GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Japnas dan Sarana Jaya Teken MoU: Sepakati Kerja Sama Distribusi Cat Hingga Pemanfaatan Aset BUMD Milik Pemrov DKI

Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) dan Perumda Pembangunan Sarana Jaya menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) kerja sama.
Rabu, 26 Februari 2025 - 16:27 WIB
Japnas dan Sarana Jaya Teken MoU: Sepakati Kerja Sama Distribusi Cat Hingga Pemanfaatan Aset BUMD Milik Pemrov DKI
Sumber :
  • Julio Trisaputra

Jakarta, tvonenews.com - Pengusaha yang tergabung dalam Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) membuka peluang kerja sama dengan Perumda Pembangunan Sarana Jaya. Bersama dengan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta ini, Japnas telah menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding).

Penandatangan MoU Kerja Sama tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Japnas, Bayu Priawan Djokosutono dan Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra di Kantor Pusat Sarana Jaya, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bayu Priawan Djokosutono menyebutkan, poin penting dalam MoU tersebut meliputi kerja sama strategis distribusi produk cat Warna Jaya Paint hasil produksi Sarana Jaya, serta optimalisasi dan pemanfaatan aset milik Sarana Jaya.

“Dengan pengalaman dan jaringan luas yang kami miliki, kami optimis dapat mendukung distribusi produk Warna Jaya Paint serta berkontribusi dalam pengelolaan aset milik Perumda Pembangunan Sarana Jaya secara lebih optimal,” jelas Bayu saat penandatanganan MoU.

Menurut Bayu, kerja sama bisa membuat produk cat unggulan dari Sarana Jaya dapat memperluas jangkauan pasarnya. Selain itu, kerja sama keduanya juga bisa memberi kontribusi bagi sektor konstruksi dan properti di Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan, Nota Kesepahaman ini juga merupakan upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas aset yang dimiliki oleh Sarana Jaya, kedua belah pihak juga sepakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset melalui berbagai inisiatif bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Jakarta,” jelas Bayu.

Strategi Sarana Jaya

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Andira Reoputra, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan usaha yang berdampak luas bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami percaya bahwa kerja sama ini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Sarana Jaya sebagai perusahaan daerah yang inovatif dan memiliki kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Melalui Nota Kesepahaman ini, diharapkan sinergi antara Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas)  dengan Perumda Pembangunan Sarana Jaya dapat menciptakan peluang bisnis baru serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia usaha.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT