News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kolaborasi Menteri BUMN dan MenPPPA, Begini Strategi Erick Thohir dan Arifa Selamatkan Masa Depan Ibu dan Anak Indonesia

Erick Thohir mengatakan, Kementerian BUMN akan berkolaborasi dengan Kementerian PPPA untuk membangun beberapa program guna memperhatikan masa depan ibu dan anak
Selasa, 24 Desember 2024 - 16:47 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (MenPPPA), Arifatul Choiri Fauzi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Arifatul Choiri Fauzi melakukan audiensi untuk memperhatikan ibu dan anak, di Gedung Kementerian BUMN, pada Selasa (24/12/2024).

Erick Thohir mengatakan bahwa Kementerian BUMN berkolaborasi dengan Kementerian PPPA untuk membangun beberapa program guna memperhatikan masa depan ibu dan anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Erick menyebutkan bahwa hal ini juga merupakan arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto yang meminta masing-masing harus bisa bersinergi. Jangan sampai tidak efisien satu program dengan program lainnya.

“Kami mensinergikan beberapa program yang memang kebetulan bagaimana perhatian kita kepada ibu dan anak menjadi penting buat pembangunan masa depan bangsa,” kata Erick Thohir, saat konferensi pers.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPPA Arifatul menyebutkan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan membangun program 'Ruang Bersama Indonesia' untuk menekan penggunaan gadget pada anak.

Arifatul menuturkan bahwa Ruang Bersama Indonesia ini merupakan salah satu dari tiga program prioritas di Kementerian PPPA.

"Ruang bersama Indonesia ini berangkat dari keprihatinan kami terhadap anak-anak kita yang saat ini dalam kondisi yang tidak baik-baik saja," jelas Arifatul.

Lebih lanjut Arifatul mengungkapkan program ini terbangun usai banyaknya kasus yang menimpa perempuan dan anak, yang salah satu penyebabnya berasal dari pola asuh dalam keluarga dan penggunaan gadget yang tidak bijaksana. 

Maka dari itu pihaknya melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Muti dan menyarankan untuk menghilangkan gadget dalam tugas anak-anak di sekolah. 

"Jadi tidak lagi menggunakan gadget. Tapi kembali secara manual seperti sebelum covid. Supaya penggunaan gadget di anak-anak ini juga semakin, sedikit," terang Arifatul.

Kemudian Arifatul menerangkan bahwa program ini juga dibangun lantaran bentuk keprihatinan terhadap anak-anak Indonesia yang semakin tidak mengerti tentang negaranya.

Nantinya dalam program ini akan disediakan permainan tradisional agar para anak dapat menerapkan hidup kebersamaan, suportif, dan tidak membedakan apapun latar belakang orang lain.

“Di ruang bersama ini nanti kami akan menyediakan permainan tradisional agar anak-anak ini tidak hanya berfokus kepada gadgetnya, jadi pulang sekolah dia akan lari dan bermain di ruang bersama Indonesia. Kami akan siapkan permainan tradisional yang berbasis kearifan lokal, nanti permainan ini akan berbeda disetiap daerahnya seperti Papua, Kalimantan, Jawa, ataupun Sulawesi,” ungkap Arifatul.

Selain itu di dalam Ruang Bersama Indonesia ini juga akan disediakan literasi, pelatihan untuk meningkatkan keterampilan perempuan. Sehingga para perempuan dapat mandiri dan sejahtera dalam membangun keluarga.

“Ini beberapa hal yang akan kami kolaborasikan dengan Pak Erick selaku Menteri BUMN. Semoga sampai ke tingkat desa kita bisa memaksimalkan para perempuan dan melindungi anak Indonesia,” ungkap Arifatul. (ars/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Demo di Kantor Bupati Pamekasan, Tuntut Cukai Diturunkan

Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Demo di Kantor Bupati Pamekasan, Tuntut Cukai Diturunkan

Ribuan buruh yang tergabung dalam Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur
Masyarakat Tak Perlu Khawatir Jika BPJS PBI-nya Nonaktif, Menkes Tegaskan akan Otomatis Aktif Kembali Selama Tiga Bulan

Masyarakat Tak Perlu Khawatir Jika BPJS PBI-nya Nonaktif, Menkes Tegaskan akan Otomatis Aktif Kembali Selama Tiga Bulan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan status BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) yang nonaktif akan otomatis diaktifkan kembali.
Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

PT KAI Daop 8 Surabaya menghias tiga stasiun besar di wilayahnya dengan ornamen maupun pernik khas Imlek.
Pemain Ratchaburi FC Minta Suporter Beri Tekanan pada Persib Bandung

Pemain Ratchaburi FC Minta Suporter Beri Tekanan pada Persib Bandung

Tampil di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026, Ratchaburi FC akan lebih dahulu menjadi tuan rumah untuk Persib Bandung. Kedua tim akan bertemu di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu (10/2/2026).
Sumatera Utara Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19 2026

Sumatera Utara Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19 2026

Indonesia telah dipastikan menjadi tuan rumah untuk kedua turnamen tersebut. Piala AFF U-17 dijadwalkan berlangsung pada 11–23 April 2026, sementara Piala AFF U-19 akan digelar pada 1–14 Juni 2026. Namun hingga kini, penetapan daerah penyelenggara masih dalam tahap pembahasan.
Usai Dituntut 12 Tahun, Tujuh Terdakwa Penganiayaan Anak Diduga Klitih di Mlati Sleman Divonis Beragam

Usai Dituntut 12 Tahun, Tujuh Terdakwa Penganiayaan Anak Diduga Klitih di Mlati Sleman Divonis Beragam

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman akhirnya menjatuhkan vonis beragam bagi tujuh terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap dua orang anak yang diduga terkait aksi klitih di wilayah Mlati. 

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT