News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian BUMN Sumbang 792 Hektare Lahan untuk Dukung Program Tiga Juta Rumah

Menteri Erick Thohir menyebut Kementerian BUMN menyumbang 792 hektare lahan untuk mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah.
Senin, 10 Februari 2025 - 23:03 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat konferensi pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, pada Senin (10/2/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 792 hektare untuk mendukung program pembangunan tiga juta rumah.

Hal ini dinyatakan dirinya usai melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Indonesia, Maruarar Sirait di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, pada Senin (10/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick Thohir menyebutkan bahwa nantinya lahan seluas 792 hektare ini diperkirakan akan dibangun 123 ribu unit rumah.

"Iya kerja sama (swasta). Sistemnya ada joint venture, ada KSO dan atau mungkin ada kesempatan konsep lain yang saya tidak tahu proposalnya. Tetapi 792 hektare ini sudah ada kurang lebih 123 ribu unit yang bisa dikembangkan," jelas Erick.

Sementara itu Erick Thohir menyebutkan bahwa pihaknya juga menemukan lima lahan yang akan ditinjau untuk pembangunan tiga rumah.

"Nah lalu ada 5 lahan yang kita clean and clear yang nanti kita akan dorong, yang akan ditinjau nanti saya sudah tunjuk PMO nya dari Perumnas untuk 1-2 hari ke depan, untuk langsung dilihat. Itu poin nomor 1, jadi percepatan 792 hektare dengan 123 ribu rumah. Saya rasa angka yang luar biasa ya," terang Erick.

Sementara itu Erick Thohir mengungkapkan bahwa pembangunan tiga juta rumah ini dipastikan memiliki payung hukum yang jelas baik dari sektor swasta maupun BUMN.

"Kita ingin memastikan antara private sector dan BUMN bekerja secara transparan. Karena tadi kuncinya disampaikan para, pelayanan kepada rakyat dan masyarakat," tegas Erick Thohir.

Untuk diketahui, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Indonesia, Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan lima lokasi strategis untuk mendukung program membangun tiga juta rumah untuk rakyat.

Maruarar mengatakan lokasi ini nantinya akan segera disurvei oleh tim bersama dengan para pengusaha yang tergabung.

"Kami sudah melihat ada lima lokasi yang strategis yang dimiliki BUMN di Jakarta dan sekitarnya, lokasinya bagus-bagus dan besar-besar dan idle untuk diperlihatkan nanti akan disurvey sama teman-teman pengusaha," kata Maruarar.

Lebih lanjut Maruarar menuturkan bahwa lima lokasi strategis yang telah disiapkan diantaranya berada di Pulogebang Blok K, Stasiun Cicayur, Stasiun Jurang Mangu, revitalisasi rusun Klender, dan daerah Jonggol.

Sementara itu Maruarar mengungkapkan nantinya pemerintah akan menggandeng berbagai pihak termasuk pihak swasta untuk pembangunan tiga juta rumah tersebut.

"Teman-teman pengusaha akan disurvey kemudian nanti dilihat mana yang bisa buat komersial, mana yang bisa buat rumah subsidi, mana yang bisa buat ke atas, mana yang bisa buat rumah landed," jelas Maruarar.

Kemudian Maruarar menuturkan bahwa untuk memastikan proses pembangunan rumah ini berjalan dengan baik, Menteri BUMN Erick Thohir diminta untuk memberikan kepastian hukum dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kemudian juga harus saling menguntungkan, menguntungkan bagi negara, menguntungkan bagi rakyat yang nanti mengisi rumahnya, dan juga menguntungkan bagi dunia usaha," tegas Maruarar.

Dalam Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro menyebutkan bahwa lahan strategis yang akan difungsikan untuk program tiga juta rumah ini diantaranya menggunakan lahan milik Perumnas dan PT KAI.

"Sebagian besar adalah milik Perumnas dan ada beberapa lokasi, 5 lokasi yang dimiliki oleh KAI. Milik KAI ini semuanya ada di stasiun. Artinya nanti dikembangkan menjadi konsep transit oriented development," papar Budi. (ars/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.
FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT