News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaya Hedon Kades Wiwin Komalasari Tenteng Tas Rp700 Juta Saat Demo, Kini Minta Maaf Usai Viral Hina Nasi Kotak Pelantikan Bupati

Video Wiwin Komalasari yang mengaku geli usai dapat nasi berkat atau jomet pada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, viral di media sosial.
Selasa, 25 Februari 2025 - 09:46 WIB
Kades Gunung Menyan Wiwin Komalasari yang diduga hina nasi kotak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wiwin Komalasari, Kepala Desa (Kades) Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, kembali disorot.

Pasalnya, video Wiwin Komalasari yang mengaku geli usai dapat nasi berkat atau jomet pada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Jaro Ade pada 20 Februari 2025 viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini baru kali ini saya apa, bawa berkat. Bawa berkat gak? Aduh seumur-umur, mau lihat gak nih bawa berkat," kata Kades Wiwin Komalasari. 

"Ibu bawa jomet ya? Mana, mana jometnya mana? Berkat, berkat," tanya Wiwin kepada kades lain.

"Bawa Jomet ya?" tanya Wiwin sambil tertawa.

"Geli yah. Ketawa-tawaan terus," kata Wiwin lagi. "Kades viral ini bawa jomet," lanjutnya lagi.

Buntut viral di media sosial, Wiwin Komalasari banjir kritikan warganet. Dia pun akhirnya melontarkan permohonan maaf atas unggah tersebut.

Wiwin Komalasari meminta maaf atas guyonan yang dilontarkannya. Dia mengaku tidak ada niatan sama sekali untuk melakukan penghinaan.

"Sebetulnya tidak ada niatan untuk menghina, melainkan untuk seru-seruan. Kita dapat makanan besek tidak dimakan di sana tapi dibawa pulang dan ditenteng. Jadi kita senang," kata dia, Senin (24/2/2025).

Wiwin Komalasari kembali menegaskan bahwa perkataan di video itu tidak berniat menghina siapapun. Menurutnya, ucapan kata geli di video itu hanya sebatas candaan.

"Itu ada kata geli. Geli itu bukan jijik tapi lucu-lucuan. Saya sendiri orang Sunda. Jadi seru-seruan bawa berkat ini dan kita bersama kepala desa lain mau makan bareng di parkiran," katanya. 

Selain minta maaf, Wiwin Komalasari juga mengaku syok dan kaget lantaran unggahan itu menjadi viral di media sosial. Bahkan, dia tak menyangka akan mendapatkan komentar pro dan kontra dari netizen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita dapet jomet (kejo saemet) sama teman-teman lain. Tidak ada unsur menghina ataupun melecehkan. Saya juga enggak tahu akan meledak seperti ini," ujarnya. 

Wanita berpenampilan nyentrik itu mengaku memiliki kepribadian yang humoris serta selalu bercanda di saat berkumpul dengan para Kades. Bahkan, dia mengklaim memiliki segudang prestasi saat menduduki sebagai Kades.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT