News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden AS Donald Trump Ungkap Microsoft Bakal Akuisisi TikTok

Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump, pada hari Senin (27/1/2025) mengungkapkan bahwa saat ini Microsoft tengah berdiskusi untuk mengakuisisi TikTok
Selasa, 28 Januari 2025 - 14:18 WIB
Ilustrasi TikTok
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Senin menyatakan bahwa Microsoft tengah berdiskusi untuk mengakuisisi TikTok, dan ia menginginkan adanya persaingan dalam penawaran untuk aplikasi tersebut. 

TikTok, yang memiliki sekitar 170 juta pengguna di AS, sebelumnya menghadapi larangan kecuali pemiliknya, ByteDance, menjual aplikasi tersebut karena alasan keamanan nasional. Larangan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 19 Januari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah Trump mulai menjabat pada 20 Januari, ia menandatangani perintah eksekutif yang menunda implementasi undang-undang tersebut selama 75 hari. 

Trump menyebutkan pekan lalu bahwa ia sedang berdiskusi dengan berbagai pihak terkait pembelian TikTok dan akan membuat keputusan dalam waktu 30 hari.

Microsoft sebelumnya mencoba mengakuisisi TikTok pada tahun 2020 selama masa pemerintahan Trump, tetapi negosiasi tersebut gagal. 

Baru-baru ini, startup kecerdasan buatan, Perplexity AI, mengajukan proposal untuk bergabung dengan TikTok, yang berpotensi memberikan pemerintah AS hingga setengah kepemilikan dari perusahaan baru itu di masa depan.

Hingga saat ini, TikTok telah menghadapi beberapa tekanan dan tantangan hukum di Amerika Serikat, tetapi belum sepenuhnya dilarang secara nasional. Berikut adalah penjelasan tentang situasi tersebut:

  1. Kekhawatiran Keamanan Data
    Pemerintah AS, terutama di bawah administrasi Trump, menyatakan kekhawatiran bahwa TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan China, ByteDance, dapat membahayakan keamanan nasional. Hal ini terkait dengan potensi akses pemerintah China ke data pengguna AS.
     

  2. Upaya Larangan dan Pemblokiran
    Pada tahun 2020, administrasi Trump mengumumkan rencana untuk melarang TikTok kecuali jika ByteDance menjual operasinya di AS kepada perusahaan Amerika. Namun, larangan tersebut terhambat oleh keputusan pengadilan yang memblokir implementasinya.
     

  3. Regulasi di Era Biden
    Pemerintahan Biden melanjutkan evaluasi terhadap ancaman keamanan dari aplikasi seperti TikTok. Namun, pendekatan mereka lebih terfokus pada regulasi data pengguna daripada larangan langsung.
     

  4. Larangan di Tingkat Lokal
    Meskipun tidak ada larangan nasional, beberapa negara bagian di AS melarang penggunaan TikTok di perangkat pemerintah karena kekhawatiran keamanan. Contohnya, negara bagian seperti Montana mengesahkan undang-undang yang melarang penggunaan TikTok secara lebih luas, tetapi kebijakan ini menghadapi tantangan hukum.
     

  5. Tantangan Hukum dan Diplomasi
    TikTok telah berusaha untuk meyakinkan pemerintah AS dengan mendirikan pusat data di Amerika dan memberikan jaminan bahwa data pengguna AS tidak akan diakses oleh pemerintah China.

Meskipun ada ancaman larangan dan banyak tekanan politik, TikTok masih dapat diakses secara luas oleh masyarakat umum di AS. Namun, situasi ini dapat berubah tergantung pada keputusan hukum, regulasi baru, atau ketegangan geopolitik antara AS dan China. (nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.
Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) tengah jadi sorotan setelah buka investigasi terhadap puluhan pesepak bola keturunan termasuk di Timnas Indonesia.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Beberapa petugas medis lain yang berada di lokasi terlihat menyadari aksi tersebut, sementara proses pembedahan tetap berjalan.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT