Dihadiri FedEx hingga Freeport-McMoRan, Menko Airlangga Undang Kalangan Bisnis AS untuk Investasi di Indonesia: Pamerkan Capaian Ekonomi RI
- Dok. Kemenko Perekonomian
Ada juga potensi kerja sama di bidang energi baru terbarukan, seperti hydropower, geothermal, carbon capture and storage, dan small modular reactor, yang dapat membantu Indonesia untuk mencapai target Net Zero Emission.
Mengenai percepatan hilirisasi industri, US-ASEAN Business Council (US-ABC) juga mencatat berbagai pencapaian penting pada tahun 2024.
Misalnya soal operasional fasilitas baterai EV terbesar di Asia Tenggara yang telah dimuulai dan fasilitas pengolahan tembaga lini tunggal terbesar di dunia.
"Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing industri Indonesia di tingkat global dan mendorong transformasi ekonomi yang lebih berkelanjutan,” ucap Airlangga.
Perusahaan yang hadir juga memberikan perhatian pada upaya Indonesia untuk mendorong peningkatan standar ekonomi melalui OECD yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Hal itu diharapkan mampu mendorong percepatan reformasi pada isu environment, social, and governance (ESG), meningkatkan pengaruh Indonesia pada kepemimpinan global, dan memperbaiki kepercayaan investor.
Indonesia juga diharapkan bisa mendorong investasi melalui pemberian insentif fiskal yang terus dilanjutkan sehingga dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, memfasilitasi transfer keterampilan dan teknologi baru, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Menjawab pertanyaan beberapa perusahaan terkait pengaruh pemerintahan baru terhadap ekosistem bisnis dan peluang untuk berinvestasi di Indonesia, Airlangga menegaskan bahwa perubahan pemerintahan tidak menjadi hambatan.
Sebab, justru diyakini akan semakin membuka peluang bagi perusahaan untuk dapat berinvestasi, sehingga bisa berkontribusi untuk menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia.
Mengenai kesiapan infrastruktur untuk menerima investasi dari luar, Airlangga menegaskan kesiapan Indonesia dengan memamerkan keberadaan 22 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memberikan kemudahan dan insentif bagi investor.
Di akhir pertemuan, Airlangga menyampaikan apresiasi kepada US-ABC dan seluruh perusahaan yang hadir, dan mengundang kalangan bisnis AS untuk segera mengembangkan investasi di Indonesia menuju pembangunan yang berkelanjutan. (rpi)
Load more