GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

E-Commerce China Meresahkan! Pemerintah Minta Google dan Apple Blokir Temu di Indonesia, Budi Arie Ungkap Aplikasi Ada Serupa

Pemerintah RI terus berupaya melindungi UKM dari persaingan produk murah yang ditawarkan oleh aplikasi asal China, Temu, yang jual produk langsung dari pabrik.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 21:32 WIB
Menkominfo Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa pemerintah telah meminta Google dan Apple untuk memblokir aplikasi e-commerce Temu.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah secara resmi telah meminta kepada Google dan Apple agar memblokir aplikasi e-commerce asal China, Temu, agar tidak bisa diunduh di Indonesia.

Langkah ini diambil untuk melindungi para pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia dari persaingan produk murah yang ditawarkan oleh Temu, yang dimiliki oleh PDD Holdings.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip Reuters, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa meski belum ditemukan transaksi dari masyarakat Indonesia di platform Temu, pemerintah tetap mengambil langkah antisipatif.

Tujuan utamanya adalah menjaga kelangsungan bisnis UKM lokal yang bisa terdampak oleh harga murah dari produk-produk Temu. 

Pesatnya perkembangan Temu di berbagai negara membuat banyak pihak menyoroti model bisnis mereka, yang menawarkan produk dengan harga sangat rendah berkat pengiriman langsung dari pabrik di China.

Menurut Budi Arie, model bisnis Temu sangat meresahkan dan dianggap tidak sehat karena menciptakan persaingan yang tidak adil.

"Kami di sini bukan untuk melindungi e-commerce, tetapi kami melindungi usaha kecil dan menengah. Ada jutaan yang harus kita lindungi," tegas Budi, dikutip Jumat (11/10/2024).

Selain itu, pemerintah juga menyatakan akan menolak segala bentuk investasi Temu di sektor e-commerce lokal jika perusahaan tersebut mencoba memasuki pasar secara langsung.

Tidak hanya Temu, Budi Arie juga berencana meminta pemblokiran terhadap aplikasi serupa asal China, yakni Shein.

Sejauh ini, baik Temu, Shein, Apple, maupun Google belum memberikan tanggapan terkait permintaan ini. Temu sendiri masih tersedia untuk diunduh di Indonesia melalui toko aplikasi.

Langkah semacam ini bukan pertama kali diambil pemerintah Indonesia. Sebelumnya, platform media sosial TikTok, khususnya TikTok Shop yang juga berasal dari China sempat diminta agar ditutup untuk melindungi pedagang lokal serta menjaga data pengguna.

Namun, beberapa bulan setelahnya, TikTok justru sepakat membeli saham mayoritas di unit e-commerce milik GoTo, perusahaan teknologi raksasa Indonesia, demi mempertahankan keberadaannya di pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara.

Pada Selasa lalu, Bukalapak sempat memberikan bantahan adanya kabar rencana akuisisi oleh Temu.

Diketahui, industri e-commerce di Indonesia diprediksi akan terus tumbuh pesat, dari nilai US$62 miliar pada tahun 2023 menjadi sekitar US$160 miliar pada tahun 2030, menurut laporan Google, Temasek Holdings, dan Bain & Co.

Langkah tegas pemerintah Indonesia memang harus konsisten dalam komitmen untuk melindungi pelaku usaha kecil dan menengah dari dampak persaingan tidak sehat di pasar digital. Di tengah perkembangan pesat e-commerce, membendung aplikasi asal China semacam Temu dan Shein diharapkan dapat menjaga ekosistem bisnis yang lebih adil dan berkelanjutan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beckham Putra Bereaksi usai Rizky Ridho Klarifikasi Insiden Jambak yang Viral di Media Sosial, Sikap Pemain Persib Ini Jadi Sorotan

Beckham Putra Bereaksi usai Rizky Ridho Klarifikasi Insiden Jambak yang Viral di Media Sosial, Sikap Pemain Persib Ini Jadi Sorotan

Beckham Putra bereaksi usai Rizky Ridho klarifikasi insiden viral seusai laga Persib Bandung vs Persija Jakarta. Sikapnya jadi sinyal keduanya tak bermasalah.
23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus setelah ditemukan 23 kasus positif di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.
Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro mengajukan audiensi ke Komisi III DPR RI terkait proses hukum dugaan korupsi dana bantuan bencana Gunung Ruang.
Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Apa pun hasil di dua laga tersisa, Persib dan Borneo FC tak akan bisa disalip oleh Persija Jakarta yang sudah dipastikan berada di peringkat ketiga klasemen terakhir Super League 2025-2026. 
Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Alex Albon menegaskan Williams Racing tak boleh terus bergantung pada start yang bagus untuk bisa mendapatkan poin di F1 2026.
Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa tekanan terhadap mata uang rupiah meningkat tajam akibat kombinasi faktor eksternal dan domestik yang datang bersamaan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT