GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Angkat Bicara soal Rencana Tarif KRL Berbasis KTP, Sebut Belum Tahu Kondisi Lapangan

Jokowi angkat bicara mengenai rencana tarif subsidi kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek berbasis KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada 2025 mendatang.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 20:27 WIB
ILUSTRASI - KRL
Sumber :
  • Jafkhairi-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai rencana penerapan tarif subsidi kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek berbasis KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada 2025 mendatang.

Presiden Jokowi menyampaikan, pihakmya belum mengadakan rapat bahkan belum begitu mengetahui mengenai isu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan keterangan usai meresmikan Gedung Respirasi Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Jumat (30/8/2024).

"Saya tidak tahu karena belum ada rapat mengenai itu," kata Presiden Jokowi. 

Saat dikonfirmasi lagi, Presiden mengaku belum mengetahui kondisi di lapangan seperti apa sehingga muncul wacana tarif KRL berbasi KTP tersebut.

"Belum tahu, saya belum tahu masalah lapangannya seperti apa," ungkap Presiden.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menyampaikan realisasi penerapan tarif subsidi KRL Jabodetabek berbasiskan NIK bakal sangat bergantung dengan hasil pembahasan lintas sektoral, konsultasi publik, dan respons dari berbagai pemangku kepentingan.

Adita menyampaikan hal tersebut untuk menjawab mengenai kepastian rencana penerapan tarif subsidi KRL Jabodetabek berbasiskan NIK pada 2025.

"Kita lihat nanti, kita lihat hasil pembahasannya seperti apa, perlu konsultasi publik, melihat dinamika, dan respons dari stakeholder," kata Adita di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Kamis (29/8).

Adita mengatakan wacana penerapan penerapan tarif subsidi KRL Jabodetabek berbasiskan NIK sebenarnya sudah muncul pada 2023.

Wacana itu muncul untuk membuat subsidi angkutan umum lebih tepat sasaran.

Wacana pengenaan subsidi untuk KRL menjadi berbasis NIK atau Kartu Tanda Penduduk itu ramai menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa terakhir.

Hal tersebut berawal dari pemberitaan yang mengutip data di Buku II Nota Keuangan RAPBN 2025 dari pemerintah yang diserahkan ke DPR untuk dibahas bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan dokumen tersebut, maka ditetapkan anggaran belanja subsidi PSO kereta api sebesar Rp4,79 triliun yang ditujukan guna mendukung perbaikan kualitas dan inovasi pelayanan kelas ekonomi bagi angkutan kereta api, termasuk KRL Jabodetabek.

Beberapa perbaikan yang dilakukan, salah satunya adalah dengan mengubah sistem pemberian subsidi untuk tahun 2025 mendatang. (ant/rpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laga Belum Usai, Pemain Timnas Ini Sudah Dihujat Warganet, John Herdman Diminta Segera Mainkan Beckham

Laga Belum Usai, Pemain Timnas Ini Sudah Dihujat Warganet, John Herdman Diminta Segera Mainkan Beckham

Timnas Indonesia tertinggal 0-1 atas lawannya Bulgaria di babak pertama final FIFA Series 2026. Belum juga usai laga Indonesia vs Bulgaria, salah satu punggawa Skuad Garuda ini sudah dihujat netizen.
Live Update Ranking FIFA Timnas Indonesia, Tertinggal dari Bulgaria Buat Peringkat Skuad Garuda Jadi Segini

Live Update Ranking FIFA Timnas Indonesia, Tertinggal dari Bulgaria Buat Peringkat Skuad Garuda Jadi Segini

Timnas Indonesia tengah tertinggal 0-1 dari Bulgaria di laga final FIFA Series 2026. Gol tunggal tim tamu berasal dari titik putih yang dieksekusi oleh Marin Petkov di menit 38. 
Gara-gara Real Madrid, Harapan Inter Milan Rekrut Bek Liverpool Secara Gratis Mulai Meredup

Gara-gara Real Madrid, Harapan Inter Milan Rekrut Bek Liverpool Secara Gratis Mulai Meredup

Inter Milan hadapi tantangan besar dalam upaya memperkuat lini belakang jelang musim depan. Target utama mereka, Ibrahima Konate, kini semakin sulit dijangkau.
Profil Wasit Nazmi Nasaruddin, Pengadil Asal Malaysia yang Beri Penalti Gratis di Final FIFA Series Timnas Indonesia Vs Bulgaria

Profil Wasit Nazmi Nasaruddin, Pengadil Asal Malaysia yang Beri Penalti Gratis di Final FIFA Series Timnas Indonesia Vs Bulgaria

Wasit asal Malaysia, Nazmi Nasaruddin menjadi pengandil di laga final FIFA Series antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). 
Bursa Transfer Inter Milan: Siasat Cerdik Nerazzurri Bajak Palang Pintu Bayern Munich Secara Gratis Musim Panas Nanti

Bursa Transfer Inter Milan: Siasat Cerdik Nerazzurri Bajak Palang Pintu Bayern Munich Secara Gratis Musim Panas Nanti

Inter Milan tunjukkan pendekatan cermat dalam menyusun strategi transfer jelang musim baru. Klub berjuluk Nerazzurri kini bidik bek Bayern Munich, Kim Min-Jae.
Unggul 1-0, Kronologi Penalti Bulgaria ke Gawang Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Unggul 1-0, Kronologi Penalti Bulgaria ke Gawang Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sayangnya, Timnas Indonesia harus kebobolan 1 gol berkat tendangan penalti yang dilancarkan oleh pemain Bulgaria. Bagaimana kronologi penalti dalam laga itu?

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT