News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran KPK Dipangkas Rp 201 Miliar, Perjalanan Dinas Dikurangi 50 Persen

Anggaran KPK ikut terkena efisiensi dengan adanya pangkasan sebanyak Rp201 milar, bahkan perjalanan dinas dikurangi hampir 50 persen
Rabu, 12 Februari 2025 - 13:52 WIB
Ilustrasi gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terdampak efisiensi anggaran tahun 2025 sebesar Rp201 miliar. Semula, pagu anggaran KPK untuk 2025 sebesar Rp1,127 triliun.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan pagu anggaran 2025 sebesar Rp1,127 triliun itu terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp790,71 miliar, belanja barang Rp428,01 miliar, dan belanja modal Rp18,72 miliar.

“Dalam rangka efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah yang juga kami dukung, maka pada tahun 2025 anggaran kami dapat diefisiensikan sebesar Rp201 miliar,” kata Agus di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).

Dia mengungkap setelah dilakukan efisiensi maka anggaran tahun 2025 menjadi Rp1,036 triliun. Di mana belanja pegawai tetap Rp790,7 miliar, belanja barang turun 45 persen menjadi Rp233,91 miliar, dan belanja modal menjadi Rp11,82 miliar atau dipangkas 37 persen.

“Rekonstruksi ini menyebabkan anggaran KPK terefisiensikan sebesar Rp201 miliar, di mana penurunan terbesar di belanja barang yaitu Rp194,1 miliar dan belanja modal turun sebesar Rp6,9 miliar,” jelas Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, KPK juga mengurangi anggaran perjalanan dinas sebanyak 50 persen.

“Dalam efisiensi ini sudah terdapat efisiensi dalam konteks perjalanan dinas sebesar 50 persen, yaitu Rp61,5 miliar,” tandasnya. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita Aset Rumah dan Toko Ritel Modern yang Diduga Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

KPK Sita Aset Rumah dan Toko Ritel Modern yang Diduga Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset yang diduga milik Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.
Manchester United Siapkan Rp2,4 Triliun demi Borong Dua Bintang Premier League

Manchester United Siapkan Rp2,4 Triliun demi Borong Dua Bintang Premier League

Manchester United (MU) meningkatkan minat transfer mereka terhadap dua bintang, seperti yang dilaporkan The Telegraph bahwa potensi pembelian ganda senilai 120 juta Poundsterling (Rp2,4 triliun) bisa terjadi musim panas ini.
Soal Diskusi di GIK UGM yang Dibubarkan, Mahasiswa Lintas Kampus se-DIY Angkat Bicara

Soal Diskusi di GIK UGM yang Dibubarkan, Mahasiswa Lintas Kampus se-DIY Angkat Bicara

Mahasiswa lintas kampus se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan keprihatinan atas peristiwa pembubaran kegiatan diskusi yang berlangsung di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM)
Siap Berlaga di Princess Cup, PBVSI Harap Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Ulang Catatan di Tahun 2023

Siap Berlaga di Princess Cup, PBVSI Harap Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Ulang Catatan di Tahun 2023

Timnas Voli Putri Indonesia U-18 resmi dilepas oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia atau PBVSI untuk berlaga di dua ajang internasional tahun 2026 ini.
Digelar di Mapolres Pekalongan, KPK Periksa 14 Saksi Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Fadia Arafiq

Digelar di Mapolres Pekalongan, KPK Periksa 14 Saksi Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Fadia Arafiq

Sebanyak 14 orang saksi diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipolisikan Firdaus Oiwobo, Dituding Menghina Presiden dan Wapres

Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipolisikan Firdaus Oiwobo, Dituding Menghina Presiden dan Wapres

Firdaus Oiwobo membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan mantan Ketua Umum BEM UGM, Tiyo Ardianto. Alasannya, Tiyo dituding terlalu keras mengkritik pemerintah.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

Intip 4 ide outfit musim panas ala Fuji, dari quiet luxury di Monaco hingga gaya kasual Y2K di Malaysia, lengkap dengan tips memilih busana sesuai cuaca tropis.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT