GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Minta Perpanjang Jatuh Tempo Utang Lagi, Kali Ini Rp500 Miliar: Ada Apa dengan Emiten Grup Djarum Ini?

Dalam perjanjian perpanjangan jatuh tempo itu, Bank QNB sepakat untuk memperpanjang jatuh tempo Sarana Menara Nusantara hingga 26 Maret 2026.
Senin, 24 Maret 2025 - 19:07 WIB
Sarana Menara Nusantara (TOWR)
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Emiten dari grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantra Tbk (TOWR) meminta perpanjangan tanggal jatuh tempo kredit kepada PT Bank QNB Indonesia (QNB). Nilai utang yang diminta untuk diperpanjang adalah senilai Rp500 miliar.

Terlibat dalam permintaan perpanjangan jatuh tempo tersebut PT Profesional Telekomonikasi Indonesia (Protelindo, PT Iforte Solusi Infotek (Iforte) dan PT Iforte Energi Nusantara (IEN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir keterbukaan informasi, permintaan perpanjangan jatuh tempo itu telah disepakati per 24 Maret 2025.

"QNB sebagai pemberi pinjaman serta Protelindo, Iforte dan IEN ("Para Pihak") sebagai peminjam telah menandatangani Perubahan Perjanjian Kredit senilai Rp500.000.000.000," tulis Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Nusantara Monalisa Irawan.

Dalam perjanjian perpanjangan jatuh tempo itu, Bank QNB sepakat untuk memperpanjang jatuh tempo Sarana Menara Nusantara hingga 26 Maret 2026.

Diketahui, sebelum meminta perpanjangan jatuh tempo ke Bank QNB, Sarana Menara Nusantara meminta perpanjangan jatuh tempo juga kepada MUFG Bank.

Permintaan perpanjangan jatuh tempo itu diumumkan pada 27 Desember 2024, dengan tanggal perjanjian pada 23 Desember 2025.

Nilai utang Sarana Menara Nusantara kepada MUFG Bank adalah sebesar Rp2,5 triliun, dengan jatuh tempo yang diundur hingga 31 Desember 2025.

"Penandatangan Perjanjian Perubahan atas Perjanjian Fasilitas antara Protelindo, Iforte, SUPR, dan IBST dengan MUFG Bank Cabang Jakarta," tulis keterbukaan informasi.

Pada akhir tahun 2024 juga, Sarana Menara Nusantara juga memita perpanjangan jatuh tempo kepada Bank Permata.

Kepada Bank Permata, Sarana Menara Nusantara meminta akhir jatuh tempo terbagi dalam dua tahap fasilitas pinjaman berulang.

Fasilitas pinjaman berulang 1 sebesar Rp1.000.000.000.000 dengan jatuh tempo 17 Desember 2025.

Dan fasilitas pinjaman berulang 2 sebesar Rp1.000.000.000.000 dengan jatuh tempo 36 bulan (tiga tahun) sejak tanggal penandatanganan, 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penandatangan Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali atas Perjanjian Fasilitas antara Protelindo, Iforte, SUPR, BIT dan IPI dengan PT Bank Permata Tbk," tulis keterbukaan informasi.

(vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT