GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Kesepakatan Sri Mulyani dan DPR: Anggaran Belanja K/L Dinaikkan Jadi Rp1.094 T pada 2025 untuk Program Prabowo

Anggaran 2025 yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp976,79 triliun, telah disepakati Menteri Keuangan Sri Mulyani dan DPR menjadi tembus Rp1.094,66 triliun.
Rabu, 4 September 2024 - 14:26 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Anggaran belanja untuk kementerian dan lembaga (K/L) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 mengalami kenaikan cukup signifikan.

Awalnya, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp976,79 triliun, namun setelah adanya kesepakatan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan DPR, angka ini melonjak menjadi Rp1.094,66 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan ini terutama dipicu oleh empat program prioritas atau "Quick Win" yang diusung oleh oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR yang berlangsung pada Rabu (4/9/2024), Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa peningkatan anggaran ini terjadi untuk mendukung program Quick Win pemerintahan baru.

"Belanja negara mengalami kenaikan dari Rp976,79 triliun menjadi Rp1.094,66 triliun, naik sebesar Rp117,87 triliun," ungkap Sri Mulyani.

Salah satu program utama yang diusulkan oleh Prabowo adalah pemberian makanan bergizi secara gratis, dengan alokasi anggaran mencapai Rp71 triliun. Program ini akan dijalankan oleh Badan Gizi Nasional.

Selain itu, ada juga program pemeriksaan kesehatan dengan anggaran sebesar Rp3,2 triliun, serta pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah dengan anggaran Rp1,8 triliun. Kedua program program akan dikelola oleh Kementerian Kesehatan.

Program lainnya adalah renovasi sekolah dengan anggaran Rp20 triliun dan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi dengan anggaran Rp2 triliun.

Proyek ini akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Agama.

Tak ketinggalan, program lumbung pangan juga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp15 triliun. Program ini akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian.

"Dari total anggaran Rp15 triliun, Rp7,5 triliun akan dialokasikan untuk Kementerian PUPR dan Rp7,5 triliun lainnya untuk Kementerian Pertanian," tambah Sri Mulyani.

Di sisi lain, belanja non-K/L justru mengalami penurunan dari Rp1.716 triliun menjadi Rp1.606 triliun. Komponen belanja non-K/L ini mencakup subsidi energi, yang turun dari Rp204,5 triliun menjadi Rp203,4 triliun.

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa penurunan subsidi BBM ini disebabkan oleh perkiraan nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2025 yang lebih stabil, dari Rp16.100 menjadi Rp16 ribu per dolar AS.

"Total subsidi energi yang disepakati dalam panja A adalah Rp203,4 triliun, turun Rp1,1 triliun dari usulan awal dalam RAPBN 2025. Hal ini lebih karena kurs yang diprediksi turun dari Rp16.100 menjadi Rp16 ribu," jelas Sri Mulyani.

Lebih lanjut, kompensasi untuk BBM dan listrik mengalami kenaikan dari Rp189,8 triliun menjadi Rp190,9 triliun. Sementara itu, cadangan belanja negara menurun dari Rp96,88 triliun menjadi Rp68,49 triliun.

Selain itu, anggaran cadangan pendidikan turun dari Rp107,8 triliun menjadi Rp41,01 triliun, dan cadangan transfer ke daerah (TKD) juga mengalami penurunan dari Rp82,6 triliun menjadi Rp68,22 triliun.

Kesepakatan antara Sri Mulyani dan DPR ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung program-program prioritas yang diusung oleh presiden terpilih.

Meskipun terjadi penurunan pada beberapa pos anggaran non-K/L, fokus pada peningkatan belanja K/L diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT