GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangkrut Tapi Masih Beroperasi: Skandal Daging Babi Chuming Rugikan Investor AS

Chuming dinyatakan bangkrut oleh pengadilan China, tapi masih produksi daging babi. Investor AS rugi besar, sistem kepailitan China kembali disorot.
Selasa, 15 April 2025 - 12:30 WIB
Kandang Babi
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah kasus unik dan mengejutkan menimpa perusahaan pengolahan daging babi asal China, Dalian Chuming Meat Processing.

Meskipun telah dinyatakan bangkrut dan dilikuidasi oleh pengadilan China pada 2021, perusahaan ini masih ditemukan beroperasi dan menjual produk di pasar lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alan Hill, pensiunan eksekutif Apple asal Amerika Serikat yang berinvestasi sebesar 100.000 dolar AS di perusahaan tersebut melalui Energroup Holdings, merasa dirugikan. Ia berharap uang itu bisa menjadi warisan bagi anak-anaknya, namun kenyataan berbicara lain. "Saya merasa ditipu," ujarnya.

Chuming sempat dikenal luas karena memasok daging babi ke ritel besar seperti Walmart. Perusahaan juga tercatat meraih laba hingga 2016, meskipun tidak pernah membagikan dividen kepada para pemegang saham.

Chuming Masih Produksi Setelah Dinyatakan Bangkrut

Kejutan terjadi pada pertengahan 2024 ketika Hill dan para pemegang saham lainnya mengetahui dari dokumen otoritas pengawas pangan China bahwa Chuming lolos inspeksi kesehatan dan keamanan pangan, dan produk bermerek Chuming masih beredar di pasaran. Bahkan, foto-foto yang dikaji Reuters menunjukkan produk tersebut dikemas sejak Mei 2024 dan dijual hingga November.

Investigasi di lapangan menemukan adanya pabrik aktif di alamat lama Chuming di Dalian. Pabrik tersebut menggunakan nama baru, Dalian Chengsan Chuming Food Processing, namun tetap menampilkan logo Chuming. Pihak perusahaan tidak menanggapi pertanyaan soal keterkaitan dengan entitas sebelumnya.

Celah Hukum dan Dugaan Kebangkrutan Palsu

Sejumlah investor menuding Chuming menyalahgunakan proses kepailitan. Perusahaan diduga tidak meminta persetujuan pemegang saham saat mengajukan kebangkrutan, menolak membuka laporan keuangan, dan tetap beroperasi setelah dinyatakan likuidasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan penegakan hukum di China.

Hill dan sejumlah investor sempat memenangkan gugatan atas dugaan transfer aset ilegal oleh eksekutif Chuming di Nevada, AS, pada tahun 2018. Namun, mereka gagal mendapatkan keadilan melalui sistem hukum di China.

Kebangkrutan di China Meningkat, Praktik Curang Dikhawatirkan

Menurut Mahkamah Agung China, jumlah kasus kebangkrutan melonjak dari 10.132 pada 2020 menjadi 30.000 pada 2023. Meski tak diketahui berapa yang tergolong palsu, sejumlah pengacara menyebut tren kebangkrutan palsu meningkat seiring perlambatan ekonomi dan krisis properti.

Sven-Michael Werner, mitra firma hukum Bird & Bird di Shanghai, menyebutkan bahwa dalam hukum China, perusahaan seharusnya tidak bisa beroperasi lagi setelah dilikuidasi. Namun dalam praktiknya, banyak celah yang dimanfaatkan oleh manajemen perusahaan untuk menghindari kewajiban pembayaran kepada kreditur.

Jin Kun, investor asal China yang juga pemegang saham Chuming, menyatakan bahwa perusahaan menolak permintaan untuk membuka laporan keuangan meski pengadilan banding memerintahkannya. Ia bahkan melaporkan dugaan pelanggaran hukum ke kepolisian Dalian, namun ditolak karena kurangnya bukti.

Kepentingan Lokal Dianggap Mendominasi

Sejak lama, pengadilan di China kerap dinilai lebih berpihak pada kepentingan lokal. Hal ini membuat investor asing seperti Hill merasa tidak memiliki perlindungan hukum yang setara. "Pengadilan regional di China selalu memihak warga lokal dan mengabaikan hak pemegang saham dari AS," kata Hill.

Kasus lain juga menimpa Zhou Jianmin, mantan ketua Hunan United Real Estate Development, yang menyatakan bahwa perusahaannya sebenarnya masih memiliki aset lebih besar dari utang, tetapi tetap dinyatakan bangkrut oleh pengadilan berdasarkan laporan sepihak dari kreditur.

Harapan Akan Reformasi Hukum di China

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan semakin banyaknya kasus kebangkrutan yang kontroversial, para investor mendesak pemerintah pusat China untuk bertindak. Mereka berharap ada reformasi sistem kepailitan guna melindungi hak kreditur dan pemegang saham, serta mencegah manipulasi hukum oleh perusahaan-perusahaan bermasalah.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak berwenang di China terkait temuan ini. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Update Kondisi Mengerikan Mata Tom Aspinall Pasca Operasi, Juara Kelas Berat UFC Kesulitan Melihat

Update Kondisi Mengerikan Mata Tom Aspinall Pasca Operasi, Juara Kelas Berat UFC Kesulitan Melihat

Menilik kondisi terbaru mata juara UFC, Tom Aspinall usai menjalani operasi pada kedua matanya setelah mengalami insiden di UFC 321 lalu.
Tak Ada Pergerakan, Harga Emas Antam Hari Ini 12 Februari 2026 Stagnan di Angka Rp2.947.000 per Gram

Tak Ada Pergerakan, Harga Emas Antam Hari Ini 12 Februari 2026 Stagnan di Angka Rp2.947.000 per Gram

Tak ada pergerakan, harga emas Antam hari ini 12 Februari 2026 yang dipantau pukul 08.53 WIB stagnan di angka Rp2.947.000 per gram.
Hasil Tes Pramusim Moto2 2026 Hari Pertama: Mario Aji Tembus Lima Besar, Honda Team Asia Full Senyum

Hasil Tes Pramusim Moto2 2026 Hari Pertama: Mario Aji Tembus Lima Besar, Honda Team Asia Full Senyum

Hasil tes pramusim Moto2 2026 hari pertama, di mana Honda Team Asia full senyum usai dua pembalapnya tampil impresif termasuk Mario Aji yang sukses menembus posisi lima besar.
Iwan Setiawan 'Si Mulut Besar' Kini Latih Sriwijaya FC: Pernah Ejek Persib, hingga Ribut dengan Bonek

Iwan Setiawan 'Si Mulut Besar' Kini Latih Sriwijaya FC: Pernah Ejek Persib, hingga Ribut dengan Bonek

Penunjukan Iwan Setiawan tak lepas dari sorotan. Pelatih berusia 67 tahun tersebut dikenal sebagai figur yang kaya pengalaman namun juga sarat kontroversi. Ini
Prabowo Bakal ke Amerika Pada 19 Februari, Teken Pakta Dagang RI–AS

Prabowo Bakal ke Amerika Pada 19 Februari, Teken Pakta Dagang RI–AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan agenda tersebut telah masuk rencana kunjungan Presiden pada pertengahan Februari.

Trending

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT