Luncurkan Buku Putih 2026, MKI Paparkan Peta Jalan 100 GW Listrik dan Target NZE 2060: PLN Butuh Investasi Besar
- Istimewa - Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) belum lama ini resmi meluncurkan Buku Putih MKI 2026 di Jakarta, pada 14 Februari 2026. Dokumen ini disiapkan sebagai rekomendasi kebijakan strategis untuk membantu pemerintah menjawab tantangan sektor kelistrikan sekaligus mempercepat transisi energi menuju target Net Zero Emissions (NZE) 2060.
Penyusunan buku tersebut sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah, terutama rencana penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 100 GigaWatt.
Dari total tersebut, 75 persen ditargetkan bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
MKI merangkum arah kebijakan itu ke dalam lima isu utama, yakni perencanaan sistem, pembiayaan, regulasi, teknologi, dan penguatan sumber daya manusia.
Koordinator Dewan Pakar MKI, Bambang Praptono, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ambisi transisi energi dan keandalan sistem kelistrikan. Ia mengingatkan potensi krisis listrik jangka pendek jika terjadi ketimpangan pasokan dan permintaan, terutama bila pelaksanaan RUPTL tidak sesuai target.
"Buku Putih MKI telah menganalisa secara tajam adanya potensi kendala pasokan listrik akibat bottleneck pada infrastruktur jaringan serta tantangan pasokan energi primer seperti gas dan batu bara,” ujar Bambang Praptono, dikutip Senin (16/2/2026).
“Oleh karena itu, Dewan Pakar MKI merekomendasikan agar eksekusi proyek ke depan harus dilakukan secara 'on schedule, on budget, on quality' dengan dukungan task force team yang kuat. Kita harus mempercepat pembangunan pembangkit EBT yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS), modernisasi Smart Grid, hingga pembangunan Super Grid,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bambang juga menyoroti pentingnya kesiapan tenaga kerja dalam mendukung transformasi teknologi di sektor energi.
Pasalnya, seluruh lompatan teknologi yang diproyeksikan ini membutuhkan dukungan SDM berkualitas tak sedikit.
“Kami memproyeksikan penciptaan hingga 4,4 juta green jobs pada tahun 2030 di sektor ketenagalistrikan. Ini adalah peluang sekaligus tantangan besar bagi pendidikan vokasi dan industri kita untuk menyiapkan talenta yang siap mendukung kedaulatan energi hijau Indonesia,” jelasnya.
Selain aspek SDM dan infrastruktur, Buku Putih MKI memuat sejumlah rekomendasi lain. Pada aspek perencanaan sistem, MKI mendorong pemetaan infrastruktur yang lebih akurat untuk mengatasi ketidakseimbangan supply-demand.
Load more