News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Butuh Rp400 Triliun untuk Bentuk 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Menkop Budi Arie: Ngomong ke Menteri Keuangan dan BUMN

Budi Arie Setiadi mengatakan dana Koperasi Desa akan dikoordinasikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kamis, 10 April 2025 - 18:11 WIB
Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah saat ini sedang menyiapkan rencana besar untuk mewujudkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.

Program ini dinilai strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa di tengah dinamika global yang tak menentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, program tersebut memerlukan dukungan anggaran yang sangat besar. Estimasi kebutuhan dananya mencapai Rp400 triliun, dengan setiap koperasi desa akan mendapatkan alokasi sebesar Rp5 miliar.

Pengelolaan dana tersebut, menurut Budi, akan dikoordinasikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sementara itu, Kementerian Koperasi akan berfokus pada penguatan sistem tata kelola serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi.

"Kalau misalnya 80 ribu kali Rp5 miliar itu (anggaran), Rp400 triliun. Soal ngomong anggaran, soal dana nanti yang lebih baik ngomong ke Menteri Keuangan sama BUMN," ujar Budi dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (10/4/2025).

Lebih lanjut ia menegaskan, peran Kementerian Koperasi tidak mencakup pengelolaan anggaran, melainkan lebih kepada penyusunan kebijakan dan peningkatan kapasitas pelaku koperasi. Skema pendanaan sepenuhnya akan ditentukan oleh kementerian teknis terkait.

Budi menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari strategi membangun ketahanan ekonomi nasional.

Ia menyebut koperasi sebagai fondasi yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat terhadap tekanan global, khususnya dalam sektor pangan.

"Koperasi Merah Putih ini adalah wujud dari perwujudan daya tahan ekonomi nasional, di tengah ketidakpastian dan goncangan dinamika global. Jadi kita harus kuat dulu, ketahanan pangan kita harus kuat," katanya.

Dalam hitung-hitungan Kementerian Koperasi, perputaran uang yang dihasilkan dari koperasi desa dapat mencapai angka fantastis.

Bahkan, potensinya disebut bisa menyentuh angka Rp2.000 triliun jika koperasi juga bergerak dalam sektor produksi.

Hal itu disampaikan Budi saat menghadiri acara “Ramadhan Delight Market” di Jakarta, Rabu (19/3). Ia menjelaskan, bila satu koperasi memperoleh dana Rp7 miliar, maka dengan total 70 ribu koperasi yang aktif, potensi perputaran dana bisa mencapai Rp490 triliun.

Angka tersebut, kata Budi, hanya berasal dari konsumsi semata. Bila desa-desa juga menjalankan aktivitas produksi, nilai ekonomi yang berputar bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat.

"Tadi kita udah hitung kalau satu koperasi desa ini (anggarannya) Rp7 miliar aja, udah Rp490 triliun berputar. Itu baru dari sisi konsumsi. Kalau desanya produksi, bisa 2-3 kali lipat, bisa Rp1.500 triliun sampai Rp2.000 triliun berputar di Kopdes Merah Putih. Itu bukan angka yang kecil," kata Menkop.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi meyakini, besarnya perputaran dana ini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) yang besar bagi perekonomian nasional.

Selain memperkuat struktur ekonomi desa, program ini diharapkan menjadi penopang baru dalam menciptakan ketahanan ekonomi Indonesia secara menyeluruh. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkendala Budget Minim AC Milan, Mimpi Allegri Reuni dengan Eks Anak Asuh di Juventus Terancam Bertepuk Sebelah Tangan

Terkendala Budget Minim AC Milan, Mimpi Allegri Reuni dengan Eks Anak Asuh di Juventus Terancam Bertepuk Sebelah Tangan

AC Milan susun rencana meningkatkan kedalaman skuad jelang kembali tampil di kompetisi Eropa. Salah satu fokus utama adalah menambah kualitas di lini tengah.
Polda Metro Jaya Ringkus Pasutri Jadi Marketing Judi Online di Jakarta Utara, Terancam Bui 6 Tahun

Polda Metro Jaya Ringkus Pasutri Jadi Marketing Judi Online di Jakarta Utara, Terancam Bui 6 Tahun

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus pasangan suami istri (pasutri) generasi Z yang terlibat dalam kasus tindak pidana judi online di sebuah apartemen wilayah Jakarta Utara.
Dorong Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital, Telkom Buka Peluang Cuan Lewat Program Sobat Indibiz

Dorong Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital, Telkom Buka Peluang Cuan Lewat Program Sobat Indibiz

Program SOBIZ yang diluncurkan Telkom dirancang sebagai wadah bagi perempuan untuk memperoleh tambahan penghasilan dengan menjadi agen pemasaran layanan digital Indibiz.
AC Milan Kena Scam Investasi Bodong, Striker Rp600 Miliar Milik Rossoneri Gagal Total dan Terancam Didepak dari San Siro

AC Milan Kena Scam Investasi Bodong, Striker Rp600 Miliar Milik Rossoneri Gagal Total dan Terancam Didepak dari San Siro

Masa depan Christopher Nkunku di AC Milan berada di persimpangan jalan. Performa yang belum konsisten membuat manajemen klub mempertimbangkan opsi melepasnya.
Belum Tendang Bola, Media Vietnam Sudah Peringatkan John Herdman Hal Ini di Timnas Indonesia

Belum Tendang Bola, Media Vietnam Sudah Peringatkan John Herdman Hal Ini di Timnas Indonesia

Media Vietnam langsung memberi sorotan tajam kepada John Herdman bahkan sebelum Timnas Indonesia memulai laga di Piala ASEAN 2026, menilai komposisi pemain.
Tak Kapok Insiden Bekasi Timur, Mobil Putih Terobos Palang Perlintasan KA di Kota Yogyakarta Bikin Publik Geram

Tak Kapok Insiden Bekasi Timur, Mobil Putih Terobos Palang Perlintasan KA di Kota Yogyakarta Bikin Publik Geram

Aksi nekat seorang pengemudi mobil berwarna putih kembali memicu kemarahan publik setelah terekam menerobos palang pintu perlintasan JPL 349 petak antara Stasiun Lempuyangan-Maguwo, Kota Yogyakarta pada Rabu (29/4/2025) siang. 

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT