Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
tvOnenews.com - Publik terheran dengan keputusan juri terhadap seorang siswi SMAN 1 Pontianak saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR RI.
Ajang nasional Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 ini berlangsung pada Sabtu (9/5/2026).
Momen ini menjadi perhatian publik lantaran salah satu siswi perwakilan dari SMAN 1 Pontianak mengungkapkan jawaban yang benar namun disalahkan oleh tim juri.
Akibatnya SMAN 1 Pontianak gugur dalam kompetisi tersebut dan gagal menjadi perwakilan Kalimantan barat ke tingkat Nasional.
Berikut kronologi kejadian tersebut dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026.
Kronologi Jawaban Disalahkan
- Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
Dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 yang ditayangkan melalui YouTube MPRGOID, awalnya pembawa acara atau MC membacakan soal yang akan dijawab oleh peserta.
“Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Namun untuk menjadi anggota BPK, keterkaitan dengan Dewan perwakilan Daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?” ujar pembawa acara membacakan pertanyaan.
Kemudian, seorang siswi dari SMAN 1 Pontianak bernama Josepha Alexandra memencet bel setelah pertanyaan dibacakan.
Tanpa ada keraguan, siswi tersebut menjawab pertanyaan tersebut dengan lantang.
“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan diresmikan oleh Presiden,” jawaban siswi yang akrab disapa Ocha.
Mendengar jawabannya, dewan juri menyalahkan jawaban tersebut dan mengurangi nilai dari grup C.
Akibatnya, kesempatan kemudian diberikan kepada grup A dan B untuk menjawab setelah MC membacakan kembali pertanyaannya.
Siswi perwakilan dari grup B menekan tombol dan menjawab dari pertanyaan yang sama.
“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dipilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” jawab siswi di grup B.
Lalu juri menyatakan jawaban tersebut benar sehingga menambah 10 poin untuk grup B.
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
Load more