GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulog Wajib Serap Panen Petani Tanpa Batas: DPR Soroti Kepastian Kebijakan

DPR meminta Bulog untuk menyerap panen petani tanpa batas kualitas atau kuantitas untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani menjelang panen raya.
Selasa, 25 Maret 2025 - 12:23 WIB
Bulog pantau hasil panen para petani di Kelurahan Sabilambo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang panen raya, Komisi IV DPR meminta Bulog untuk menyerap hasil panen petani tanpa batasan kualitas maupun kuantitas.

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, menegaskan bahwa hal ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan pembelian gabah dan beras oleh Bulog dengan harga yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden telah menentukan harga beli, yakni Rp6.500 per kilogram untuk gabah dan Rp12.000 per kilogram untuk beras, tanpa pembatasan kualitas.

Namun, di lapangan, belum ada kejelasan mengenai pola penyerapan yang akan dilakukan oleh Bulog, yang membuat petani khawatir akan kelangsungan hasil panen mereka.

Kekhawatiran Petani Menjelang Panen Raya

Panen raya yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Maret hingga April 2025 seharusnya menjadi momentum bagi petani untuk menjual hasil panennya dengan harga yang layak. Namun, ketidakjelasan mekanisme penyerapan gabah dan beras oleh Bulog menimbulkan keresahan. Alex menyoroti bahwa tanpa batasan pembelian, seharusnya Bulog bisa menjadi jaminan bagi petani agar hasil panennya terserap optimal.

Saat ini, Bulog memiliki target menyerap cadangan beras hingga tiga juta ton dengan dukungan anggaran sebesar Rp16,6 triliun. Jika stok dianggap belum mencukupi, Bulog juga diperintahkan untuk memanfaatkan pinjaman dari perbankan guna memenuhi kebutuhan serapan beras dalam negeri.

Peran Bulog sebagai Jaminan Stabilitas Harga

Keputusan pemerintah untuk membeli gabah seharga Rp6.500 per kilogram mendapat apresiasi dari DPR. Namun, Alex menegaskan bahwa kebijakan ini harus berjalan secara efektif di lapangan agar tidak hanya menjadi keputusan di atas kertas. Ketika panen raya berlangsung, harga gabah dan beras cenderung turun, sehingga Bulog harus hadir sebagai pembeli utama bagi petani.

“Ketika harga panen turun, Bulog seharusnya menjadi tumpuan utama bagi petani dalam menjual hasil panennya. Jangan sampai mereka justru kecewa karena tidak adanya kejelasan dalam mekanisme penyerapan,” ujar Alex.

Urgensi Transparansi dan Kejelasan Mekanisme Penyerapan

Sebagai langkah nyata, Bulog perlu menyampaikan kejelasan mengenai teknis pembelian gabah dan beras kepada publik. Dengan demikian, petani dapat memperoleh kepastian bahwa hasil panennya tidak akan sia-sia dan bisa terserap dengan harga yang wajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DPR meminta agar kebijakan ini segera dijabarkan secara konkret di lapangan. Selain itu, Bulog diminta untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah serta pihak terkait agar penyerapan hasil panen petani bisa dilakukan dengan optimal dan tanpa hambatan.

Dengan adanya langkah konkret dan kepastian kebijakan, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat, sementara stabilitas harga beras di pasar tetap terjaga. Kini, giliran Bulog untuk memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar berjalan demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 7-0, Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup

Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 7-0, Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup

Timnas Indonesia Putri U-16 tampil gemilang pada laga perdana Srikandi Merdeka Cup. Garuda Pertiwi puncaki Grup A setelah menang telak 7-0 atas Arab Saudi.
Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT