News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian ATR/BPN Identifikasi 79 Ribu Hektare Lahan Berpotensi untuk Rumah Rakyat

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 79 ribu hektare lahan yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan rumah rakyat.
Selasa, 17 Desember 2024 - 11:14 WIB
Ilustrasi perumahan
Sumber :
  • Kementerian PUPR

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyampaikan bahwa terdapat sekitar 79 ribu hektare lahan yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan rumah rakyat. 

"Kami memiliki sekitar 850 ribu ha yang berpotensi dapat dimanfaatkan untuk transmigrasi, tanaman pangan, dan termasuk perumahan. Setelah kami analisis, sekitar 79 ribu ha bisa dipakai untuk perumahan," ujar Nusron dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/12/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia menekankan bahwa belum dapat dipastikan apakah lahan-lahan tersebut cocok untuk perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau untuk rumah komersial. Menurutnya, para pelaku di sektor perumahan lebih memahami aspek kelayakan tersebut.

"Kami berjanji dan berkomitmen pada kuartal pertama tahun depan akan kami paparkan dalam bentuk peta topografinya terkait lahan seluas 79 ribu ha lokasinya di mana saja, fotonya seperti apa, petanya kayak model bagaimana sehingga teman-teman pelaku perumahan dapat melihat," kata Nusron.

Kementerian ATR/BPN saat ini memiliki tanah cadangan untuk negara, yang berasal dari tanah eks HGU (Hak Guna Usaha) dan eks HGB (Hak Guna Bangunan) yang tidak diperpanjang.

"Sebetulnya ini tanah negara dan bisa dimanfaatkan, mengingat semangat Pasal 33 UUD 1945 yakni bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena tanah-tanah milik negara tersebut tidak boleh menganggur dan terlantar, makanya kami tawarkan," kata Nusron. 

Sebagai bagian dari program tiga juta rumah per tahun, Nusron Wahid menjelaskan bahwa pihaknya sedang menghitung lahan-lahan di luar Pulau Jawa yang berpotensi untuk dimanfaatkan. Selain itu, potensi lahan telantar selama lima tahun ke depan diperkirakan mencapai 1,3 juta hektar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia menegaskan bahwa lahan tersebut tidak hanya akan dialokasikan untuk pembangunan perumahan, melainkan juga untuk mendukung program transmigrasi, pembukaan sawah baru, serta program "fish estate". Hal ini berarti Kementerian ATR/BPN harus mengakomodasi berbagai kebutuhan lintas kementerian yang memerlukan tambahan lahan.

Berdasarkan hasil identifikasi Kementerian ATR/BPN, lahan idle atau eks-HGU dan eks-HGB yang dapat digunakan untuk pembangunan perumahan di Pulau Jawa mencapai sekitar 14 ribu hektare. (ant/nsp)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Dedi Mulyadi Temui Truk Berbobot 42 Ton di Jalan Provinsi, Langsung Minta Kualitas Jalan Diperbaiki

Dedi Mulyadi Temui Truk Berbobot 42 Ton di Jalan Provinsi, Langsung Minta Kualitas Jalan Diperbaiki

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui truk 42 ton di jalan provinsi, soroti beban berlebih dan minta kualitas jalan diperbaiki demi cegah risiko ambrol dan bencana infrastruktur.
Sidak ke Kawasan Pertambangan Karawang, Dedi Mulyadi Terkejut Lihat Truk Angkut Semen yang Kelebihan Muatan

Sidak ke Kawasan Pertambangan Karawang, Dedi Mulyadi Terkejut Lihat Truk Angkut Semen yang Kelebihan Muatan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi cukup terkejut ketika menemukan sebuah truk pengangkut semen yang kelebihan muatan melebihi ambang batas beban jalan provinsi.
Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari KDM yang geram dengan ormas hingga penyebab kematian dr. Myta.
Geram Lihat Kapasitas Muatan Lebihi Beban Jalan, Dedi Mulyadi Hentikan 'Paksa' Truk Pembawa Semen 32 Ton: Nanti Jembatannya Ambrol!

Geram Lihat Kapasitas Muatan Lebihi Beban Jalan, Dedi Mulyadi Hentikan 'Paksa' Truk Pembawa Semen 32 Ton: Nanti Jembatannya Ambrol!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM melakukan peninjauan ke pabrik semen milik perusahaan tambang yang berada di kawasan karts Karawang Selatan.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Israel kembali berulah dengan melakukan penculikan terhadap dua aktivis kemanusiaan Gaza yang merupakan Warga Negara Brasil dan Spanyol.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT