News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulog Dikucur Rp16,6 Triliun, PCO: Ada Praktik Middleman yang Selama Ini Miskinkan Petani

Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menyampaikan bahwa anggaran besar yang dikucurkan ke Bulog bakal difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Sabtu, 22 Maret 2025 - 21:35 WIB
Ilustrasi Beras Bulog
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah disebut telah menggelontorkan investasi sebesar Rp16,6 triliun ke Perum Bulog sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pangan nasional.

Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menyampaikan anggaran besar itu bakal difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan membeli gabah mereka dengan harga yang lebih tinggi dari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di Indonesia agar tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

"Beras tentunya menjadi salah satu prioritas di mana salah satu bentuk penguatannya adalah pemerintah baru-baru ini telah melakukan investasi kepada Bulog sebesar Rp16,6 triliun untuk dua hal," ujar Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Prita Laura usai meninjau penggilingan padi di Sentra Penggilingan Padi Sragen milik Perum Bulog, Jawa Tengah, Sabtu (21/3/2025).

Prita menjelaskan bahwa suntikan dana ini bertujuan untuk memastikan stok pangan tetap tersedia sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Bulog membeli gabah petani dengan mengacu pada harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, yakni Rp6.500 per kg.

Selain itu, investasi ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan yang menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Dengan memastikan harga pangan yang stabil, pemerintah ingin masyarakat tetap bisa mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau tanpa merugikan petani.

Lebih jauh, kebijakan ini juga dimaksudkan untuk menekan praktik perantara atau tengkulak yang selama ini sering merugikan petani. Dengan pembelian gabah langsung dari petani dengan harga lebih tinggi, diharapkan keuntungan lebih banyak mengalir langsung ke petani.

"Dengan investasi ini, dengan pembelian harga gabah yang lebih tinggi, maka tentunya akan memotong praktik-praktik yang selama ini memiskinkan petani. Ada praktik-praktik middleman yang selama ini memiskinkan petani," tegasnya.

Prita juga menyatakan bahwa ia berada di Jawa Tengah untuk memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik. Dia ingin memastikan bahwa Bulog benar-benar membeli gabah dengan harga yang telah ditetapkan dan mendukung kesejahteraan petani sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, Presiden terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian dan pangan untuk mendorong kemandirian serta swasembada pangan nasional. Namun, ia juga menyoroti pentingnya edukasi bagi petani agar mereka menjual gabah dengan kualitas baik, karena hal ini akan berdampak pada hasil akhir beras yang lebih berkualitas.

Prita menambahkan bahwa petani perlu lebih sabar dalam menjual gabah agar bisa memperoleh hasil yang optimal. Jika terlalu cepat menjual sebelum panen yang sempurna, petani bisa mengalami kerugian karena gabah masih harus dikeringkan lebih lama dan berpotensi mengalami penyusutan bobot yang lebih besar.

"Bagaimana petani ini berkomitmen untuk menjual gabah yang memiliki kualitas yang baik. Ini perlu untuk menjadi satu edukasi bagi para petani agar juga meningkatkan kualitas dari gabah yang akan dibeli oleh Bulog," tambahnya.

Di sisi lain, Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, mengungkapkan bahwa hingga Maret 2025, Bulog telah menyerap lebih dari 400 ribu ton gabah setara beras untuk memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marga menegaskan, pihaknya aktif turun ke lapangan untuk membeli gabah langsung dari petani guna memastikan kebijakan ini benar-benar berdampak positif.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung dengan petani untuk mengatasi kendala di lapangan dan memastikan mereka merasakan manfaat dari kebijakan HPP gabah Rp6.500 per kg. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Nilai transaksi penjualan produk kerajinan pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencapai Rp54 miliar.
Begini Kondisi Sekarang Korban Taufik Hidayat, Tante YTR Beri Penjelasan

Begini Kondisi Sekarang Korban Taufik Hidayat, Tante YTR Beri Penjelasan

Belum lama ini tante YTR, korban Taufik Hidayat di kasus penyekapan di Bandung mengungkapkan kondisi keponakannya. YTR saat ini masih di RSHS

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT