GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Perhitungan THR atau BHR Ojol yang Punya Dua Akun, Menaker: Tergantung Kinerja dan Keaktifan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker RI) Yassierli menegaskan besaran THR atau BHR untuk ojol yang punya 2 akun akan diberikan sesuai dari kinerja dan keaktifan.
Selasa, 11 Maret 2025 - 19:37 WIB
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli memberi penjelasan mengenai jumlah besaran tunjangan hari raya (THR) atau bonus hari raya (BHR) yang akan didapatkan oleh pengemudi online (Ojol) yang memiliki dua akun.

Yassierli menegaskan besaran THR atau BHR diberikan sesuai dari kinerja dan keaktifan pengemudi. Hal ini diungkapkan dirinya dalam Konferensi Pers terkait kebijakan THR Keagamaan Tahun 2025, di Gedung Kemenaker RI, pada Selasa (11/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi diskusi itu sudah terjadi beberapa kali. Jadi kita optimis bahwa ini akan terlaksana. Challenge-nya memang tadi saya katakan bahwa ini beda nature-nya dengan bekerja formal . Ada yang sangat tidak aktif, seperempat tidak aktif dan begitu. Tentu data itulah yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan aplikasi,” ucap Yassierli.

Lebih lanjut Yassierli menerangkan bahwa keaktifan pengemudi juga telah didata. Berdasarkan rangkuman yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, ada sekitar 250 ribu pengemudi online yang aktif dan ada sekitar 1 sampai 1,5 juta yang part-time.

Sementara itu Yassierli menerangkan bahwa pemberian THR ini juga diserahkan kepada masing-masing perusahaan aplikasi. Adapun untuk perhitungan THR ini telah dilakukan simulasi.

“Ada simulasinya. Tapi nggak bisa dirata-ratakan, karena kan masing-masing punya karakteristiknya dan dia proporsional. Tadi kan ada yang part-time, ada yang kemudian yang kurang aktif disitulah kemudian dalam surat edaran kita sampaikan sesuai dengan kemampuan perusahaan. Tapi ancar-ancar minimalnya itu sudah tersampaikan,” jelasnya.

“Kita tentu harus fair, nggak mungkin kemudian besaran bonus itu disamakan kepada semua dan kita juga harus bisa melihat kebutuhan dari perusahaan aplikasi dan menjadikan bonus ini sebagai sarana apresiasi kepada yang memang berkinerja baik dan produktif,” sambungnya.

Untuk diketahui, Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli mengungkap besaran tunjangan hari raya (THR) atau bonus hari raya (BHR) yang didapatkan oleh pengemudi dan kurir online yakni sebanyak 20 persen dari pendapatan bulanan.

“Bagi pengemudi dan kurir online yang produktif dan berkinerja baik, bonus Hari Raya Keagamaan diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir,” kata Yassierli.

Sementara itu Yassierli mengatakan bahwa bagi pengemudi dan kurir online di luar kategori bekerja selama 12 bulan, diberikan bonus Hari Raya Keagamaan sesuai kemampuan perusahaan aplikasi. 

Lebih lanjut Yassierli mengungkapkan bahwa Bonus Hari Raya Keagamaan diberikan paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. 

“Pemberian bonus Hari Raya Keagamaan tidak menghilangkan dukungan kesejahteraan bagi pengemudi dan kurir online sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang telah diberikan oleh perusahaan aplikasi,” jelas Yassierli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Yassierli menerangkan, pemberian BHR Keagamaan merupakan apresiasi atas kerja keras pengemudi dan kurir online yang telah berkontribusi dalam mendukung layanan transportasi dan logistik digital di Indonesia. 

“Saya harap kebijakan ini dapat dilaksanakan dengan baik demi kesejahteraan para pengemudi dan kurir online dan untuk mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis,” tukasnya. (ars/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus tampaknya akan menerima kabar bahagia di bursa transfer musim panas mendatang. Sebab, satu masalah mereka berpotensi terselesaikan.
Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

AFC mengumumkan peringkat terbaru dari peringkat paruh musim AFC Men's Club Competition 2025-2026 pada Senin (23/2/2026). 
Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie Park Yeo-reum tampil gemilang dan membawa Red Sparks mengakhiri rentetan 11 kekalahan beruntun di V-League musim 2025/2026, menungkapkan rasa bahagia.
Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Karier MJ (33), oknum guru di SMKN 1 Kota Batam, berada di ujung tanduk. Guru PPPK itu terancam dipecat usai terjerat kasus dugaan pencabulan terhadap siswanya.
Polda Jabar Dampingi KDM Jemput 12 Perempuan Korban Perdagangan Orang di Sikka NTT

Polda Jabar Dampingi KDM Jemput 12 Perempuan Korban Perdagangan Orang di Sikka NTT

Polda Jabar dampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jemput 12 perempuan asal Jabar yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di NTT.
John Herdman Gigit Jari, 3 Pemain Keturunan Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

John Herdman Gigit Jari, 3 Pemain Keturunan Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan kompak menolak bela Timnas Indonesia. John Herdman harus memutar strategi naturalisasi jelang 2026?

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT