News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham SIMP Milik Anthony Salim Anjlok 1,02 Persen, Terpengaruh Isu Akal-akalan MinyaKita?

Sepanjang hari, volume perdagangan saham SIMP tercatat sebesar 2,486 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp968,2 juta dan frekuensi perdagangan sebanyak 346 kali.
Senin, 17 Maret 2025 - 22:52 WIB
Saham SIMP Milik Anthony Salim Anjlok.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com – Saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) anjlok memerah perdagangan hari ini, Senin (17/3), setelah ditutup melemah 1,02 persen atau turun 4 poin ke level Rp388 per saham.

Pergerakan saham SIMP mulanya dibuka pada level Rp394 dan sempat menyentuh harga tertinggi di Rp396 sebelum akhirnya tergelincir ke posisi terendah harian di Rp386.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang hari, volume perdagangan tercatat sebesar 2,486 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp968,2 juta dan frekuensi perdagangan sebanyak 346 kali.

Rata-rata harga (average price) perdagangan hari ini berada di angka Rp389,44, sedikit di bawah harga penutupan kemarin (prev) di Rp392. Sementara, kapitalisasi pasar (market cap) SIMP saat ini tercatat sebesar Rp6,015 triliun.

Meski bergerak di zona merah sepanjang hari, saham SIMP menunjukkan aktivitas pasar yang cukup aktif, tercermin dari nilai dan volume transaksi yang relatif stabil.

Namun tekanan jual masih terlihat mendominasi, yang mengindikasikan adanya sentimen negatif dari pelaku pasar terhadap saham sektor agribisnis ini.

Apakah hal ini terkait dengan isu MinyaKita yang menyeret SIMP? Pasalnya, diketahui emiten anak usaha Indofood tersebut diduga turut menjadi salah satu perusahaan yang mengurangi volume minyak goreng MinyaKita yang dijual di pasaran.

Hal itu diketahui setelah sidak yang dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Satgas Pangan di Pasar Gede Solo pada 11 Maret 2025 lalu.

Bantahan SIMP soal Isu Akal-akalan MinyaKita

Ilustrasi - Konglomerat Anthony Salim dan Mentan Amran Sulaiman yang sidak MinyaKita.
Ilustrasi - Konglomerat Anthony Salim dan Mentan Amran Sulaiman yang sidak MinyaKita.
Sumber :
  • BPMI Setpres/Kementan

 

Melalui keterangan tertulis di Bursa Efek Indonesia (BEI), Manajemen PT Salim Ivomas Pratama Tbk menegaskan bahwa mereka selaku produsen minyak goreng, sudah menjalankan kegiatan usaha sesuai persyaratan, peraturan, dan ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi, SIMP merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dikendalikan oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan Indofood Agri Resources Ltd milik 'Taipan Naga' asal Kudus, Anthony Salim.

Mengutip data BEI, salah satu kursi Komisaris di SIMP diduduki oleh anak Anthony Salim yang bernama Axton Salim.

Terkait isu MinyaKita, SIMP mengklaim bahwa seluruh fasilitas dan proses produksi Perseroan telah sesuai dengan prosedur dan standar keamanan pangan dalam Program Manajemen Risiko (PMR) yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).

Salim Ivomas Pratama menyampaikan sejumlah alasan untuk menjawab isu adanya perbedaan takaran sebagaimana yang diberitakan.

Corporate Secretary SIMP Meyke Ayuningrum menyampaikan, banyak faktor yang dapat menyebabkan perbedaan takaran di MinyaKita dalam kemasan yang dijual di pasaran.

Di antaranya adalah bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan atau bisa juga dari akurasi alat ukur yang digunakan oleh Mentan Amran saat itu.

"Antara lain faktor lingkungan seperti suhu, tekanan, kelembaban, yang dapat mempengaruhi hasil pengukuran," kata Meyke dikutip Senin (17/3/2025).

"Faktor ketelitian alat ukur, dalam hal kualitas dan kalibrasi alat ukur tidak baik, dapat menyebabkan hasil ukur menjadi tidak akurat," tambahnya.

Laba SIMP Meroket di Tahun 2024

Sepanjang tahun 2024, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) mencatatkan total penjualan sebesar Rp15,968 triliun. Angka ini menunjukkan performa keuangan perusahaan yang stabil di tengah berbagai tantangan industri.

Capaian tersebut juga didorong oleh peningkatan harga jual rata-rata produk utama. Berdasarkan laporan yang dirilis di BEI akhir Februari lalu, tercatat divisi perkebunan dan Minyak & Lemak Nabati (EOF) mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 10% yoy dan 9% yoy.

Kenaikan ini didorong oleh harga jual produk sawit dan produk EOF yang lebih tinggi, meskipun volume penjualan produk sawit mengalami sedikit penurunan. Sepanjang tahun lalu, produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti mengalami sedikit penurunan sebesar 1% yoy menjadi 2,8 juta ton.

Sementara itu, produksi CPO tetap stabil di angka 706 ribu ton. Di sisi lain, laba bruto SIMP melonjak 44% yoy menjadi Rp4,84 triliun dari Rp3,35 triliun pada tahun sebelumnya. SIMP juga mencatat kenaikan laba usaha sebesar 71% yoy menjadi Rp3,30 triliun sepanjang 2024.

Rasio net gearing Grup SIMP turun menjadi 0,11x pada 31 Desember 2024, lebih rendah dibandingkan 0,16x di periode yang sama tahun sebelumnya. Direktur Utama SIMP Mark Wakeford menegaskan bahwa pencapaian positif ini didorong oleh kenaikan harga komoditas serta langkah-langkah efisiensi dan pengendalian biaya yang dilakukan perusahaan.

Sektor agribisnis sendiri masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu, fluktuasi harga komoditas, serta ketidakpastian ekonomi global.

“Sektor agribisnis pada FY2024 masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dampak cuaca, volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian global. Kami tetap berfokus pada peningkatan kegiatan operasional dan produktivitas, memprioritaskan belanja modal pada aspek-aspek yang penting, peningkatan pengendalian biaya dan efisiensi serta melakukan praktik-praktik agrikultur yang baik secara berkelanjutan," ujarnya dalam laporan resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga akhir 2024, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 110% (yoy) mencapai Rp1,55 triliun. Padahal, pada tahun sebelumnya, laba bersih SIMP hanya mencapai Rp736 miliar.

Melihat capaian tersebut, SIMP memang menunjukkan kinerja yang solid di tengah tantangan industri, mengandalkan strategi efisiensi dan pemanfaatan peluang di pasar. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekap Hasil Dana White's Contender Series: Ukir Sejarah, Bilal Hasan Resmi Dapat Kontrak UFC Usai Menang KO

Rekap Hasil Dana White's Contender Series: Ukir Sejarah, Bilal Hasan Resmi Dapat Kontrak UFC Usai Menang KO

Rekap hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, sejumlah petarung MMA sukses mengamankan tiket menuju UFC salah satunya adalah Bilal Hasan yang tampil gemilang di ajang bergengsi ini.
MK Gelar Sidang Pengucapan Putusan 15 Permohonan Uji Materiil

MK Gelar Sidang Pengucapan Putusan 15 Permohonan Uji Materiil

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan atas 15 permohonan uji materiil pada Rabu siang.
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026) pagi.
Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Luar-Dalam

Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Luar-Dalam

Polisi akan melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo diduga karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang ditemukan tewas di depan klinik.
Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Diekshumasi, Dipimpin Dokter Hastry

Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Diekshumasi, Dipimpin Dokter Hastry

Polda Metro Jaya memastikan ekshumasi jasad Sutrimo akan dilakukan hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026.
Resmi! Bilal Hasan Raih Kontrak UFC di Dana White's Contender Series, Siap Ikuti Jejak Jeka Saragih

Resmi! Bilal Hasan Raih Kontrak UFC di Dana White's Contender Series, Siap Ikuti Jejak Jeka Saragih

Dana White resmi mengumumkan ada empat nama petarung MMA yang mendapatkan kontrak UFC melalui jalur Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Salah satunya ada nama Bilal Hasan, yang siap mengikuti jejak Jeka Saragih mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT