News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp290,6 Miliar untuk Peparnas 2024 di Solo, Jadi Ajang Penyaringan Atlet Disabilitas Indonesia Terbaik

Untuk Peparnas 2024, Kemenpora telah mengalokasikan anggaran Rp290,6 miliar, termasuk Rp14,7 miliar untuk pengadaan peralatan pertandingan yang belum lengkap.
Kamis, 10 Oktober 2024 - 10:29 WIB
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono.
Sumber :
  • FMB9/Kominfo

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus memberikan dukungan terhadap atlet disabilitas melalui program pembinaan yang komprehensif dan seleksi yang transparan. 

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bakal memberikan perlakuan setara bagi atlet disabilitas dengan tetap memperhatikan kebutuhan khusus yang dimiliki setiap atlet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pendekatan ini, diharapkan potensi atlet disabilitas dapat lebih dioptimalkan dan membawa prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menjelaskan bahwa proses perekrutan dan pembinaan atlet disabilitas dilakukan dengan mekanisme yang sama dengan atlet non-disabilitas.

Namun, tetap ada klasifikasi yang disesuaikan dengan kondisi disabilitas setiap atlet.

"Proses seleksi untuk atlet disabilitas pada dasarnya sama dengan atlet non-disabilitas. Namun, ada klasifikasi khusus yang disesuaikan dengan tingkat kedisabilitasan dan keberbakatan atlet," ujarnya dalam acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk ‘Pekan Paralimpiade Nasional 2024 untuk Indonesia Ramah Difabel’, Rabu (9/10/2024) kemarin.

Proses seleksi ini mencakup empat tahapan utama, yakni tes kesehatan, psikologi, fisik, serta evaluasi prestasi dan pengalaman latihan sebelumnya.

Tes tersebut disesuaikan dengan cabang olahraga yang diminati atlet, untuk mengetahui standar performa yang harus dicapai.

"Sehingga dapat diketahui benchmark atau patokan performa yang perlu dicapai, baik di tingkat Asia maupun dunia,” jelas Surono.

Atlet yang lolos seleksi kemudian menjalani pelatihan intensif di Pusat Latihan Nasional Paralimpik (NPCI) di Surakarta, yang dilengkapi fasilitas sport center ramah disabilitas.

Surono menegaskan bahwa Surakarta dipilih sebagai lokasi pusat pelatihan sekaligus lokasi Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 karena memiliki sarana dan prasarana terbaik untuk atlet penyandang disabilitas.

"Surakarta dipilih karena telah terbukti menjadi lokasi pembinaan terbaik dengan sarana dan prasarana yang mendukung serta ramah difabel," katanya.

Untuk para atlet yang berpotensi besar, pelatihan akan lebih ditingkatkan guna mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi internasional seperti Paralympic Games 2028.

Surono juga menekankan pentingnya fasilitas yang ramah difabel, termasuk dalam penyelenggaraan Peparnas 2024 yang dipindahkan dari Sumatera Utara ke Solo karena alasan ketersediaan sarana yang lebih baik.

"Prasarana di Sumatera masih belum ramah disabilitas, mulai dari hotel hingga transportasi lokal," ungkapnya. Solo pun dipilih karena sudah siap dengan 14 cabang olahraga yang bisa digunakan, sementara 6 cabang lainnya sedang dalam proses persiapan.

Selain itu, Surono juga memuji pencapaian para atlet disabilitas Indonesia di Paralympic Games 2024 di Paris. Dengan meraih 1 emas, 8 perak, dan 5 perunggu di cabang parabadminton, paraatletik, dan boccia, prestasi ini melampaui target pemerintah dan menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan atlet disabilitas di masa depan.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi Kemenpora untuk terus mendukung pembinaan dan seleksi atlet disabilitas agar dapat berprestasi lebih baik lagi di masa depan," tuturnya.

Untuk mendukung penyelenggaraan Peparnas 2024, Kemenpora telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp290,6 miliar, termasuk Rp14,7 miliar untuk pengadaan peralatan pertandingan yang belum lengkap.

Surono berharap anggaran ini dapat dimanfaatkan dengan optimal agar penyelenggaraan Peparnas berjalan lancar. Selain itu, ia juga mengajak pemerintah daerah untuk lebih peduli dalam menciptakan sarana yang ramah disabilitas di wilayah mereka.

“Kami mendorong agar setiap pembangunan sarana olahraga di daerah dapat memberikan space untuk teman-teman disabilitas. Kesetaraan, kebersamaan, dan tidak ada diskriminasi adalah kunci untuk mencapai yang terbaik," tegas Surono.

Ke depan, Kemenpora akan terus mengawal pembangunan fasilitas olahraga yang ramah disabilitas dan memastikan kesetaraan dalam pembinaan olahraga. Dengan begitu, Indonesia diharapkan dapat mencetak lebih banyak atlet disabilitas berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di level internasional. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Konsumen kini menilai brand bukan hanya dari kualitas dan harga, tetapi juga kehalalan, transparansi, dan konsistensi. Apa yang berubah? Label halal
Konflik Antara Iran-AS Bisa Meluas ke Samudra Hindia

Konflik Antara Iran-AS Bisa Meluas ke Samudra Hindia

Serangan baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dapat membuat konflik militer meluas dari Teluk Persia dan Laut Merah hingga Samudra Hindia, kata penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Yahya Rahim Safavi, Kamis.
Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Memasuki masa panen raya tebu 2026, kelancaran penyerapan hasil panen menjadi perhatian petani.
Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz belum mampu memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Situasi tersebut membuat masa depannya mulai menjadi sorotan.
IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar perhelatan "Simposium dan Apresiasi IJTI 2026", sebuah ajang bergengsi yang bertujuan untuk mengkaji arah jurnalisme di tengah pusaran disrupsi.
Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) lewat ketua umum, Yenni Wahid, melepas sembilan atlet yang berlaga di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT