News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Tagar #KaburAjaDulu, Ini Negara yang Cocok untuk Belajar dan Bekerja Beserta Biaya Hidupnya

Inilah beberapa negara yang cocok untuk menjadi tempat belajar dan tempat tinggal selama tagar #KaburAjaDulu viral di media sosial serta pertimbangannya.
Rabu, 19 Februari 2025 - 12:06 WIB
Kota New York diselimuti asap akibat kebakaran di daerah Quebec Kanada (6/6/2023).
Sumber :
  • tvOnenews - Yanri Subekti

Jakarta, tvOnenews.com - Saat ini, tagar #KaburAjaDulu sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Gerakan ini mendorong masyarakat untuk merantau ke luar negeri demi kehidupan yang lebih baik. 

Antusiasme terhadap tagar #KaburAjaDulu ini juga memicu diskusi di kalangan diaspora Indonesia. Banyak dari mereka berpendapat bahwa mencari pekerjaan dan menetap di luar negeri terasa lebih mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bekerja dan tinggal di luar negeri memang bisa menjadi pengalaman yang mengubah hidup. Namun, sebelum memutuskan untuk pindah, ada beberapa faktor penting yang harus dipertimbangkan:

1. Peluang Kerja & Prospek Karier

Pastikan bidang pekerjaan Anda memiliki permintaan di negara tujuan. Bandingkan juga gaji dengan biaya hidup, serta peluang untuk berkembang dan meraih promosi.

Cek platform lowongan kerja global seperti LinkedIn, Glassdoor, atau situs imigrasi resmi negara tujuan untuk mengetahui peluang yang tersedia.

2. Visa & Izin Kerja

Cari tahu apakah negara tersebut memiliki kebijakan visa kerja yang mudah, termasuk syarat untuk memperoleh izin tinggal permanen dan durasi proses pengajuan visa.

Pahami jenis visa yang sesuai, misalnya visa kerja profesional, working holiday visa, atau sponsorship visa dari perusahaan.

3. Biaya Hidup & Pajak

Ketahui perkiraan biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, serta asuransi kesehatan. Pelajari juga sistem pajak di negara tersebut, termasuk tunjangan atau subsidi yang diberikan kepada pekerja asing.

4. Kualitas Hidup & Keamanan

Pastikan negara tujuan memiliki tingkat keamanan tinggi serta akses yang baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan transportasi. 

Cek juga apakah terdapat komunitas ekspatriat atau masyarakat Indonesia di sana. Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, gunakan sumber seperti Mercer atau Expatistan.

5. Budaya & Gaya Hidup

Menyesuaikan diri dengan budaya kerja dan kehidupan sehari-hari di negara tujuan sangat penting. Perhatikan juga perbedaan bahasa, norma sosial, serta kebijakan terhadap pekerja asing.

Bergabunglah dalam forum ekspatriat di Reddit, Facebook Groups, atau InterNations untuk mendapatkan perspektif langsung dari mereka yang telah menetap di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Kesempatan Mendapatkan Kewarganegaraan atau PR

Jika berencana untuk menetap jangka panjang, cari tahu apakah negara tersebut memungkinkan pekerja asing untuk mendapatkan Permanent Residency (PR) serta persyaratan dan prosesnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT