuat kemitraan antara ASEAN dan China.

"ASEAN Way" yang dimaksud adalah prinsip panduan dalam interaksi antara 10 negara anggota ASEAN, yang menekankan penghormatan terhadap kedaulatan, kepentingan nasional, kesetaraan, serta kemitraan di antara para anggotanya.

Prinsip ASEAN Way telah menjadi dasar yang kokoh dalam hubungan regional. Elemen utama dari ASEAN Way adalah prinsip non-campur tangan, yang berarti bahwa negara berdaulat tidak boleh ikut campur dalam urusan domestik negara lain.

Pengambilan keputusan dalam ASEAN juga dilakukan secara non-konfrontatif dan berdasarkan konsensus dan telah menjadi fondasi yang terpercaya sejak ASEAN didirikan melalui Deklarasi Bangkok 1967.

"Tantangan pada masa yang akan datang sangat beragam, mulai dari penerapan ekonomi digital, perubahan teknologi, masalah lingkungan, dan lainnya, sehingga pada saat yang sama, diperlukan investasi jangka panjang di bidang pendidikan, riset, dan terutama bagaimana memahami satu sama lain," ungkap Parulian.

Menurut Parulian, upaya untuk saling memahami antara masyarakat di dalam ASEAN maupun ASEAN dengan China dapat dilakukan melalui kerja sama di bidang budaya dan pariwisata.

Bidang ini memiliki potensi besar untuk mempererat hubungan antarnegara.

Secara khusus, di bidang ekonomi digital, Indonesia memiliki keunggulan dengan populasi generasi muda yang besar dan termasuk pengguna teknologi.

Hal ini menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

"Hal ini dapat mendorong ekonomi digital seperti e-commerce. Bahkan baru-baru ini Starlink masuk ke Indonesia yang memberikan suasana kompetisi terhadap perusahaan komunikasi dalam negeri namun sekaligus menghadirkan harga yang kompetitif agar masyarakat mendapat akses internet," tambah Parulian.

Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong UMKM untuk memanfaatkan kemajuan teknologi.

Parulian juga menyinggung mengenai kemiripan produk dan jasa dari negara-negara ASEAN, yang ia ibaratkan sebagai rumah besar dengan fungsi ruangan yang berbeda-beda.

"Bayangkan ASEAN sebagai rumah besar, saat datang yang pertama dilihat adalah gerbang yang indah dan besar, mungkin itu Singapura, negara kota yang modern dan nyaman, lalu selanjutnya masuk ke bagian ruang tamu yang tampak adem, katakanlah itu Malaysia," ungkap Parulian.

Analogi yang disampaikan Purulian itu membantu menggambarkan peran penting setiap negara ASEAN.

Setelah ruang tamu, ada kamar tidur utama yang romantis dan menyenangkan, yang menjadi perumpamaan untuk Filipina dan Thailand.

"Di kamar tidur utama biasanya ada brankas penyimpanan untuk menyimpan barang berharga, misalnya itu Brunei, negara yang kaya," kata Parulian.

Setiap negara memiliki karakteristik dan keunggulannya masing-masing.

Ruang selanjutnya adalah dapur yang sibuk dan ramai, di mana semua orang merasa senang karena menyajikan makanan enak, dan dapur ini menggambarkan Kamboja, Laos, Vietnam, serta Myanmar.

Setiap ruangan di rumah ini memiliki peran penting dalam keseluruhan ASEAN.

"Lalu di mana Indonesia? Indonesia adalah garasi yang sangat luas, tempat menyimpan mobil mewah, harta karun tersembunyi, barang kenangan yang dirindukan, saya mengundang Anda semua untuk datang dan mengunjungi rumah ASEAN, termasuk Indonesia," ungkap Parulian.

Indonesia sampai saat ini tetap memegang peran strategis dan potensi besar di ASEAN.

Berdasarkan data statistik ASEAN, pada tahun 2023, volume perdagangan antara ASEAN dan China mencapai rekor baru sebesar 702 miliar dolar AS, menjadikan China sebagai mitra dagang terbesar ASEAN selama 15 tahun berturut-turut.

Arus Foreign Direct Investment (FDI) dari China ke ASEAN mencapai 15,5 miliar dolar AS pada tahun 2022, atau sekitar 6,9% dari total arus FDI ke ASEAN. Kerja sama ini juga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi regional.

Kerja sama ASEAN-China di bidang pariwisata juga memainkan peran penting dalam mendorong pertukaran antar masyarakat dan merangsang pertumbuhan ekonomi di kawasan.

Selama paruh pertama tahun 2023, sekitar 46,5 juta pengunjung melakukan perjalanan di ASEAN, dengan sekitar 43% berasal dari kawasan tersebut; sementara asal turis non-ASEAN terbesar ke Asia Tenggara selama periode tersebut adalah China, yang mencakup 8,2% dari semua kedatangan. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT