News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Hendy Setiono, Bos Kebab Turki Baba Rafi yang Dilaporkan ke Polisi Diduga Terlibat Pencucian Uang Bisnis Selebgram

Hendy Setiono mendirikan PT. Baba Rafi Indonesia sebagai pemegang merek dagang Kebab Turki Baba Rafi pada 2005. Ia membuka sistem waralaba Kebab Turki Baba Rafi
Senin, 17 Februari 2025 - 12:25 WIB
Hendy Setiono, pendiri Kebab Turki Baba Rafi
Sumber :
  • Instagram Hendy Setiono

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Hendy Setiono, pendiri Kebab Turki Baba Rafi, belakangan tengah menjadi sorotan. Namanya pun menjadi trending topic di media sosial X. Hendry Setiono disebut-sebut melakukan pencucian uang dalam bisnis bersama rekan-rekan artis. 

Kasus ini bermula saat Niko Al Hakim atau Okin membongkar tabiat buruk rekan bisnisnya dalam bisnis Ngikan Yuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan suami Rachel Vennya itu menjelaskan bahwa sejak akhir tahun 2021, sulit sekali bagi sang partner bisnis untuk memberinya rekening koran.

"Sebagai sesama pemegang saham, minta rekening koran aja susahnya minta ampun. Sampe lewat somasi 1,2,3 sampe akhirnya bikin LP di Bareskrim atas dasar TPPU," ungkap Okin di akun Instagram-nya, dikutip Senin (17/2/2025).

Partner bisnis tersebut sempat memohon-mohon agar Okin mencabut laporannya di kepolisian.

"Tau sekarang apa? sekarang die malah gugat gue perdata dengan dalih gue gapunya saham," katanya.

Penyelidikan pun dilakukan dan menurut Okin ada indikasi aliran dana yang tidak semestinya. 

"Bahkan calon franchise kalau mau bayar, transfernya ke rekening perusahaan beliau bukan rekening perusahaan kami," ujar Okin.

Menurut Okin, yang bersangkutan masih aktif mengisi seminar tentang kewirausahaan. Meski tidak menyebutkan nama, publik belakangan menduga pebisnis Hendy Setiono sebagai sosok yang dimaksud.

Hendy sendiri dikenal sebagai pendiri bisnis Kebab Turki Baba Rafi (KTBR). 

Profil Hendy Setiono

Melansir laman resmi babarafi.com, Hendy Setiono lahir di Surabaya pada 30 Maret 1983. Masa kecilnya ia dihabiskan di Surabaya, kemudian pindah ke Bontang.

Hendy Setiono  tidak menyelesaikan kuliah S1 di ITS Surabaya lantaran pada semester 4, ia memiliki keluar untuk merintis bisnis kebab.

Bisnis yang Hendy Setiono  geluti terinspirasi dari perjalanannya ke Qatar, tempat di mana ayahnya bekerja untuk perusahaan minyak di sana. Hendy Setiono  melihat bisnis kebab ramai peminat.

Setelah mencoba kebab langsung di Qatar, Hendy Setiono terpikir untuk membuka usaha kebab di Indonesia. Tak butuh waktu lama. Pada September 2003, gerobak jualan kebabnya beroperasi di Nginden Semolo, Surabaya, Jawa Timur.

Bersama Hasan Baraja, temannya, Hendy Setiono memodifikasi rasa dan ukuran kebabnya agar lebih cocok dengan orang Indonesia. Dengan modal awal Rp4.000.000, pinjaman dari adik perempuannya, dia berjualan kebab dengan seorang karyawan.

Singkat cerita, usaha dari gerobak tersebut berjalan mulus. Racikan tangannya dengan mudah diterima lidah masyarakat Indonesia. Hendy Setiono  akhirnya memilih untuk keluar dari kuliah, meski di tentang orangtuanya.

Dengan tekad bulat, Hendy Setiono mendirikan PT. Baba Rafi Indonesia sebagai pemegang merek dagang Kebab Turki Baba Rafi pada 2005 silam. Di tahun yang sama dirinya membuka sistem waralaba Kebab Turki Baba Rafi.

Tak butuh waktu lama, usaha kebab Turki Baba Rafi yang didirikannya menjamur di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, ia sudah memiliki lebih dari 1.000 gerai yang tersebar di Indonesia, Malaysia, dan Filipina. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT