News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui Prabowo akan Bentuk Kementerian Baru, Hashim Djojohadikusumo: Bukan untuk Bagi-Bagi Kursi, Golkar Cukup?

Hashim Djojohadikusumo blak-blakan mengungkapkan rencana besar Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk menambah jumlah kementerian di pemerintahan mendatang.
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 23:10 WIB
Bocoran Kementerian Baru di Pemerintahan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo: APBN Tahun Depan Kita Tetapkan Rp53 Triliun
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan rencana besar Prabowo Subianto untuk menambah jumlah kementerian pada pemerintahan mendatang.

Langkah ini diambil untuk mendukung berbagai program strategis yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 10% per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan dialog bertajuk "Peluang Dunia Usaha dalam Menyongsong Pemerintahan Prabowo-Gibran" yang berlangsung di Hutan Kota by Plataran, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/8/2024), Hashim menjelaskan bahwa program makanan gratis dan perumahan massal merupakan bagian dari upaya Prabowo untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Makanan gratis, kita sudah hitung ya, waktu itu Pak Wisno dan saya menghitung bahwa program ini bisa menambah economic growth sebesar 1,2%,” ujarnya.

Hashim juga menyoroti pentingnya program hilirisasi dan investasi asing dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Dengan program-program baru seperti perumahan massal, tanggul laut besar, dan internet connectivity, kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 9 sampai 10%,” tambahnya.

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Hashim menyatakan bahwa Prabowo berencana mendirikan kementerian baru yang akan dinamakan Badan Penerimaan Negara.

Badan ini akan berperan penting dalam mengelola penerimaan negara dan memastikan bahwa program-program tersebut dapat berjalan dengan baik.

Ia menegaskan bahwa penambahan jumlah kementerian bukanlah untuk bagi-bagi kursi menteri, melainkan untuk memastikan bahwa kementerian-kementerian baru ini bisa fokus pada tugas-tugasnya.

"Jumlah kementerian kita bisa ditambah, namun bukan untuk bagi-bagi kursi menteri. Saya kira, Golkar cukup ya?" ujar Hashim sambil bergurau menyebut-nyebut Golkar.

Salah satu kementerian baru yang diusulkan adalah Kementerian Perumahan yang akan bertanggung jawab dalam menyukseskan program perumahan massal.

Dalam penutup pidatonya, Hashim menyatakan keyakinannya bahwa program-program ini akan berhasil.

“Saya sudah lihat angka-angka dan sumber-sumber baru, dan saya sangat-sangat optimis. I’m very optimistic. I am very, very optimistic,” tutupnya. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Proliga 2026 Makin Panas! Sistem Baru Bisa Bikin Laga Berakhir Lebih Cepat

Final Proliga 2026 Makin Panas! Sistem Baru Bisa Bikin Laga Berakhir Lebih Cepat

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi memperkenalkan format baru untuk babak final Proliga 2026.
Jepang Diguncang Gempa M 7,4, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman

Jepang Diguncang Gempa M 7,4, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman

Kementerian Luar Negeri RI memberikan kepastian mengenai kondisi WNI pasca terjadinya gempa bermagnitudo 7,4 yang memicu peringatan tsunami di Jepang pada Senin (20/4) sore waktu setempat.
Tak Tinggal Diam, Ayah Nizam Lapor Balik Lisnawati soal Penelantaran Anak Usai Jadi Tersangka

Tak Tinggal Diam, Ayah Nizam Lapor Balik Lisnawati soal Penelantaran Anak Usai Jadi Tersangka

​​​​​​​Kasus kematian Nizam makin memanas, Anwar Satibi jadi tersangka penelantaran anak dan lapor balik Lisnawati. Drama hukum kini berubah jadi saling lapor.
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, DPP Golkar Minta Kader Dapat Tetap Kendalikan Diri

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, DPP Golkar Minta Kader Dapat Tetap Kendalikan Diri

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Partai Golkar setelah Ketua DPD II Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora atau yang akrab disapa Nus Kei, meninggal dunia akibat insiden penikaman. 
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Putusan MK Tegaskan Kewenangan BPK, Pakar: Tak Ada Lagi Instansi Lain Hitung Kerugian Negara

Putusan MK Tegaskan Kewenangan BPK, Pakar: Tak Ada Lagi Instansi Lain Hitung Kerugian Negara

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Muslim Indonesia, Fahri Bachmid mengatakan peran Badan Pemeriksa keuangan (BPK) RI kini menjadi satu-satunya lembaga yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi.

Trending

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
2 Raksasa Timur Tengah Bakal jadi Lawa Timnas Indonesia Guna Persiapan Piala Asia 2027

2 Raksasa Timur Tengah Bakal jadi Lawa Timnas Indonesia Guna Persiapan Piala Asia 2027

Agenda FIFA Matchday Juni 2026 mendatang mulai menemui titik terang terkait calon lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Setelah sempat muncul rumor fantast
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT