News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapakah Susy Katipana? Sosok di Balik Yayasan Graha Kasih Indonesia yang Diisukan Undang Cristiano Ronaldo ke Kupang

Inilah sosok Susy Katipana pemilk Yayasan Graha Kasih Indonesia yang diisukan bakal mengundang Cristiano Ronaldo ke Kupang
Rabu, 19 Februari 2025 - 10:54 WIB
Viral Foto Cristiano Ronaldo Foto Bareng Warga Indonesia di Kupang NTT, Cek Faktanya
Sumber :
  • Instagram/Cristiano

Jakarta, tvOnenews.com - Cristiano Ronaldo, pesepakbola ternama asal Portugal, dijadwalkan untuk mengunjungi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia, pada 18 Februari 2025, dalam rangka misi kemanusiaan. Kunjungan ini digagas oleh Yayasan Graha Kasih Indonesia, yang dipimpin oleh Dr. Susy Maria Katipana.

Dalam agenda kunjungannya, Cristiano Ronaldo dijadwalkan mengunjungi rumah sakit kanker di Kupang serta menghadiri acara amal di Kupang Millennium Hall Convention. Pada acara tersebut, ia berencana menyalurkan 14 jenis bantuan sosial, termasuk dukungan bagi sekolah, gereja, dan panti asuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi terkait kedatangan Ronaldo ke Kupang. Beberapa laporan mengungkap bahwa jet pribadinya terakhir terpantau di Manchester, Inggris, pada 18 Februari 2025, yang memunculkan spekulasi tentang rencana perjalanannya ke Indonesia.

Spekulasi ini turut mengaitkan nama Dr. Susy Maria Katipana, pendiri Yayasan Graha Kasih Indonesia, yang disebut sebagai tokoh utama di balik rencana kedatangan Cristiano Ronaldo ke Indonesia.

Siapakah Dr. Susy Maria Katipana?

Dr. Susy Maria Katipana adalah seorang tokoh kemanusiaan asal Kupang, NTT, yang telah lama mendedikasikan dirinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Lahir di Kupang, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama melalui Yayasan Womintra, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa.

Selain itu, ia juga memimpin Yayasan Graha Kasih Indonesia, organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dan keagamaan. Namanya baru-baru ini mencuat ke media setelah ia berusaha mengundang Cristiano Ronaldo ke Kupang untuk terlibat dalam kegiatan sosial serta meninjau lokasi pembangunan rumah sakit kanker di Oematnunu.

Dalam hal pendidikan, Dr. Susy menyelesaikan studi S1 di IKIP Bandung dan melanjutkan jenjang S2 di Belgia. Dedikasinya dalam bidang sosial telah mendapat berbagai penghargaan, termasuk gelar "Pendekar Dari Timur" dari majalah Kartini pada tahun 2000 atas kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan dan anak-anak di NTT.

Selain kiprahnya dalam dunia sosial, nama Dr. Susy juga diabadikan sebagai nama jalan di Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, yaitu "Jl. Susy Katipana".

Mengenai kekayaannya, tidak ada informasi publik yang mengungkap total aset Dr. Susy Maria Katipana. Namun, ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai proyek sosial dan keagamaan di NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini, ia mengundang Cristiano Ronaldo untuk datang ke Kupang dalam rangka kegiatan sosial, termasuk pembangunan panti asuhan, gereja, serta rumah sakit kanker bertaraf internasional di daerah tersebut.

Meskipun informasi mengenai kekayaannya tidak tersedia secara luas, dedikasi serta kontribusinya dalam kegiatan sosial menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat NTT. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
Resmi! PBSI Tunjuk Nova Widianto Kembali Tangani Ganda Campuran Pelatnas

Resmi! PBSI Tunjuk Nova Widianto Kembali Tangani Ganda Campuran Pelatnas

PBSI resmi mengumumkan bahwa Nova Widianti kembali menjadi Kepala Pelatih ganda campuran Indonesia. Kabar ini diumumkan beberapa hari setelah kerjasama federasi dengan Rionny Mainaky berakhir.
Potongan Kaki Korban Dibuang di Aliran Sungai, Alasan Pelaku Mutilasi Pria di Depok untuk Hilangkan Jejak

Potongan Kaki Korban Dibuang di Aliran Sungai, Alasan Pelaku Mutilasi Pria di Depok untuk Hilangkan Jejak

Polisi menyebut alasan Saepul (26) memutilasi K (51) adalah untuk menghilangkan jejak. Potongan jasad korban lainnya dibuang masih di wilayah Depok.
Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Peluang Jafar/Felisha Perkuat Tim Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Peluang Jafar/Felisha Perkuat Tim Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

PBSI mengungkapkan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta masih berpeluang membela Indonesia di Asian Games 2026 meski dipastikan absen dari Kejuaraan Dunia 2026.
Pelaku dan Korban Mutilasi di Depok Kenal Lewat Media Sosial, Bertemu di Kontrakan hingga Berujung Cekcok

Pelaku dan Korban Mutilasi di Depok Kenal Lewat Media Sosial, Bertemu di Kontrakan hingga Berujung Cekcok

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pelaku dan korban mutilasi di Depok ternyata kenal lewat media sosial.

Trending

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan rekam jejak Bigmo alias Muhammad Jannah, YouTuber yang kembali menjadi sorotan usai diduga melibatkan anak dalam promosi vape
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT