GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Barantin Pastikan Kualitas Komoditas Sebelum Diekspor

Direktur tindakan Barantin Abdul Rahman tegaskan bahwa komoditas Indonesia harus memiliki kualitas tinggi dan memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor.
Selasa, 4 Februari 2025 - 08:10 WIB
Ilustrasi Pedagang Bahan Pangan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Tindakan Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Rahman, menegaskan bahwa komoditas Indonesia harus memiliki kualitas tinggi dan memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor.

"Kami memastikan bahwa hanya komoditas yang aman, sehat, dan sesuai dengan ketentuan negara tujuan yang dapat diekspor. Jika terdapat kendala di lapangan, Barantin akan mencari solusi agar proses ekspor tetap berjalan lancar," ujar Rahman dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui surat Plt Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan pada 15 Agustus 2024, mengungkapkan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) menemukan residu pestisida pada produk kacang hijau kering asal Indonesia.

TFDA menyatakan bahwa residu Thiamethoxam, Primiphos-methyl, dan Phospine pada produk tersebut tidak memenuhi Standar Toleransi Residu Pestisida di Taiwan.

Kacang hijau merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang rutin dikirim ke berbagai negara, termasuk China, Filipina, dan Taiwan. Berdasarkan data Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (Best Trust), sejak 2023 hingga 2025, Indonesia telah mengekspor 47,17 ribu ton kacang hijau ke China dan 9,72 ribu ton ke Taiwan.

Menanggapi temuan TFDA, Barantin melalui Direktorat Tindakan Karantina Tumbuhan dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah, telah melakukan investigasi serta bimbingan teknis kepada dua eksportir kacang hijau kering di Indonesia yang menerima notifikasi ketidaksesuaian atau Notification of Non-Compliance (NNC).

Langkah ini bertujuan membantu eksportir melakukan perbaikan agar ekspor kacang hijau ke Taiwan tidak mengalami hambatan serta mencegah terulangnya permasalahan serupa.

"Kami telah menindaklanjuti NNC yang diterima terkait potensi hambatan ekspor kacang hijau kering asal Indonesia," ujar Rahman.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa kacang hijau yang ditolak oleh Taiwan dialihkan ke negara pembeli lain dan tidak diedarkan kembali di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Deputi Bidang Karantina Tumbuhan Barantin, Bambang, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan rekomendasi perbaikan kepada eksportir dan petani agar komoditas ekspor tetap terjaga kualitas serta keamanannya.

Selain itu, Barantin merekomendasikan pengujian keamanan pangan di laboratorium terakreditasi sebelum kacang hijau kembali diekspor ke Taiwan, dengan metode pengambilan sampel yang sesuai prosedur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Telan Kekalahan ke-11 Secara Beruntun di Proliga 2026, Marcos Sugiyama Sebut Para Pemain Medan Falcons Selalu...

Telan Kekalahan ke-11 Secara Beruntun di Proliga 2026, Marcos Sugiyama Sebut Para Pemain Medan Falcons Selalu...

Medan Falcons masih belum bisa keluar dari hasil negatif mereka pada gelaran Proliga 2026 yang kini sudah memasuki seri keenam di Kota Bojonegoro, Jawa Timur.
Masyarakat Adat di Toraja Ajukan Gugatan Terkait Revitalisasi Lapangan Rante Ra’da

Masyarakat Adat di Toraja Ajukan Gugatan Terkait Revitalisasi Lapangan Rante Ra’da

Warga ajukan gugatan ke PTUN Makassar terkait revitalisasi Lapangan Rante Ra’da, Kelurahan Sa’dan Malimbong, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara.
Max Verstappen dan Lewis Hamilton Kompak Kritik Regulasi Baru Mobil Balap F1 2026, Kenapa?

Max Verstappen dan Lewis Hamilton Kompak Kritik Regulasi Baru Mobil Balap F1 2026, Kenapa?

Dua juara dunia, Max Verstappen dan Lewis Hamilton, kompak melontarkan kritik terhadap regulasi mobil baru F1 2026.
Comeback dari Medan Faclons, Pelatih Bandung BJB Tandamata Pede Anak Asuhnya Bisa Rebut Tiket Final Four Proliga 2026

Comeback dari Medan Faclons, Pelatih Bandung BJB Tandamata Pede Anak Asuhnya Bisa Rebut Tiket Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata masih menjaga asa mereka untuk bisa lolos ke babak final four Proliga 2026 setelah berhasil meraih kemenangan ke-4 mereka musim ini .
Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U23 & Youth 2026, PERTINA Targetkan Lahirnya Generasi Emas

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U23 & Youth 2026, PERTINA Targetkan Lahirnya Generasi Emas

Indonesia resmi akan menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi Kejuaraan Tinju Asia U23 & Youth 2026. Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) siap bangkitkan prestasi.
Transparansi Distribusi BBM, Integrated Terminal Plumpang Jadi Sorotan Jelang Ramadan

Transparansi Distribusi BBM, Integrated Terminal Plumpang Jadi Sorotan Jelang Ramadan

Menjelang Ramadan, Pertamina memaparkan posisi strategis Integrated Terminal (IT) Jakarta yang menjadi salah satu pusat distribusi energi strategis nasional.

Trending

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT