GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alarm Darurat! Hampir 1.000 Karyawan PT Sanken Indonesia Dipastikan Kena PHK Massal karena Pabrik Gulung Tikar: Bakal Sulit Cari Kerja Lagi

Sebanyak hampir 1.000 kaaryawan PT Sanken Indonesia dipastikan akan kena pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran karena pabriknya di Cikarang akan tutup.
Kamis, 27 Februari 2025 - 14:26 WIB
Hampir 1.000 Karyawan PT Sanken Indonesia Dipastikan Kena PHK Massal.
Sumber :
  • Dok. Sanken Electric

Jakarta, tvOnenews.com - PT Sanken Indonesia dipastikan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran karena pabriknya di Kawasan Industri MM2100 Cikarang, Bekasi, akan ditutup total pada Juni 2025.

Penutupan pabrik PT Sanken Indonesia itu disebabkan karena perusahaan induknya (Sanken Electric) yang berasal dari Jepang memilih untuk fokus ke industri di negara asalnya setelah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1997.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pabrik PT Sanken Indonesia di Cikarang diketahui memproduksi produk kelistrikan seperti transformator, power supply, hingga adapter laptop dan otomotif.

Tahun lalu, Sanken Indonesia telah melakukan PHK terhadap 500-an karyawan. Pada Juni 2025 nanti, dipastikan kurang lebih 400 orang buruh terkena semuanya seluruhnya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal menegaskan bahwa para korban  PHK tersebut dipastikan akan sulit mencari kerja lagi.

Pasalnya, masa kerja mereka rerata sudah cukup lama serta usia para buruh itu umumnya telah 30 tahun ke atas.

Hal ini, kata Said, akan membuat angka pengangguran Indonesia bakal semakin meningkat.

“Dengan demikian, ditutupnya pabrik Sanken di Indonesia telah mengakibatkan 900 orang buruh kehilangan pekerjaan dengan masa kerja rata-rata 15 tahun dengan usia pekerja 30-40 tahun yang bisa dipastikan akan sulit mencari kerja pasca di-PHK dan outputnya adalah menambah angka pengangguran yang makin tinggi, yang sebelumnya industri tekstil, garmen, dan sepatu juga sudah mengalami PHK besar-besaran ratusan ribu buruh di tahun 2024,”  kata Said dalam keterangan tertulis kepada tvOnenews.com, Kamis (27/2/2025).

Said membeberkan bahwa 400 orang buruh PT Sanken Indonesia yang akan kena PHK pada Juni nanti adalah anggota KSPI.

Sampai saat ini, Serikat pekerja FSPMI-KSPI PT Sanken Indonesia masih terus berunding dengan manajemen perusahaan tentang besaran pesangon dan hak-hak lainnya yang akan diterima pekerja.

"Manajemen perusahaan sudah memberitahu kepada karyawan dari satu tahun yang lalu bahwa perusahaan akan ditutup atau berhenti beroperasi pada bulan Juni 2025,” lanjutnya.

Dikatakan bahwa PT Sanken Indonesia telah setuju untuk memberikan pesangon karyawannya sebesar 2,6 kali peraturan undang-undang, atau 1,6 kali di atas 1 kali peraturan undang-undang.

Tetapi, serikat pekerja masih menegosiasikan di atas 3 kali peraturan undang-undang dikarenakan rata-rata usia pekerja akan sulit mencari pekerjaan baru pasca PHK dan perusahaan selama beroperasi di Indonesia puluhan tahun mendapatkan keuntungan yang besar sekali.  

“Perundingan antara serikat pekerja FSPMI-KSPI dengan manajemen perusahaan masih terus berlangsung dan kedua belah pihak bersepakat tidak akan melibatkan pihak ketiga termasuk pemerintah dalam perundingan internal ini,” kata Said Iqbal.

"KSPI berpendapat, PHK hampir 1.000-an buruh PT Sanken Indonesia ini di awal tahun 2025 merupakan alarm darurat ancaman PHK puluhan ribu karyawan di sektor industri elektronik elektrik, yang sebelumnya juga ratusan ribu buruh ter-PHK di sektor industri tekstil, garmen, sepatu, sepanjang tahun 2024," tegas Said.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI) telah membenarkan bahwa pabrik industri peralatan listrik Sanken akan menghentikan produksinya pada bulan Juni 2025.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta di Jakarta, Rabu (19/2), membeberkan bahwa fasilitas yang hendak tutup merupakan pabrik yang 100 persen berasal dari hasil penanaman modal asing (PMA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Setia, tingkat produksi pabrik itu memang secara bertahap menurun. Sampai tahun 2024, utilitas dari fasilitas itu hanya 14 persen.

Ia mengungkap, penutupan Sanken di MM2100 Cikarang adalah permintaan langsung dari induk perusahaan di Jepang karena akan mengubah basis produksi menjadi semikonduktor. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sering Dikritik hingga Terancam Dicopot, Maarten Paes Bikin Janji Begini kepada Ajax Amsterdam

Sering Dikritik hingga Terancam Dicopot, Maarten Paes Bikin Janji Begini kepada Ajax Amsterdam

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, membuat janji seiring dengan berakhirnya musim kompetisi 2025-2026. Semenjak bergabung dengan Ajax Amsterdam, Paes sering mendapatkan kritikan.
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Persib Bandung Resmi Promosikan Igor Tolic, Bojan Hodak Beri Rekomendasi Langsung

Persib Bandung Resmi Promosikan Igor Tolic, Bojan Hodak Beri Rekomendasi Langsung

Bojan Hodak resmi mundur dari posisinya sebagai pelatih kepala dan pindah sebagai Shareholder Group Technical Advisor Persib Bandung. 
Korupsi Berjemaah, Eks Direktur Perumda Kota Bengkulu Divonis 6 Tahun Penjara

Korupsi Berjemaah, Eks Direktur Perumda Kota Bengkulu Divonis 6 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu, Senin (25/5/2026) menjatuhkan vonis hukuman terhadap mantan Direktur Perusahaan Air Minum Daerah
Polisi Ungkap WNA Brunei Korban Penganiayaan Hingga Tewas Saling Kenal dengan Pelaku, Motif Didalami

Polisi Ungkap WNA Brunei Korban Penganiayaan Hingga Tewas Saling Kenal dengan Pelaku, Motif Didalami

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya WNA Brunei Darussalam berinisial MHF (30) yang dipukul botol oleh selebgram berinisial MIA di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5/2026).
Manajemen Persib Akui Berat Lepas Bojan Hodak, Masalah Pribadi Jadi Sorotan

Manajemen Persib Akui Berat Lepas Bojan Hodak, Masalah Pribadi Jadi Sorotan

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar mengakui keputusan itu diambil setelah pertemuan Bojan Hodak dengan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita pada Selasa (25/5/2026) kemarin. 

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT