News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konspirasi Tambang Emas Ilegal 98 Hektare di NTB, KPK Singgung 'Bekingan' WNA China yang Kuras Harta Karun RI Bertahun-tahun: Kok Bisa?

KPK heran bagaimana bisa ada lahan seluas 98,16 hektare digunakan untuk tambang emas ilegal dan masuk kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Indotan.
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 14:17 WIB
KPK tertibkan tambang emas ilegal di Lombok Barat
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan mengusut konspirasi tambang emas ilegal yang melibatkan warga negara China di Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

KPK turun langsung ke lapangan dan memasang plang peringatan di lokasi tersebut sebagai langkah pencegahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringatan ini dilakukan KPK bekerja sama dengan beberapa instansi terkait demi menjaga kawasan hutan dari aktivitas tambang ilegal yang berpotensi merugikan negara triliunan dan merusak lingkungan.

Ketua Satuan Tugas Koordinator Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK, Dian Patria, menegaskan bahwa pemasangan plang tersebut bertujuan untuk mendorong penegakan hukum di sektor tambang, khususnya yang berada di kawasan hutan.

“Jadi, kami di sini hadir mendampingi KLHK dan dinas LHK dan ESDM NTB agar mereka bisa menegakkan aturan,” ujar Dian, dikutip Sabtu (5/10/2024).

Dia juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap aktivitas ilegal ini.

Menurut Dian, kegiatan tambang tanpa izin di kawasan hutan berpotensi melanggar hukum.

KPK juga mengendus bahwa modus operandi tambang emas ilegal ini diduga melibatkan pihak-pihak lokal. 

“Jangan sampai aktivitas tambang ilegal ini ada unsur pidana yang mengarah ke korupsi, suap-menyuap, atau ‘bekingan’. Kalau ada indikasi seperti itu harus segera laporkan,” katanya.

Dian juga mempertanyakan, bagaimana bisa ada lahan seluas 98,16 hektare yang digunakan untuk tambang emas ilegal dan masuk dalam kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Indotan.

“Kok bisa ada tambang ilegal, tapi yang punya IUP tak masalah. Cuman dikasih plang kecil, itu pun di bulan Agustus setelah bertahun-tahun,” ujarnya dengan nada heran.

KPK menduga, pemasangan plang kecil oleh PT Indotan di kawasan IUP itu hanyalah trik untuk menghindari pajak dan kewajiban terhadap pemerintah.

“Ini makanya, pemerintah jangan sampai dirugikan dan masyarakat terkena dampak dari kerusakan lingkungan akibat adanya konspirasi seperti ini,” tambah Dian.

Plang yang dipasang oleh KPK tersebut mencantumkan logo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Pemerintah Provinsi NTB, dan KPK.

Dalam plang itu, tertulis peringatan yang melarang setiap orang melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin di kawasan hutan Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Jika melanggar, pelaku terancam hukuman pidana hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar, sesuai dengan Pasal 89 juncto Pasal 17 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Tambang Emas Ilegal di Sekotong Beromzet Rp1,08 Triliun per Tahun

Parahnya lagi, tambang yang diungkap KPK ini hanya salah satu dari beberapa titik tambang ilegal lainnya yang tersebar di berbagai daerah di NTB, seperti Lantung, Dompu, dan Sumbawa Barat.

KPK menyampaikan, tambang emas ilegal ini ditaksir beromzet hingga Rp1,08 triliun."Ini baru satu lokasi dengan tiga stockpile, dan mungkin di sebelahnya ada lagi. Belum lagi yang di Lantung, Dompu, dan Sumbawa Barat. Berapa itu per bulannya? Bisa jadi sampai triliunan kerugian untuk negara," kata Dian di Mataram, dikutip Sabtu (5/10/2024).

Dian menyebut, perkiraan omzet tambang emas ilegal ini setelah melakukan inspeksi langsung ke lokasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dinas LHK NTB, serta Dinas ESDM NTB.

"Lokasinya berada di kawasan hutan produksi terbatas (HPT). Perkiraan omzet sebulan bisa mencapai Rp90 miliar atau sekitar Rp1,08 triliun per tahun," jelasnya.

Data dari Dinas LHK NTB menunjukkan ada sekitar 26 titik tambang ilegal di Sekotong, termasuk kawasan IUP PT Indotan.

Dian menilai, negara mengalami kerugian sangat besar akibat operasi tambang ilegal tersebut.

Ia menduga, ada kongkalikong atau kolusi antara pemegang IUP dan operator tambang untuk menghindari kewajiban pembayaran pajak dan royalti kepada negara.

"Kami melihat adanya potensi modus operandi di sini, dimana pemegang izin tidak mengambil tindakan terhadap operasi tambang ilegal ini. Mungkin tujuannya untuk menghindari pembayaran pajak, royalti, dan kewajiban lainnya kepada negara," katanya.

Selain itu, sebagian besar alat berat dan bahan kimia yang digunakan dalam tambang ini diimpor dari luar negeri, terutama dari China.

Hal ini termasuk merkuri dan peralatan khusus untuk proses penyiraman sianida, yang digunakan dalam pengolahan emas.

Dian juga memperingatkan potensi kerusakan lingkungan akibat limbah merkuri dan sianida dari tambang ilegal tersebut. Limbah ini dapat mencemari sumber air dan pantai di sekitar lokasi tambang.

"Daerah sekitar tambang ini sangat indah dan punya potensi wisata yang besar. Tapi tambang ilegal ini merusaknya dengan membuang merkuri dan sianida sembarangan. Kalau dibiarkan, dampaknya sangat merugikan masyarakat dan lingkungan setempat," ujarnya.

Tambang emas ilegal yang diduga dikelola oleh WNA China ini berlokasi di Dusun Lendek Bare, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. KPK sudah memasang plang peringatan untuk menghentikan kegiatan tambang tanpa izin di lokasi tersebut.

Aksi KPK ini merupakan bagian dari upaya mendorong optimalisasi pajak dan pendapatan asli daerah (PAD), yang menjadi fokus Monitoring Center for Prevention (MCP).

"Tujuannya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan daerah," kata Dian.

Jika tambang ilegal tersebut ditaksir dapat menghasilkan Rp1,08 triliun, maka dengan asumsi harga emas Rp1.387.791 per gram, tambang ilegal yang dikelola WNA China itu bisa menghasilkan sekitar 778,22 kilogram emas. Itupun baru dari satu titik lokasi tambang liar. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Timnas Indonesia Vs Benin: Garuda Muda Kalah 0-1 di Laga Terakhir Piala Dunia U-15 2026 dan Finis di Urutan ke-72

Hasil Timnas Indonesia Vs Benin: Garuda Muda Kalah 0-1 di Laga Terakhir Piala Dunia U-15 2026 dan Finis di Urutan ke-72

Timnas Indonesia mengakhiri perjalanan di Piala Dunia U-15 2026 dengan kekalahan. Garuda Muda takluk 0-1 dari Benin dalam laga perebutan posisi ke-71 Tier C.
Hasil Latihan MotoGP Malaysia 2026: Sempat Terjatuh, Marc Marquez Tetap Akhiri Sesi Kedua Sebagai yang Tercepat

Hasil Latihan MotoGP Malaysia 2026: Sempat Terjatuh, Marc Marquez Tetap Akhiri Sesi Kedua Sebagai yang Tercepat

Hasil latihan MotoGP Malaysia 2026 dengan Marc Marquez yang kembali menunjukan dominasinya di Sirkuit Sepang, Jumat 30 Oktober Sore WIB.
Pesan Berkelas Ketum PSSI Erick Thohir Lihat Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 2026: Pengalaman Berharga

Pesan Berkelas Ketum PSSI Erick Thohir Lihat Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 2026: Pengalaman Berharga

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berikan pesan penyemangat ke Timnas Indonesia U-15. Ia menilai pengalaman Garuda Muda di Piala Dunia U-15 2026 jadi bekal penting.
Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari 5 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday November

Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari 5 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday November

Timnas Indonesia menghadapi masalah jelang FIFA Matchday November 2026. Ole Romeny cedera, Jay Idzes belum bermain, sementara tiga pemain lainnya belum ideal.
Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Striker muda Timnas Indonesia, Adrian Wibowo, kembali dapat kesempatan bersama tim utama FC Wacker Innsbruck. Namun, penyerang tersebut harus telan kekecewaan.
Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini berpeluang jadi momen bersejarah bagi pembalap asal Italia, Kimi Antonelli dan Mercedes.

Trending

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT