GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahendra Siregar: Kondisi Ekonomi Sedang Masuk Era ‘Fear Play’, Bukan Lagi Fair Play

Situasi geopolitik global saat ini memiliki risiko ekonomi lebih besar dibanding beberapa tahun terakhir, bahkan hampir setara dengan periode pandemi COVID-19.
Jumat, 28 Februari 2025 - 14:31 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, dalam acara Finance Lecture di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, pada Jumat (28/2).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa kondisi perekonomian saat ini telah memasuki era ‘fear play’, bukan lagi fair play.

Hal ini disampaikannya dalam acara Finance Lecture di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, pada Jumat (28/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anything can happen. Dalam kondisi seperti itu, kita sekarang sering dengar menggunakan atau meminjam istilah yang dipakai oleh teman-teman di kripto di semua pasar, itu bukan lagi fair play tapi fear play. Jadi, you are trading based on fear,” ujar Mahendra.

Ia menjelaskan bahwa situasi geopolitik global saat ini memiliki risiko yang lebih besar dibanding beberapa tahun terakhir, bahkan hampir setara dengan periode pandemi COVID-19. Indikator Risiko Geopolitik BlackRock menunjukkan peningkatan signifikan, mencerminkan ketidakpastian yang tinggi di dunia saat ini.

“Kalau melihat ini, tingkatan geopolitical risk kita saat ini itu bisa dibilang ya hampir 11-12 dengan saat COVID, to put into perspective. Dan ya, sedikit lebih rendah saat Rusia masuk ke Ukraina. Cuma bedanya, waktu Rusia masuk ke Ukraina, dia naik tinggi di situ. Tapi sudah itu turun, karena kemudian dia jadi di-internalize dalam penghitungan risiko. Tapi yang sekarang, dia naik,” jelas dia.

“Sebulan lalu kira-kira kita sudah ngerti, ‘Oh ya, kurang lebih Trump beginilah.’ Eh, naik lagi sekarang. Besok makanya saya bilang tadi, berani perkirakan 2026?” sambung Mahendra.

Selain itu, ia menyoroti ketidakpastian kebijakan Amerika Serikat terhadap negara-negara lain, terutama terkait dengan potensi kebijakan tarif yang akan diterapkan kembali oleh Donald Trump.

Indonesia, meskipun bukan negara utama penyebab defisit perdagangan AS, tetap masuk dalam daftar yang berpotensi terkena dampaknya.

“Tiba-tiba angka seperti ini yang kita nggak tahu sebelumnya menjadi penting. Jadi kalau masih yang diubek-ubek top 5 atau top 10 ya mungkin aman. Tapi kalau udah top 15, nah mulai khawatir,” tambahnya.

Dalam menghadapi kondisi global yang semakin tidak menentu, Mahendra menekankan bahwa Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Namun, untuk mencapai target pertumbuhan yang lebih tinggi, diperlukan motor-motor pertumbuhan baru dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor keuangan.

“Kondisi domestik bagus, solid untuk 5 persen. Untuk lebih tinggi perlu motor pertumbuhan baru. Pemerintah sudah datang dengan motor-motor pertumbuhan baru, ayo kita sukseskan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun menutup pemaparannya dengan mengajak para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menciptakan skema dan kebijakan yang kredibel guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau tidak, nanti kita kehilangan waktu untuk betul-betul deliver apa yang sudah ada,” pungkasnya. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT