GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat: Layak Diapresiasi Publik, Panen Raya Padi 2025 Sangat Tinggi

Capaian panen raya padi 2025 menuai apresiasi publik. Pengamat sebut kinerja Mentan Amran konkret dan berdampak nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Rabu, 16 April 2025 - 10:16 WIB
Pengamat: Layak Diapresiasi Publik, Panen Raya Padi 2025 Sangat Tinggi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pengamat kebijakan publik dari Spora Communication, Dr. Rizky Fajar Meirawan, menilai capaian panen raya padi tahun 2025 layak mendapat apresiasi publik yang luas. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kinerja konkret Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Saya kira memang wajar Mentan Amran mendapat tingkat kepuasan publik tertinggi. Beliau berhasil memenuhi kebutuhan pupuk yang naik 100 persen, memangkas birokrasi yang berbelit, dan menjaga produktivitas pangan nasional di tengah tantangan El Nino,” ujar Rizky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyoroti langkah cepat Kementerian Pertanian dalam mengimplementasikan program pompanisasi dan pipanisasi untuk mengatasi kekeringan sebagai kunci keberhasilan peningkatan produksi.

“Jika tren ini berlanjut, saya optimis swasembada pangan bisa tercapai dalam waktu dekat. Kinerja Mentan Amran sangat konkret dan berdampak,” tegas Rizky.

Keberhasilan Mentan Amran dalam meningkatkan produksi pertanian nasional memang mendapatkan sorotan dan apresiasi luas, terutama setelah suksesnya panen raya serentak di 14 provinsi. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kinerja yang terukur, responsif, dan berpihak kepada petani.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang turut hadir dalam panen raya tersebut, menyampaikan apresiasi khusus kepada Mentan Amran atas kerja keras dan dedikasinya.

“Menteri Pertanian kerja sangat keras. Tiap kali saya cari beliau, selalu ada di sawah, ada di daerah. Satu hari di Kalimantan Barat, besoknya di Merauke, lalu di Lampung. Dan Alhamdulillah, sekarang kita lihat hasilnya,” ujar Presiden Prabowo, Senin (7/4/2025).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional periode Januari–Maret mencapai 62,00 persen. Angka ini diperkirakan akan bertambah signifikan apabila dihitung hingga Januari–Mei, dengan proyeksi sebesar 16,62 juta ton atau naik 1,83 juta ton (12,40 persen) dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 14,78 juta ton. Ini menjadi capaian tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan mencerminkan pemulihan signifikan di sektor pertanian.

Sementara itu, total produksi gabah kering panen (GKG) pada periode Januari–Mei mencapai 28,85 juta ton, meningkat 3,18 juta ton atau 12,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 25,66 juta ton.

Menurut Mentan Amran, lonjakan produksi ini merupakan hasil dari serangkaian kebijakan strategis seperti percepatan tanam, distribusi pupuk dan benih unggul, modernisasi pertanian, bantuan petani, revitalisasi irigasi, hingga pengendalian impor pangan.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama dan arahan langsung Presiden Prabowo. Kami ingin pastikan petani mendapatkan dukungan maksimal dan negara hadir saat dibutuhkan,” ujar Mentan Amran. Ia juga menambahkan bahwa serapan gabah oleh Bulog naik drastis hingga 2.000 persen, dari 35.000 ton menjadi 800.000 ton—tertinggi sejak tahun 2015.

Kebijakan penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram juga dinilai sebagai insentif penting yang memperkuat daya beli petani dan semangat mereka di tengah tantangan perubahan iklim global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak kerja nyata Mentan Amran juga terlihat dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), yang menempatkannya sebagai menteri dengan tingkat kepuasan publik tertinggi, yakni sebesar 89,4 persen. Survei dilakukan pada 20–28 Januari 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, menyatakan bahwa angka tersebut mencerminkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap kebijakan dan program kerja Mentan Amran yang dirasakan langsung oleh publik. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Bawa Sang Saka Merah Putih dan Teks Proklamasi ke Istana

Detik-detik Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Bawa Sang Saka Merah Putih dan Teks Proklamasi ke Istana

Berdsarkan pantauan secara daring kereta kencana tampak mengantar bendera pusaka dan naskah proklamasi dengan dibawa oleh Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025.
Perwira Inspiratif Ini Ungkap Makna Pemimpin Sesungguhnya di Hadapan Siswa SMA Labschool Kebayoran

Perwira Inspiratif Ini Ungkap Makna Pemimpin Sesungguhnya di Hadapan Siswa SMA Labschool Kebayoran

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ibas ini mengajak para siswa memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan kepercayaan.
Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.
3 Momen Bersejarah Timnas Indonesia di Bulan Kemerdekaan, 2 Kali Angkat Trofi Piala AFF

3 Momen Bersejarah Timnas Indonesia di Bulan Kemerdekaan, 2 Kali Angkat Trofi Piala AFF

Bulan Agustus selalu memiliki makna istimewa bagi masyarakat Indonesia karena bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, bagi Timnas Indonesia, bulan kemerdekaan juga menyimpan sejumlah cerita yang tidak kalah bersejarah.
Rapor Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Kurang Menyenangkan

Rapor Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Kurang Menyenangkan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menerima kabar yang kurang menyenangkan dari anak-anak asuhnya di luar negeri. Banyak dari mereka yang gagal memperlihatkan kualitas terbaiknya.
Swiss Dilanda Kekerigan Akut, Warga Dilarang Cuci Mobil

Swiss Dilanda Kekerigan Akut, Warga Dilarang Cuci Mobil

Kekeringan dan panas ekstrem yang melanda Swiss, membuat sejumlah pemerintah daerah menetapkan langkah penghematan air, sehingga masyarakat dilarang mencuci mobil, menyiram taman, serta mengambil air dari sungai untuk petani.

Trending

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Berstatus sebagai runner up Super League 2025-2026, Borneo FC akan bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan grup. 
PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

Setelah seluruh 11 Gardu Induk (GI) terdampak gempa berhasil dipulihkan dan pasokan utama telah normal, PLN melanjutkan pemulihan jaringan distribusi hingga ke titik pelanggan.
Jadwal Drawing AFC Champions League Two 2026-2027, Nasib Persib Bandung Ditentukan Sebelum Laga Play Off ACL Two

Jadwal Drawing AFC Champions League Two 2026-2027, Nasib Persib Bandung Ditentukan Sebelum Laga Play Off ACL Two

Persib Bandung kembali menjadi wakil Indonesia untuk tampil di kasta kedua Liga Champions Asia, AFC Champions League Two 2026-2027. 
Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Sebanyak 197 orang diamankan dalam penggerebekan dugaan perjudian jenis kasino di kawasan Nagoya, Batam, pada Sabtu (15/8/2026).
Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

BNPB melaporkan  korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 53 orang.
Ketika Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak, Papua untuk Mengingat Sejarah Penting Indonesia

Ketika Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak, Papua untuk Mengingat Sejarah Penting Indonesia

Tri Tito Karnavian bersama Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra serta para pengurus Wanita Selam Indonesia (WASI) dan penyelam setempat melaksanakan upacara dan parade bendera Merah Putih di bawah laut Pulau Biak, Papua.
13.859 Personel Gabungan Diterjunkan, Amankan HUT ke-81 RI di Istana Negara-Monas

13.859 Personel Gabungan Diterjunkan, Amankan HUT ke-81 RI di Istana Negara-Monas

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pengamanan rangkaian acara kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di sejumlah wilayah Jakarta mulai dari Istana Negara hingga Monas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT