GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Gabah di Banten Turun, Kadis Pertanian Desak Bulog Bergerak Cepat Lakukan Penyerapan Sesuai HPP

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten meminta Bulog untuk segera melakukan penyerapan karena harga gabah di Pandeglang dan Lebak diketahui mengalami penurunan.
Minggu, 12 Januari 2025 - 18:51 WIB
Seorang petani di Cibadak, Lebak, Banten sedang menjemur gabah yang siap diproduksi jadi beras.
Sumber :
  • Dok. ANTARA

Banten, tvOnenews.com - Saat pemerintah sedang gencar berupaya menaikkan harga, gabah di Provinsi Banten mengalami penurunan harga.

Bahkan sampai saat ini, rata-rata harga gabah di sana anjlok hingga menyentuh angka Rp6.200 per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal pemerintah melalui Kementerian Koordinator telah memutuskan pembelian gabah yang harus diserap harus sesuai HPP yaitu sebesar Rp6.500 per kilogram.

Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus Tauhid meminta Bulog untuk segera melakukan penyerapan.

Pihaknya menilai, peran Bulog di Provinsi Banten sejauh ini belum optimal.

“Untuk peran bulog belum optimal dan fakta di lapangan memang seperti itu. Karena itu kami berharap, Bulog segera lakukan penyerapan sesuai HPP yang telah diputuskan,” kata Agus Tauhid dalam keterangan yang diterima, Minggu (12/1/2025).

Menurut Agus Tauhid, saat ini ada dua Kabupaten di Provinsi Banten yang mengalami penurunan.

Kedua kabupaten tersebut adalah Kabupaten Pandeglang dan juga Kabupaten Lebak.

Diketahui, harga gabah di sana justru turun di angka Rp6.200 hingga Rp6.300 per kilogram.

“Fakta di tingkat lapangan pertama terkait dengan pemerintah yang sudah menetapkan HPP 6.500, sementara di lebak dan pandeglang harganya 6200. Kenapa itu terjadi karena pertama pergerakan panen tidak semasif yang di wilayah utara sehingga pergerakan harga cenderung menurun, dan kedua peran Bulog yang harus segera dimaksimalkan,” imbuhnya.

Agus Tauhid menambahkan bahwa Provinsi Banten merupakan wilayah penyangga bagi ketahanan pangan Ibu Kota dan juga Jawa Barat.

Potensi produksi di sana sangat tinggi mengingat saat ini pemerintah juga telah memberi berbagai bantuan seperti pupuk, benih dan juga alaintan.

“Alhamdulillah di Banten sendiri kami sudah diberi banyak bantuan pemerintah. Di antaranya pupuk yang naik 100 persen, benih unggul sampai alsintan. Jadi Banten ini punya potensi yang sangat luar biasa,” jelasnya.

Sementara itu, untuk potensi panen tahun 2025 di Provinsi Banten diperkirakan akan mengalami kenaikan jika dibandingkan potensi tahun 2024 yang hanya mencapai 1.5 juta ton gabah kering giling (GKG) dari total luasan panen padi yang mencapai 298.84 ribu hektare.

“Kami optimis naik karena alokasi pupuk tahun 2025 sesuai dengan harapan petani Banten dan proses penebusannya semakin mudah,” katanya

Sebelumnya penurunan harga gabah juga terjadi di mana-mana. Berdasarkan data yang dihimpun, penurunan terjadi di Provinsi Jawa Timur, Maluku, Kalimantan, Bangka Belitung, Lampung dan Sumatera Selatan.

Padahal menurut keputusan pemerintah, harga gabah saat panen raya harus sesuai HPP yaitu sebesar Rp6.500 per kilogram. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

Baru-baru ini Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah Pemerintah gelar sidan
Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Sebut Bukti Kekuatan Regenerasi PBSI

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Sebut Bukti Kekuatan Regenerasi PBSI

BNI menyampaikan prestasi Leo/Daniel di Thailand Open 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan sekaligus regenerasi bulu tangkis Indonesia di level internasional.
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Amsterdam Mulai Cari Kiper Baru demi Lolos Liga Champions

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Amsterdam Mulai Cari Kiper Baru demi Lolos Liga Champions

Maarten Paes terancam kehilangan tempat di Ajax Amsterdam setelah klub mulai memburu kiper baru demi ambisi tampil di Liga Champions.
Rakernas PSBI di Medan Pecahkan Rekor, Siapkan Kongres 2027 dan Pesta Bolon

Rakernas PSBI di Medan Pecahkan Rekor, Siapkan Kongres 2027 dan Pesta Bolon

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses diselenggarakan di Balai Prajurit Kodam I/Bukit Barisan Medan Sabtu (16/5)
3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

Kepemimpinan wasit asing memang diperlukan mengingat tiga pertandingan ini bisa menentukan nasib tim Super League yang tampil malam ini.
Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Saat turut mendampingi Presiden Prabowo ke Tuban, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT