News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelontorkan Rp2,66 Triliun! Sri Mulyani Beberkan Rincian Tukin untuk Dosen ASN, Ada yang Tembus Rp12 Juta Lebih!

Sri Mulyani menyampaikan besaran tukin dosen dihitung dari selisih antara nilai tukin berdasarkan kelas jabatan dan tunjangan profesi yang selama ini diterima dosen sesuai jenjang kepangkatan.
Selasa, 15 April 2025 - 15:52 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menetapkan skema baru tunjangan kinerja (tukin) bagi dosen aparatur sipil negara (ASN) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2025.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan secara rinci besaran tukin tersebut dalam sebuah taklimat media di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rincian besaran tukin disampaikan langsung dalam forum yang digelar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Selasa (tanggal tidak disebut).

Skema tersebut didesain untuk memastikan dosen menerima penghasilan yang setara dengan beban kerja dan tanggung jawabnya, terutama bagi mereka yang belum memperoleh sistem remunerasi penuh.

Menurut Sri Mulyani, besaran tukin dihitung dari selisih antara nilai tukin berdasarkan kelas jabatan dan tunjangan profesi yang selama ini diterima dosen sesuai jenjang kepangkatan masing-masing.

Sebagai contoh, ia mengilustrasikan jika seorang guru besar memperoleh tunjangan profesi sebesar Rp6,74 juta, sementara nilai tukin untuk jabatan yang setara eselon II di lingkungan Kemendiktisaintek adalah Rp19,28 juta, maka guru besar tersebut akan menerima tukin sebesar Rp12,54 juta.

“Jadi, bukan memilih. Tukinnya juga tidak sama dengan tukin Kemendiktisaintek yang struktural, yang sudah ditetapkan berdasarkan kepentingan. Tapi, tukinnya adalah perbedaan antara yang sudah diterima dari tunjangan profesi dengan tukinnya,” kata Sri Mulyani, dikutip Selasa (15/4/2025).

Namun, jika nominal tunjangan profesi lebih tinggi dari tukin yang seharusnya diterima, maka dosen tetap akan menerima tunjangan profesi tanpa pengurangan atau penggantian.

“Kalau tunjangan profesi lebih tinggi, sementara tukinnya lebih rendah, tidak berarti bahwa dosen yang bersangkutan tukinnya menjadi negatif. Kalau tunjangan profesi yang diterima lebih besar, maka nilainya tetap. Kalau tunjangan profesi lebih kecil, kami tambahkan,” jelas Menkeu.

Sri Mulyani menyebut, skema tukin ini akan diberikan kepada dosen ASN dari tiga kategori: dosen yang berada di satuan kerja (satker) Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dosen di satker PTN berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) yang belum menerima remunerasi, serta dosen yang bekerja di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti).

Jumlah total penerima manfaat dari kebijakan ini mencapai 31.066 dosen. Rinciannya mencakup 8.725 dosen dari satker PTN, 16.540 dosen dari satker PTN BLU yang belum memperoleh remunerasi, dan 5.801 dosen di LL Dikti.

Adapun dosen yang berada di PTN berbadan hukum (PTN-BH) maupun PTN BLU yang telah mendapatkan sistem remunerasi tidak termasuk dalam skema tukin ini, karena telah menerima kompensasi penghasilan melalui sistem lain.

Pemberlakuan tukin ini direncanakan efektif mulai Januari 2025, meskipun Perpres terkait baru diterbitkan pada bulan April 2025.

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk mendukung kebijakan ini diperkirakan mencapai Rp2,66 triliun selama 14 bulan. Anggaran tersebut mencakup gaji pokok selama 12 bulan, Tunjangan Hari Raya (THR), dan gaji ke-13, yang seluruhnya masuk dalam belanja pegawai Kemendiktisaintek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nilainya Rp2,66 triliun yang akan kami bayarkan sesudah Mendiktisaintek mengeluarkan peraturan menteri (permen) untuk pelaksanaannya dan juga ada petunjuk teknis (teknis) terhadap kebijakan ini,” ujar Sri Mulyani.

Dengan skema ini, pemerintah berharap dapat memperkuat kesejahteraan dosen di lingkungan ASN, serta menciptakan keadilan dalam sistem penggajian dan tunjangan, khususnya bagi mereka yang selama ini belum terjangkau sistem remunerasi secara penuh. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Liverpool: Peluang The Reds Rekrut Endrick pada Januari Makin Terbuka, Negosiasi dengan Real Madrid Jadi Penentu

Bursa Transfer Liverpool: Peluang The Reds Rekrut Endrick pada Januari Makin Terbuka, Negosiasi dengan Real Madrid Jadi Penentu

Liverpool berpeluang merekrut wonderkid Brasil, Endrick, di bursa transfer Januari mendatang. Situasi sang pemain di Real Madrid membuka peluang bagi The Reds.
Houthi Rudal Dua Bandara Arab Saudi, Kemlu RI Perketat Perlindungan WNI

Houthi Rudal Dua Bandara Arab Saudi, Kemlu RI Perketat Perlindungan WNI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh dan KJRI Jeddah mengintensifkan upaya pelindungan menyeluruh ter..
Jelang Satu Abad Sumpah Pemuda, Konsolidasi Pemuda Jadi Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

Jelang Satu Abad Sumpah Pemuda, Konsolidasi Pemuda Jadi Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

Menjelang satu abad Sumpah Pemuda, PEMIRA mengajak organisasi dan komunitas pemuda memperkuat konsolidasi, kolaborasi, serta kontribusi nyata
Tertunda Sejak 2006, Pramono Anung: Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Harus Rampung Paling Lambat 2027

Tertunda Sejak 2006, Pramono Anung: Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Harus Rampung Paling Lambat 2027

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menuntaskan proyek-proyek infrastruktur krusial yang sempat tertunda lama. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ...
ISPA Tembus 1.500 Kasus di Kutai Barat, Bakti Sosial Kesehatan Sasar Kelompok Rentan

ISPA Tembus 1.500 Kasus di Kutai Barat, Bakti Sosial Kesehatan Sasar Kelompok Rentan

Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian mencemaskan warga Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 
Ratusan Ribu Loker Luar Negeri Sepi Peminat, Menteri P2MI Ungkap Indonesia Baru Terisi 26 Persen

Ratusan Ribu Loker Luar Negeri Sepi Peminat, Menteri P2MI Ungkap Indonesia Baru Terisi 26 Persen

Potensi lowongan kerja (loker) internasional bagi tenaga kerja Indonesia masih sangat terbuka lebar. Sayangnya, daya serap calon pekerja migran asal Tanah Air -

Trending

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 10 Oktober 2026: Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 10 Oktober 2026: Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 10 Oktober 2026: Ada peluang rezeki dan kabar baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT