News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Butuh 60 Ekor Sapi dan 600 Liter Susu per Unit Layanan Setiap Hari, Segini Dana Jumbo Harian yang Dibutuhkan

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyebut pelaksanaan program makan bergizi gratis tidak hanya menyasar anak, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi.
Selasa, 8 Oktober 2024 - 19:47 WIB
Program makan bergizi gratis yang bakal dijalankan Prabowo-Gibran bakal membutuhkan dana operasional harian yang sangat besar.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diproyeksi membutuhkan anggaran harian yang sangat besar.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga bertujuan menciptakan dampak positif bagi perekonomian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, program MBG diproyeksikan akan menjangkau sekitar 82,9 juta anak di seluruh Indonesia dan akan membutuhkan anggaran hingga 400 triliun rupiah dalam lima tahun.

Untuk tahun 2025 saja, pemerintah telah menganggarkan sedikitnya Rp71 triliun sebagai awal pelaksanaannya.

"Saat program ini dijalankan, Badan Gizi akan mengalokasikan 1,2 triliun rupiah per hari untuk investasi dalam SDM Indonesia di masa depan, dengan 75% anggarannya untuk intervensi makan bergizi," jelas Dadan dalam acara BNI Investor Daily Summit 2024 yang berlangsung pada Selasa (8/10/2024).

Dijalankan melalui 30.000 unit layanan di seluruh Indonesia, program makan bergizi gratis diklaim akan membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah dan menggerakkan roda ekonomi, terutama di sektor pertanian

Dana yang dikeluarkan setiap hari sebagian besar akan digunakan untuk membeli produk-produk pertanian, yang kemudian diolah menjadi makanan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui.

“Dari total 1,2 triliun rupiah per hari, sekitar 85%-nya akan digunakan untuk membeli bahan baku pertanian. Ini akan mengalirkan uang kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Dadan juga menyoroti bahwa kurangnya likuiditas di pedesaan selama ini menjadi salah satu masalah ekonomi di Indonesia.

Melalui program ini, likuiditas di daerah akan meningkat karena peredaran uang yang lebih merata.

Sebagai contoh, satu unit layanan yang melayani 3.000 anak membutuhkan sekitar 200 kg beras, 350 kg ayam atau 3.000 butir telur, dan 350 kg sayur setiap harinya.

“Selain itu, dibutuhkan 600 liter susu setiap hari. Bayangkan, satu unit layanan saja sudah membutuhkan jumlah bahan yang sangat besar. Jika program ini sudah berjalan penuh, akan ada 30.000 unit layanan di seluruh Indonesia yang melayani ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, hingga anak sekolah dari PAUD sampai SMA, termasuk juga santri di sekolah keagamaan,” lanjut Dadan.

Dia juga menjelaskan bagaimana kebutuhan pangan yang besar ini akan menjadi peluang bagi petani lokal. 

"Jika satu unit layanan memerlukan 350 kg sayuran setiap hari, koperasi atau BUMDes bisa mengoordinasikan petani untuk menanam bayam, kangkung, caisim, dan sayuran lainnya sesuai jadwal agar kebutuhan harian unit layanan terpenuhi."

Menurut Dadan, kebutuhan akan susu juga sangat besar. Setidaknya, satu unit layanan membutuhkan 600 liter susu per hari serta butuh 60 ekor sapi.

"Jika di satu kecamatan ada lima unit layanan, maka 300 ekor sapi minimal harus tersedia di kecamatan tersebut. Ini adalah peluang besar untuk UMKM dan pengusaha lokal,” katanya.

Program MBG Prabowo-Gibran adalah inisiatif yang tak hanya berfokus pada gizi anak-anak, tetapi juga berpotensi menciptakan dampak ekonomi yang signifikan di daerah pedesaan.

Maka dari itu, program ini memerlukan kolaborasi luas antara pemerintah, petani, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan implementasinya. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Gol Telat AC Milan Permalukan Emil Audero di Kandang Sendiri

Dua Gol Telat AC Milan Permalukan Emil Audero di Kandang Sendiri

Emil Audero kembali menjadi kiper utama dalam pertandingan antara Cremonese melawan AC Milan di Stadion Giovanni Zini, Cremonese, Minggu (1/3/2026).
3 Shio Paling Beruntung Minggu Ini 2–8 Maret 2026, Dibanjiri Rezeki

3 Shio Paling Beruntung Minggu Ini 2–8 Maret 2026, Dibanjiri Rezeki

Deretan shio paling beruntung minggu ini, 2-8 Maret 2026 diprediksi akan dipenuhi keberuntungan, peluang rezeki, serta kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan.
DUAR! Rumah Warga di Ponorogo Hancur karena Ledakan Petasan, Seorang Tewas dan Satu Lainnya Luka-luka

DUAR! Rumah Warga di Ponorogo Hancur karena Ledakan Petasan, Seorang Tewas dan Satu Lainnya Luka-luka

Warga Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo dikagetkan dengan ledakan hebat, yang diduga berasal dari petasan yang meledak di rumah warga.
Benar-benar Ilmu Padi! Walau Inter Milan Unggul 13 Poin, Chivu Masih Enggan Bicara Scudetto dan Tegaskan Musim Belum Selesai

Benar-benar Ilmu Padi! Walau Inter Milan Unggul 13 Poin, Chivu Masih Enggan Bicara Scudetto dan Tegaskan Musim Belum Selesai

Kemenangan 2-0 atas Genoa membuat Inter Milan semakin kukuh di puncak klasemen. Namun, di tengah keunggulan 13 poin, sikap pelatih Cristian Chivu tetap membumi
Maarten Paes Catatkan Clean Sheet Perdana Bersama Ajax, Curi Poin dari Eks Klub Eliano Reijnders

Maarten Paes Catatkan Clean Sheet Perdana Bersama Ajax, Curi Poin dari Eks Klub Eliano Reijnders

Hasil imbang ini memaksa kedua tim berbagi poin. Satu poin cukup membawa Ajax naik ke peringkat tiga dengan raihan 44 poin. Sementara PEC Zwolle tertahan di peringkat 12 dengan 28 poin. 
Menpora Kecam Keras Pelecehan Seksual pada Atlet Panjat Tebing Pelatnas: Tidak Ada Tempat untuk Pelaku!

Menpora Kecam Keras Pelecehan Seksual pada Atlet Panjat Tebing Pelatnas: Tidak Ada Tempat untuk Pelaku!

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir merespons keras soal jumlah korban pelecehan seksual di Pelatnas cabang panjat tebing.

Trending

Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Benarkah Timnas Indonesia bisa langsung lolos Piala Dunia 2026 menggantikan Iran? Cek ulasan selengkapnya berikut ini.
AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

Mencuat kabar terkait mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra sudah dipecat, tetapi malah dimutasi ke Yanma Polri. Sontak, hal ini menuai reaksi warganet
Sebut Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei Tewas, Israel Beberkan Kronologinya

Sebut Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei Tewas, Israel Beberkan Kronologinya

Baru-baru ini Israel sebut pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. 
Pemimpin Iran Ali Khamenei Dikonfirmasi Tewas, Putri, Menantu, dan Cucu Turut Jadi Korban

Pemimpin Iran Ali Khamenei Dikonfirmasi Tewas, Putri, Menantu, dan Cucu Turut Jadi Korban

Pemimpin Iran Ali Khamenei dikonfirmasi tewas, sejumlah anggota keluarga seperti putri, menantu dan cucunya dilaporkan turut menjadi korban.
Ini yang Bakal Terjadi Kala Ali Khamenei Wafat, Iran Tidak Langsung Runtuh—Tapi Dunia Bisa Guncang

Ini yang Bakal Terjadi Kala Ali Khamenei Wafat, Iran Tidak Langsung Runtuh—Tapi Dunia Bisa Guncang

Jika Ali Khamenei wafat, Iran tak langsung runtuh. Namun sistem militer, suksesi, dan energi global berisiko memicu guncangan besar dunia.
Ribuan Jemaah Umrah Tertahan, Imbas Serangan AS–Israel ke Iran: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Wilayah Udara Timur Tengah

Ribuan Jemaah Umrah Tertahan, Imbas Serangan AS–Israel ke Iran: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Wilayah Udara Timur Tengah

Ribuan jemaah umrah mengalami gangguan perjalanan setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu penutupan wilayah udara di sejumlah
Dampak Menakutkan bagi Indonesia Setelah Iran Tutup Selat Hormuz

Dampak Menakutkan bagi Indonesia Setelah Iran Tutup Selat Hormuz

Situasi memanas di Kawasan Timur Tengah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan menutup Selat Hormuz di tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT