News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mewakili Pegadaian di E-Sport Edutainment Kelas Dunia, Insan Pegadaian Area Medan 2 Berjaya Microsoft Excel World Championship Indonesia 2024

Insan Pegadaian Rama Andika Prasetya berhasil menorehkan juara 3 pada kategori BUMN dan sukses meraih posisi 4 pada ajang Grand Final All Categories MEWCI 2024.
Selasa, 15 Oktober 2024 - 17:31 WIB
Insan Pegadaian Rama Andika Prasetya berjaya Grand Final Microsoft Excel World Championship Indonesia (MEWCI) 2024.
Sumber :
  • Dok. Pegadaian

Jakarta, tvOnenews.com - Insan Pegadaian Rama Andika Prasetya mewakili Pegadaian untuk melenggang ke Grand Final Microsoft Excel World Championship Indonesia (MEWCI) 2024.

Komopetisi bergengsi ini dilaksanakan di Point Arena Jakarta, Minggu (13/10/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada ajang tersebut, Rama berhasil menjadi juara 3 pada kategori BUMN, dan meraih posisi 4 pada Grand Final All Categories MEWCI 2024.

Microsoft Excel World Championship Indonesia 2024 sendiri merupakan event pertama bagi para mahasiswa dan profesional di bidang Microsoft Excel.

Event e-sport ini terdiri dari tiga kategori, yakni Rookie, Professional dan BUMN. 3 terbaik dari ketiga kategori tersebut berlaga di Grand Final untuk memperebutkan 1 kursi Best of the Best.

Rama yang merupakan Assistant Manager Kantor Pegadaian Area Medan 2 ini mengaku excited dan bangga bisa mentereng di ajang ini.

Sebab melalui kepiawaiannya menggunakan Microsoft Excel untuk menunjang pekerjaan sehari-harinya, dirinya berhasil mewakili perusahaan pada kegiatan tersebut.

“Pastinya saya bangga telah mewakili Pegadaian dan menjadi salah satu dari 3 besar di kategori BUMN. Sebelumnya kami diadu dulu di kategori masing-masing, hingga menjadi 3 besar. Ada kategori rookie atau mahasiswa, professional atau umum, serta BUMN," kata Rama.

"Kemudian total 9 orang beradu kembali di babak Grand Final untuk memperebutkan posisi 1 yang nanti akan diberangkatkan mewakili Indonesia di ajang dunia Financial Modeling World Cup di Las Vegas. Alhamdulillah saya meraih posisi 4 di ajang Grand Final tersebut. Walaupun tidak berangkat ke Las Vegas, namun saya tetap bangga karena sudah berada di posisi sejauh ini,” ujarnya.

Insan Pegadaian Rama Andika Prasetya mewakili Pegadaian berjaya di Grand Final Microsoft Excel World Championship Indonesia (MEWCI) 2024.
Insan Pegadaian Rama Andika Prasetya mewakili Pegadaian berjaya di Grand Final Microsoft Excel World Championship Indonesia (MEWCI) 2024.
Sumber :
  • Dok. Pegadaian

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengaku bangga atas pencapaian yang diraih oleh Insan Pegadaian di ajang tersebut.

“Alhamdulillah satu lagi prestasi dari Insan Pegadaian yang membanggakan. Biasanya E-Sport lebih ke entertainment, tapi kompetisi E-Sport yang satu ini lebih ke edutainment ya, memadukan game dengan skill microsoft excel. Semoga pencapaian dari Rama akan memacu Insan Pegadaian lainnya untuk berprestasi tidak hanya di internal, namun juga di nasional hingga internasional kedepannya,” ujar Damar (14/10/2024).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Timnas Indonesia Mauro Zijlstra pada Rabu (4/2/2026). Perekrutan ini menjadi langkah konkret Macan Kemayoran -
Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Hujan deras menyebabkan 39 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, terendam banjir, Rabu (4/2/2026).
Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menanggapi kasus anak SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat bunuh diri. Ia menyinggung soal bansos.
Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Namun, kepolisian memastikan proses pendalaman tetap dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh.
Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Ketum Kadin menegaskan bahwa agenda pertumbuhan hijau Indonesia tidak terlepas dari kisah besar transisi energi yang kini menjadi medan persaingan global.
Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya amankan dua wanita yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis Etomidate di dua lokasi berbeda, wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT