GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Kolaborasi Ampuh Pemerintah dan BUMN Lawan Kemiskinan Ekstrem di Banyuwangi, Ada Rantang Kasih hingga Mekaar

Pemerintah melakukan tiga pendekatan utama dalam menangani kemiskinan serta membentuk satgas khusus untuk mengkoordinasikan upaya penghapusan kemiskinan ekstrem
Senin, 30 September 2024 - 12:34 WIB
Arif Budimanta, Dirut PNM Arief Mulyadi, dan Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nur Budi Handayan saat membeberkan strategi mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Banyuwangi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta, mengungkapkan strategi pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Arif menjelaskan bahwa pemerintah telah mengadopsi tiga pendekatan utama dalam menangani kemiskinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pemerintah juga membentuk satuan tugas khusus untuk mengkoordinasikan upaya penghapusan kemiskinan ekstrem.

Hal itu disampaikan Arif saat berbicara dalam acara Journalist Journey yang diselenggarakan PT Penanaman Modal Nasional (PNM) di Banyuwangi beberapa waktu lalu.

"Pendekatan pertama adalah pengurangan beban pengeluaran bagi kelompok miskin melalui bantuan sosial, jaminan sosial, dan subsidi yang tepat sasaran," kata Arif diberitakan Senin (30/9/2024).

Arif juga memaparkan pendekatan kedua, yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat miskin melalui program pemberdayaan atau kewirausahaan.

"Harapannya, kelompok miskin yang memiliki anak bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik jika pendidikan mereka dipersiapkan sejak dini dan didukung oleh negara," ujarnya.

PNM juga turut berperan dalam peningkatan pendapatan ini dengan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Program ini menyasar perempuan dari keluarga prasejahtera dan memberikan pinjaman modal mulai dari Rp2 juta agar mereka dapat memulai usaha.

Mekaar menggunakan sistem tanggung renteng, di mana peminjam harus tergabung dalam kelompok minimal 10 orang. 

Pendekatan ketiga yang dijelaskan Arif adalah pengurangan wilayah kantong kemiskinan melalui pembangunan infrastruktur.

"Kita bisa melihat bagaimana dana desa digunakan untuk perbaikan infrastruktur," tambahnya.

Dia mencontohkan perbaikan jalan di Desa Telemung, Banyuwangi, sebagai salah satu hasil nyata dari dana desa yang dialokasikan untuk infrastruktur.

Menurut Arif, program-program tersebut sudah menunjukkan hasil yang signifikan.

"Ada bukti yang menunjukkan bahwa program penghapusan kemiskinan ekstrem ini berjalan sesuai harapan," katanya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin ekstrem di Indonesia pada Maret 2024 sebesar 0,83%, turun dari 1,12% di tahun sebelumnya.

Sedangkan, angka kemiskinan umum Indonesia pada Maret 2024 adalah 9,03%, turun 0,33% dibandingkan tahun lalu.

Khusus di Kabupaten Banyuwangi, penurunan kemiskinan ekstrem juga lebih signifikan dalam tiga tahun terakhir, bahkan lebih rendah dibanding tingkat nasional dan provinsi.

Arif menyebutkan bahwa pada 2024, angka kemiskinan ekstrem di Banyuwangi mencapai 0,29%, lebih rendah dibanding 0,43% pada 2023 dan 0,99% pada 2022.

"Ini adalah hasil dari kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan berbagai pemangku kepentingan," tegasnya.

Arif juga mengamati beberapa program pemberdayaan ekonomi untuk UMKM mitra PNM di Banyuwangi, di mana kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN tampak jelas dalam upaya menekan kemiskinan ekstrem.

Salah satu contoh program pemberdayaan sosial adalah Rantang Kasih, yang menyediakan makanan bergizi siap saji bagi lansia di Banyuwangi. PNM turut mendukung program ini dengan inisiatif pemberdayaan.

"Pemerintah daerah fokus pada perlindungan sosial untuk mengurangi beban pengeluaran kelompok miskin, sementara BUMN berkontribusi melalui CSR dan pemberdayaan untuk meningkatkan pendapatan," ujar Arif.

Program Rantang Kasih telah berjalan sejak 2017 dan sudah menjangkau lebih dari 3.000 lansia hingga Agustus 2024. Kolaborasi ini diperkuat dengan dukungan lembaga filantropi seperti Baznas.

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nur Budi Handayani, menambahkan bahwa rantang kasih yang ada di Banyuwangi itu bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain.

"Program Rantang Kasih adalah bukti nyata kasih sayang dan gotong-royong yang memperhatikan kebutuhan lansia di daerah tersebut," kata Nur Budi.

Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi (kanan) dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi RI Arif Budimanta saat monitoring program pengentasan kemiskinan ekstrem di Banyuwangi, Jawa Timur, (27/9/2024).
Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi (kanan) dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi RI Arif Budimanta saat monitoring program pengentasan kemiskinan ekstrem di Banyuwangi, Jawa Timur, (27/9/2024).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

 

Di sisi lain, Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi mengatakan, PNM sebagai lembaga pembiayaan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendapat tugas untuk melakukan berbagai upaya untuk penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

"Dalam upaya penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia, kami upayakan ada keterlibatan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka," katanya saat mengunjungi nasabah PNM di Desa Telemung.

Salah satu langkah upaya yang dilakukan PNM, yakni membuat rekayasa sosial untuk menghidupkan budaya gotong royong, saling membantu, dan berempati.

"Dalam praktiknya, banyak nasabah Mekaar yang melakukan usaha bersama-sama dalam satu program ini berhasil, karena ada yang menjadi kepala dan ada yang menjadi anggota," ucapnya.

Arief melanjutkan, satu hal yang penting bagi PNM dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, yakni memberikan modal sosial, selain modal finansial dan intelektual. Ia pun berharap modal yang diberikan ini bisa terus membuat usaha yang dijalankan tumbuh.

"Kami berharap usaha mereka berkesinambungan dan tumbuh meskipun dimulai dari usaha subsistem dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar. Insyallah nanti juga akan bisa maju dan menjadi pengusaha yang bisa diandalkan," paparnya.

Dengan kolaborasi semua pihak di Banyuwangi, pemerintah berharap kemiskinan ekstrem bisa ditekan hingga nol. Mereka juga berharap agar program-program yang telah berjalan dapat terus berkelanjutan dan berkembang.

Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. 

Upaya ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi kemiskinan. Program-program seperti Rantang Kasih dan Mekaar menunjukkan bahwa dukungan dan sinergi berbagai pihak dapat memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raih Apresiasi Internasional, PNM Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds Diakui Dunia

Raih Apresiasi Internasional, PNM Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds Diakui Dunia

PNM meraih penghargaan bergengsi, yakni Best Islamic Finance & Best Social Orange Bonds in Asia 2025 dalam ajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 Alpha Southeast Asia.
Terdampar di Grup Neraka, Ini Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 

Terdampar di Grup Neraka, Ini Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 

Piala Asia U-17 akan dilaksanakan di Arab Saudi pada 5-22 Mei 2026 mendatang. Timnas Indonesia U-17 pun terjebak di grup neraka dengan bersaing bersama Jepang, China dan Qatar.
Hasil Proliga 2026, Putra: Akhiri Babak Reguler dengan Hasil Sempurna! LavAni Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Hasil Proliga 2026, Putra: Akhiri Babak Reguler dengan Hasil Sempurna! LavAni Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Hasil Proliga 2026 sektor putra yang mempertemukan Jakarta LAvAni menghadapi Surabaya Samator pada laga penutup hari pertama seri ke-6 di Bojonegoro, Jawa Timur
FIFA Beri Lampu Hijau, Timnas Indonesia Berpeluang Naturalisasi Gelandang Potensial yang Bisa Lebih Mengerikan dari Thom Haye

FIFA Beri Lampu Hijau, Timnas Indonesia Berpeluang Naturalisasi Gelandang Potensial yang Bisa Lebih Mengerikan dari Thom Haye

John Herdman berpeluang menaturalisasi Laurin Ulrich yang bersinar di divisi dua Liga Jerman, sebagai calon suksesor Thom Haye di lini tengah Timnas Indonesia.
Korban Maling Motor di Subang Malah Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Turun Tangan

Korban Maling Motor di Subang Malah Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Turun Tangan

Kasus pencurian sepeda motor yang berujung aksi main hakim sendiri di Kabupaten Subang, Jawa Barat berbuntut panjang. Dedi Mulyadi pun sampai harus turun tangan
Cerita Warga Kota Yogyakarta, BPJS Kesehatan Nonaktif Hambat Rujukan Kontrol Penyakit Dalam dan Fisioterapi

Cerita Warga Kota Yogyakarta, BPJS Kesehatan Nonaktif Hambat Rujukan Kontrol Penyakit Dalam dan Fisioterapi

Hingga hari ini, masyarakat di Kota Yogyakarta masih memadati layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota setempat.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT