GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dana Pensiun PT Pindad Bermasalah, BPK Soroti Pengelolaan yang Tidak Transparan, Ini Kata Perusahaan

Merespons temuan BPK, Pindad menyatakan telah menerapkan prinsip kehati-hatian di setiap pengadaan barang dan jasa guna meminimalkan risiko keuangan perusahaan.
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 16:51 WIB
Ilustrasi - Audit BPK Ungkap Masalah Dana Pensiun di PT Pindad (Persero).
Sumber :
  • Dok. PT Pindad

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pindad (Persero) memberikan respons atas laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait berbagai masalah yang ditemukan dalam pengelolaan keuangan dan dana pensiun perusahaan.

Merespons hal tersebut, PT Pindad telah mengambil langkah-langkah evaluasi dan perbaikan, termasuk memperkuat kontrol biaya, optimalisasi manajemen piutang, dan restrukturisasi pengelolaan aset serta dana pensiun perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja finansial perusahaan dan menjaga stabilitas dana pensiun pegawai.

PT Pindad menyatakan telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengadaan barang dan jasa guna meminimalkan risiko keuangan perusahaan.

"Kami menyambut baik rekomendasi yang diberikan oleh BPK sebagai upaya untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas di PT Pindad," ujar Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, dalam keterangan resmi, Sabtu (26/10/2024).

Ia menambahkan bahwa berbagai upaya perbaikan telah dilakukan sebelum audit berlangsung dan akan terus berlanjut guna menjaga tata kelola perusahaan sesuai dengan standar terbaik.

"Kami telah melakukan berbagai upaya perbaikan sebelum audit ini dan akan terus meningkatkan kinerja agar senantiasa sejalan dengan tata kelola terbaik," ungkapnya.

Diketahui bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK RI yang disampaikan pada 21 Oktober 2024 lalu mengungkapkan adanya sejumlah masalah terkait pengelolaan keuangan PT Pindad, anak perusahaannya, serta perusahaan afiliasi lain.

Masalah utama yang ditemukan mencakup aspek pertanggungjawaban keuangan sejak tahun 2021 hingga semester pertama tahun 2023, pengelolaan aset, dan pengakuan pendapatan yang dinilai tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

BPK juga mengkritisi pengelolaan dana pensiun Pindad yang dianggap kurang transparan dan tidak sepenuhnya akuntabel.

Selain temuan tersebut, BPK mengapresiasi langkah PT Pindad yang telah menindaklanjuti 94,25% dari 87 rekomendasi yang diberikan, yang melebihi target penyelesaian BPK sebesar 75%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan tersebut, BPK juga menyarankan PT Pindad untuk memperbaiki kinerja keuangan perusahaan yang masih menghadapi tantangan finansial akibat tingginya cost of fund dan proses produksi yang membutuhkan waktu cukup lama hingga lintas tahun.

Terkait masalah dana pensiun, PT Pindad mencatat bahwa nilai investasi sempat menurun pasca pandemi Covid-19, namun langkah-langkah strategis telah diambil untuk mengelola fluktuasi tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengunggah video yang menampilkan seorang anak tengah menangis menyebut namanya.
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Adik Aman Yani, Titi mengatakan keluarga khawatir nasib kakaknya usai Ririn Rifanto menjadi terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Inramayu.
Imam Jazuli Dorong Generasi Baru NU Kaya Akan Literasi Digital

Imam Jazuli Dorong Generasi Baru NU Kaya Akan Literasi Digital

Nahdlatul Ulama (NU) dinilai perlu menyiapkan generasi baru yang bukan hanya kuat dalam aspek spiritual dan keagamaan tetapi juga memiliki kemampuan teknologi, kepemimpinan, dan pemahaman terhadap perubahan zaman.
Perkembangan Era Digital, Gus Miftah Ingatkan Ancaman Judi Online dan Kekerasan Seksual Hantui Pesantren

Perkembangan Era Digital, Gus Miftah Ingatkan Ancaman Judi Online dan Kekerasan Seksual Hantui Pesantren

Fenomena judi online, adiksi digital, krisis mental, hingga kekerasan dan bullying di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Nahdlatul Ulama (NU).
Heboh Kasus TNI Tembak TNI di Palembang, Ini Janji Kodam II/Sriwijaya

Heboh Kasus TNI Tembak TNI di Palembang, Ini Janji Kodam II/Sriwijaya

Publik dihebohkan dengan peristiwa TNI tembak TNI yang terjadi di Panhead Cafe, Palbang pada Sabtu (16/5/2025).

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT