GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Bantuan Sosial Oktober 2024: Bansos PKH, BLT, hingga BPNT Cair Lagi, Cek Sekarang

Masuk Oktober 2024, pemerintah terus memberikan berbagai bansos, termasuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga BLT.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 08:54 WIB
Ilustrasi Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah bantuan sosial (Bansos), termasuk pangan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), masih disalurkan hingga Oktober 2024. Bahkan, beberapa jenis bantuan tampaknya masih akan terus diberikan sampai akhir tahun.

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus memberikan berbagai bansos, termasuk bantuan tunai Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BLT, hingga bantuan beras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dalam menghadapi kesulitan ekonomi.

Penerima manfaat dapat mengecek, apakah mereka terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.

Cara pengecekan dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor desa atau kelurahan terdekat, melalui aplikasi cek bansos, atau mengakses situs resmi Kementerian Sosial.

Pastikan juga data kependudukan selalu diperbarui agar peluang mendapatkan bansos tetap terbuka.

Untuk mendapatkan informasi terbaru tentang bansos, masyarakat bisa memantau media sosial, website pemerintah, atau mengikuti berita di media massa. Berikut adalah jenis-jenis bansos yang masih cair di bulan Oktober 2024:

1. Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) 

PKH adalah program bantuan sosial yang diberikan berdasarkan kategori penerima manfaat. Pemerintah berharap bantuan ini dapat mengurangi kemiskinan melalui dukungan di sektor pendidikan, kesehatan, gizi, dan kebutuhan lainnya. Berikut rincian bantuan yang diberikan:

- Anak usia 0-6 tahun: Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.
- Pendidikan SD/sederajat: Rp225 ribu per tahap atau Rp900 ribu per tahun.
- Pendidikan SMP/sederajat: Rp375 ribu per tahap atau Rp1,5 juta per tahun.
- Pendidikan SMA/sederajat: Rp500 ribu per tahap atau Rp2 juta per tahun.
- Ibu hamil/melahirkan: Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun.
- Lansia: Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  

BPNT merupakan bantuan pangan yang diberikan secara non-tunai kepada masyarakat miskin. Setiap penerima mendapat Rp200 ribu per bulan, namun bantuan ini tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang tunai. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat membelanjakan bantuan ini untuk membeli bahan pangan di E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT