News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raja Otomotif Volkswagen di Ambang Kejatuhan, Bakal Tutup 3 Pabrik & PHK Massal

Volkswagen dikabarkan akan menutup 3 pabriknya di Jerman serta melakukan pemutusan hubungan kerja secara massal sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan.
Selasa, 29 Oktober 2024 - 08:23 WIB
Logo Volkswagen
Sumber :
  • (REUTERS/Francois Lenoir/File Photo)

Jakarta, tvOnenews.com - Perusahaan otomotif terbesar di Eropa yaitu Volkswagen AG, berencana untuk menutup tiga pabriknya di Jerman, pemberhentian hubungan kerja (PHK) puluhan ribu pekerjanya, hingga mengurangi kapasitas pabrik lain sebagai bagian dari langkah restrukturisasi besar-besaran. 

Melansir dari Reuters, kepala dewan perwakilan pekerja Volkswagen yakni Daniela Cavallo menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap tekanan besar yang dihadapi oleh perusahaan, termasuk terkait biaya energi dan tenaga kerja yang tinggi, kompetisi ketat dengan produsen di Asia, dan menurunnya permintaan produk di Eropa dan China. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Manajemen sangat serius mengenai hal ini. Ini bukan gertakan dalam putaran perundingan bersama," ujar Cavallo dalam pertemuan dengan karyawan di Wolfsburg, pusat utama Volkswagen, Senin (28/10/2024). 

Aksi ini diharapkan menjadi awal penjualan besar-besaran aset Volkswagen di negara asalnya, Jerman, Cavallo tidak menyebutkan secara spesifik pabrik mana yang akan terdampak dan berapa banyak karyawan Volkswagen di Jerman yang akan terkena PHK. 

Beberapa mobil yang dipamerkan dalam acara Jogjakarta Rame Volkswagen 2022
Beberapa mobil yang dipamerkan dalam acara Jogjakarta Rame Volkswagen 2022
Sumber :
  • Tim tvOne

 

Rencana restrukturisasi Volkswagen ini muncul usai negosiasi panjang antara VW dengan serikat pekerja untuk mengurangi biaya operasional. Cavallo mengungkapkan bahwa perusahaan berencana untuk memotong gaji merek Volkswagen sebesar 10% serta membekukan kenaikan gaji hingga 2025 serta 2026. 

Di sisi lain, ribuan karyawan VW berkumpul di Wolfsburg untuk memprotes rencana PKH tersebut dengan membunyikan klakson, peluit, serta menyuarakan tuntutan agar tidak ada satu pun pabrik yang ditutup. 

Saat ini, pihak manajemen VW sedang berencana untuk menyampaikan proposal lebih konkret soal pengurangan biaya tenaga kerja hari Rabu mendatang, bersamaan dengan rilisnya laporan kuartal ketiga perusahaan. 

Salah satu anggota dewan VW yakni Gunnar Kilian menyebutkan bahwa saat ini perusahaan dalam situasi yang sangat genting dan negosiator memiliki tanggung jawab cukup besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tanpa langkah-langkah komprehensif untuk meningkatkan daya saing, kami tidak akan mampu mendanai investasi penting untuk masa depan," ujarnya.

Sementara itu Thomas Schaefer selaku Kepala Divisi Merek Volkswagen menjelaskan bahwa produktivitas pabrik-pabrik di Jerman sangat tidak mencukupi, dengan biaya produksi yang bisa mencapai 25-50% lebih tinggi dari target. Tidak hanya itu, ada beberapa lokasi yang mencapai biaya produksinya mencapai dua kali lipat jika dibandingkan dengan pesaing internasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Sebuah misi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung duka mendalam. 
Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Purbaya Ungkap Dana PFII Bisa Masuk ke Proyek Danantara hingga SBN, Tapi Semua Tetap Market-Based: Bukan Dipaksa!

Purbaya Ungkap Dana PFII Bisa Masuk ke Proyek Danantara hingga SBN, Tapi Semua Tetap Market-Based: Bukan Dipaksa!

Menkeu Purbaya mengakui dana investasi PFII berpeluang membiayai proyek Danantara hingga pembelian SBN. Namun, seluruh keputusan investasi tetap mengacu pada mekanisme pasar.
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Pertandingan Portugal melawan Kroasia yang akan digelar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) itu bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.

Trending

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

Baru-baru ini beredar kabar di media massa hingga media sosial terkait dugaan KPK lakukan OTT bupati di Sumatera Utara (Sumut), pada Kamis (2/7/2026) petang
Kenalkan Dunia Tambang ke Generasi Emas, Sejumlah Anak-anak Sibuk Berburu Emas Pakai Helm di JMFF 2026 MIND ID

Kenalkan Dunia Tambang ke Generasi Emas, Sejumlah Anak-anak Sibuk Berburu Emas Pakai Helm di JMFF 2026 MIND ID

Ada yang berbeda di area Avenue of the Star, Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan. Pasalnya, sejak area Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 dibuka, area
Pelaku UMKM Alami Peningkatan Omzet Siginifikan Usai Jalani Program Inkubasi

Pelaku UMKM Alami Peningkatan Omzet Siginifikan Usai Jalani Program Inkubasi

Berbagai pihak turut berperan dalam menumbuh kembangkan kewirausahaan masyarakat melalui berbagai program pelatihan UMKM.
Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Sejumlah fasilitas khusus disiapkan untuk menarik investor asing agar mau investasi di PFII. Ada kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, perpajakan, hingga pengadilan khusus.
Mees Hilgers Lagi-lagi Mangkir Latihan, Jurnalis Belanda Minta FC Twente Nyalakan Alarm Bahaya Kepergian Bek Timnas Indonesia

Mees Hilgers Lagi-lagi Mangkir Latihan, Jurnalis Belanda Minta FC Twente Nyalakan Alarm Bahaya Kepergian Bek Timnas Indonesia

Leon ten Voorde berusaha untuk mengejar Mees Hilgers, baik secara pribadi hingga sang agen, Khalid Sinouh. Keduanya dimintai konfirmasi atas mangkirnya Mees Hilgers dalam latihan FC Twente. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT