News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Muhammadiyah Dapat Jatah Menteri Pendidikan di Kabinet Prabowo, Abdul Mu’ti: Bisa Benar, Kesehatan Juga Siap

Abdul Mu’ti buka suara soal wacana Muhammadiyah akan mendapat jatah kursi menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran. Entah itu Menteri Pendidikan atau Kesehatan.
Selasa, 17 September 2024 - 09:54 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, angkat bicara soal wacana Prabowo Subianto akan memberikan jatah menteri kepada Muhammadiyah di pemerintahan mendatang.

Sebelumnya, muncul kabar bahwa Muhammadiyah setidaknya akan mendapat jatah Menteri Pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespons hal tersebut, Abdul Muti menyampaikan bahwa hal itu mungkin bisa benar, tetapi juga mungkin saja tidak.

"Ya, saya rasa bisa benar dan bisa juga tidak benar," katanya kepada tvOne, Selasa (17/9/2024).

Abdul Mu'ti menegaskan, Muhammadiyah tidak dalam posisi untuk meminta jabatan.

Namun, salah satu Ormas Islam terbesar di Indonesia itu akan senantiasa siap jika memang diminta masuk ke Kabinet.

Abdul Mu'ti juga menegaskan, penunjukan menteri merupakan sepenuhnya hak prerogatif presiden terpilih.

"Muhammadiyah tidak dalam kapasitas untuk meminta, karena itu adalah hak prerogatif presiden," ucapnya.

Meski demikian, jika Prabowo memutuskan untuk mempercayakan posisi menteri kepada Muhammadiyah, Muhammadiyah siap untuk berkontribusi dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, atau bidang lainnya.

“Apakah itu dalam bidang pendidikan, kesehatan, atau bidang lain-lain, maka tentu saja Muhammadiyah akan siap,” ujarnya.

"Muhammadiyah memiliki banyak sumber daya manusia yang, menurut saya, layak dan pantas untuk duduk pada posisi-posisi penting," tambah Mu'ti.

Namun, lebih dari sekadar penunjukan, Abdul Mu'ti berharap agar para menteri dan perwakilan ormas yang nantinya terpilih tidak hanya menjadi politisi.

Tokoh Muhammadiyah berusia 56 tahun itu berharap mereka yang terpilih benar-benar mengemban tugas sebagai negarawan

"Mereka jangan lagi menjadi politisi, melainkan harus menjadi negarawan. Artinya, yang mereka pikirkan bukanlah diri sendiri, keluarga, partai, atau kelompoknya, melainkan bangsa dan rakyat negeri ini," tegasnya.

Pernyataan Abdul Mu'ti itu menegaskan sikap Muhammadiyah yang lebih mengutamakan pengabdian kepada bangsa dan negara, di tengah berbagai spekulasi mengenai posisi strategis dalam kabinet mendatang. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Rabu (4/2/2026). OTT ini dilakukan di kantor Bea Cukai Kemenkeu, Jakarta.
Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus dugaan teror terhadap dokter Oky yang mengaku menirima kiriman karangan bunga bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik.
Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menyentil Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang dinilai menjawab pertanyaan lewat medsos.
Sikap Ronaldo Soal Comeback ke MU Dikonfirmasi oleh Mantan Rekan Setimnya

Sikap Ronaldo Soal Comeback ke MU Dikonfirmasi oleh Mantan Rekan Setimnya

Cristiano Ronaldo dikabarkan mogok bermain setelah Benzema gabung Al-Hilal. Orang dekat buka suara soal masa depan CR7 yang kini penuh tanda tanya di Al-Nassr.
Sebelum Kehabisan, Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H+10 Lebaran, Begini Cara Pesannya

Sebelum Kehabisan, Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H+10 Lebaran, Begini Cara Pesannya

Sejumlah pemudik berlomba-lomba memperebutkan tiket kereta api jarak jauh selama periode menjelang Idul Fitri atau mudik Lebaran 2026. Tiket sudah bisa dipesan
Profil Nicholas Mjosund, Striker Diaspora Rosenborg yang Kini Dipanggil Timnas Indonesia U-17

Profil Nicholas Mjosund, Striker Diaspora Rosenborg yang Kini Dipanggil Timnas Indonesia U-17

Mengenal Nicholas Mjosund, striker muda Rosenborg berdarah Indonesia yang kini kembali masuk skuad Timnas Indonesia U-17.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT