News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daihatsu Dulu Pernah Berjaya, Kini Jadi Bayangan di Bawah Toyota

Daihatsu, yang pernah berjaya dengan inovasi otomotifnya, kini tenggelam di bawah bayang-bayang Toyota setelah bergabung, meninggalkan kenangan kejayaan masa lalu.
Rabu, 2 April 2025 - 13:17 WIB
Xenia Sport bergaya Japanese domestic market (JDM) mejeng di GIIAS 2022
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pada 1 April 2025, Daihatsu Motor Co., Ltd. secara resmi mengumumkan pengalihan seluruh operasi dan produknya ke dalam merek Toyota. 

Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan unifikasi merek di bawah naungan Toyota Motor Corporation sebagai induk perusahaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, semua model kendaraan yang sebelumnya menggunakan merek Daihatsu akan beralih menjadi Toyota, dengan proses rebranding diler dan pusat layanan segera dimulai. 

Keputusan ini menjadi pukulan berat bagi para penggemar Daihatsu, yang melihat merek legendaris ini perlahan menghilang dari industri otomotif global.

Awal Kejayaan Daihatsu

Dulu, Daihatsu adalah simbol inovasi dan ketangguhan. Sejak berdiri pada 1907 di Jepang sebagai Hatsudoki Seizo Co., Ltd., pabrikan ini menjadi pelopor kendaraan niaga kecil yang tangguh dan efisien. 

Pada 1957, mereka meluncurkan Daihatsu Midget, kendaraan roda tiga yang sukses besar di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tak lama setelah itu, model seperti Compagno dan Charade semakin mengukuhkan posisi Daihatsu sebagai pemain besar di industri otomotif global.

Di jalanan Asia Tenggara, Daihatsu pernah berjaya. Kendaraan-kendaraan mereka mendominasi segmen mobil kecil dan niaga, dikenal karena kehandalannya dan efisiensi bahan bakarnya. 

Banyak keluarga yang mengandalkan Zebra untuk perjalanan sehari-hari, banyak pengusaha kecil yang mempercayakan bisnis mereka pada Gran Max. Namun, kejayaan Daihatsu mulai menghadapi tantangan seiring meningkatnya persaingan di industri otomotif global. 

Perusahaan ini tetap bertahan dengan mobil kompak dan kendaraan niaga ringan, tetapi harus menghadapi tekanan besar dari raksasa lain, termasuk Toyota.

Titik Balik: Daihatsu Menjadi Bagian dari Toyota

Pada 1967, Daihatsu menjalin kemitraan dengan Toyota, sebuah langkah yang awalnya dianggap menguntungkan. Namun, perlahan tapi pasti, Daihatsu semakin tergantung pada Toyota. Tahun 1998 menjadi titik kritis ketika Toyota mengambil alih 51% saham Daihatsu, menjadikannya anak perusahaan.

Puncaknya terjadi pada 2016, saat Toyota resmi mengakuisisi 100% saham Daihatsu. Keputusan ini menandai akhir dari kemandirian pabrikan yang pernah menjadi salah satu pemain besar di industri otomotif Jepang. 

Kini, Daihatsu tidak lagi beroperasi sebagai merek independen, melainkan sebagai divisi khusus kendaraan kecil dalam grup Toyota.

Bagi banyak pecinta otomotif, melihat Daihatsu kehilangan identitasnya adalah sesuatu yang menyedihkan. Merek yang dulu mandiri dan inovatif kini hanyalah sebuah nama di bawah bayang-bayang Toyota.

Daihatsu di Indonesia: Tetap Laris, Tapi di Bawah Bayang-Bayang Toyota

Di Indonesia, Daihatsu tetap menjadi salah satu merek terpopuler. Model seperti Xenia, Terios, dan Ayla terus laris manis di pasaran. Namun, banyak dari model-model ini merupakan hasil kolaborasi dengan Toyota. 

Xenia adalah kembaran dari Toyota Avanza, sementara Terios berbagi platform dengan Toyota Rush. Bahkan Ayla, yang menjadi bagian dari program LCGC (Low Cost Green Car), memiliki saudara kembar bernama Toyota Agya.

Hal ini menimbulkan perasaan campur aduk bagi penggemar Daihatsu. Di satu sisi, merek ini masih bertahan dan bahkan memiliki pangsa pasar yang kuat. Namun, di sisi lain, inovasi dan identitas Daihatsu semakin larut dalam dominasi Toyota.

Masa Depan Daihatsu: Antara Harapan dan Ketidakpastian

Saat ini, Daihatsu lebih banyak berperan dalam pengembangan kendaraan kecil untuk Toyota, termasuk mobil listrik dan hybrid. 

Di masa depan, bisa jadi merek Daihatsu tetap bertahan, tetapi perannya akan semakin terintegrasi dalam strategi besar Toyota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai merek yang pernah berdiri sendiri dengan kebanggaan tinggi, banyak yang merasa bahwa Daihatsu telah kehilangan kejayaannya. Kini, merek legendaris ini hanya menjadi bagian kecil dari mesin raksasa Toyota. 

Kenangan akan mobil-mobil ikonik Daihatsu mungkin akan tetap hidup dalam nostalgia para penggemarnya, tetapi masa depan merek ini semakin samar. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

RD Kongo akan menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat (AS), Minggu (28/6/2026) dengan kick-off pukul 06.30 WIB.
Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Mantan Presiden ke-7 RI, Jokowi yakin PSI lolos parlemen di Pemilu 2029. Hal itu ia ungkapkan saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang,
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Duel Kolombia Vs Portugal menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dan diprediksi berlangsung sengit pada matchday terakhir Grup K Piala Dunia 2026.
Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut kubu mantan Presiden ke-7 Jokowi sebut orang kuat diduga di balik Roy Suryo untuk angkat Roy sebagai menteri. Ternyata  menuai respons menohok dari Kuasa
Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut harga gas mahal, diduga dapat berpotensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) 55 ribu orang. Sontak, hal itu langsung buat Istana sampai turun tangan
Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Ketua Umum Partai Kebangsaan Indonesia (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin jelaskan, bahwa PKB mempunyai tanggungjawab terhadap masa

Trending

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT