News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koperasi Desa Butuh 240 Ribu Orang Pengawas, Kemenkop Butuh Dana Rp1,2 Triliun untuk Gelar Pelatihan Besar-besaran

Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi, Herbert H. O. Siagian, menyampaikan butuh anggaran Rp1,2 triliun untuk pelatihan pengawas Koperasi Desa Merah Putuih.
Rabu, 16 April 2025 - 19:39 WIB
Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi Herbert H. O. Siagian
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM sedang menyiapkan pelatihan besar-besaran bagi para pengawas koperasi desa dan kelurahan.

Program pelatihan pengawas ini ditujukan untuk mendukung keberlangsungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ditargetkan terbentuk pada Juli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, sebanyak 80 ribu koperasi direncanakan akan terbentuk hingga pertengahan tahun ini.

Guna memastikan pengelolaannya berjalan akuntabel, Kemenkop akan menggelar pelatihan mulai Agustus untuk para pengawas organik dan pengawas internal koperasi.

Langkah pelatihan ini menjadi strategi awal guna mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan koperasi, terlebih setelah dana operasional disalurkan ke masing-masing unit koperasi.

“Mulai Agustus pelatihannya. Setelah terbentuk kan Juli, jadi mulai Agustus kami lakukan pelatihan terkait dengan pengawasan,” ucap Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi, Herbert H. O. Siagian, di Jakarta, Rabu (16/4/2025).

Herbert menjelaskan, pelatihan ini penting untuk menghadapi tantangan dan potensi masalah yang mungkin timbul di lapangan, terutama terkait keuangan dan tata kelola.

Ia menekankan perlunya sistem pengawasan yang kuat untuk menekan risiko kecurangan yang dapat dilakukan oleh siapa saja, baik dari internal koperasi maupun pihak eksternal.

“Pak Menteri (Budi Arie Setiadi) juga sudah mewanti-wanti untuk ini menjadi prioritas, jangan asal membentuk dan tidak segera diawasi, khususnya oleh pengawas internal,” ujarnya.

Dalam struktur koperasi, dibutuhkan tiga orang pengawas organik untuk setiap unit. Dengan demikian, 80 ribu koperasi membutuhkan sedikitnya 240 ribu pengawas internal.

Mereka akan dipilih melalui rapat anggota koperasi dan berasal dari lingkungan desa atau kelurahan tempat koperasi itu berdiri.

Materi pelatihan akan mencakup pengawasan berbasis manajemen risiko, prinsip anti-pencucian uang, pemahaman laporan keuangan, akuntabilitas, serta sejumlah topik pengawasan lainnya.

Herbert memperkirakan pelatihan akan berlangsung selama lima hari, dan seluruh peserta wajib mengikuti seluruh sesi pelatihan.

“Hitungannya itu kira-kira Rp5 juta per kepala, itu anggaran pelatihan biasa,” kata Herbert.

Jika dikalikan jumlah peserta, maka total kebutuhan anggaran pelatihan pengawas koperasi mencapai Rp1,2 triliun.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kemenkop berencana mengajukan tambahan dana ke Kementerian Keuangan agar program pelatihan dapat berjalan sesuai target.

Namun demikian, Herbert belum dapat memastikan besaran tambahan anggaran yang akan diajukan karena tiap kedeputian memiliki kebutuhan masing-masing.

Saat ini, proses pengajuan anggaran tambahan masih dalam tahap kajian internal, dan belum diajukan secara resmi ke Kementerian Keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akan tetapi, sesaat setelah (koperasi desa) terbentuk di bulan Juli, kami harapkan ada anggaran tambahan yang bisa kami gunakan untuk mengawal aktivasi pengembangan koperasi desa ini,” kata dia.

Melalui sistem pengawasan yang ketat dan sumber daya manusia yang kompeten, harapannya koperasi desa tidak hanya menjadi simbol kemandirian ekonomi lokal, tetapi juga benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat akar rumput. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terbendung! Harga Emas Pegadaian Terbang, Antam Nyaris Rp3 Juta per Gram

Tak Terbendung! Harga Emas Pegadaian Terbang, Antam Nyaris Rp3 Juta per Gram

Kompaknya kenaikan harga tiga produk emas ini memberi sinyal tren positif pasar logam mulia, sekaligus menjadi perhatian bagi investor yang memantau momentum beli.
Ramalan Zodiak Karier 27 April 2026: Leo Jangan Gegabah, Gemini Ada Tekanan di Tempat Kerja

Ramalan Zodiak Karier 27 April 2026: Leo Jangan Gegabah, Gemini Ada Tekanan di Tempat Kerja

Ramalan karier 12 zodiak 27 April 2026: fokus, konsistensi, dan ketelitian jadi kunci sukses hari ini. Cek peruntungan kariermu sekarang!
Hadiah Fantastis yang Diterima Megawati Hangestri Usai Heroik Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara di Proliga 2026

Hadiah Fantastis yang Diterima Megawati Hangestri Usai Heroik Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara di Proliga 2026

Menilik hadiah fantastis yang diterima Megawati Hangestri usai membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara sekaligus menjadi MVP di Proliga 2026.
BNI Menanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar

BNI Menanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar

BNI memberikan klarifikasi atas aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Cabang Pematang Siantar, Sumatera Utara, Jumat (24/4/2026).
Reaksi Dedi Mulyadi Soal Spanduk Bernada Sindiran Keras "Shut Up KDM" yang Dibentangkan Bobotoh Persib di GBLA

Reaksi Dedi Mulyadi Soal Spanduk Bernada Sindiran Keras "Shut Up KDM" yang Dibentangkan Bobotoh Persib di GBLA

Kang Dedi Mulyadi alias KDM ucapkan terima kasih kepada suporter Persib Bandung, Bobotoh atas bentangan spandung bertuliskan "Shut Up KDM" di GBLA, katanya...
Diperiksa karena Dituduh Untungkan Inter Milan, Penunjuk Wasit Liga Italia Gianluca Rocchi Nonaktifkan Diri Sendiri

Diperiksa karena Dituduh Untungkan Inter Milan, Penunjuk Wasit Liga Italia Gianluca Rocchi Nonaktifkan Diri Sendiri

Penunjuk wasit Liga Italia, Gianluca Rocchi, menonaktifkan dirinya sendiri dari jabatannya. Hal ini merupakan dampak dari investigasi yang dilakukan terhadap dirinya dengan dugaan menguntungkan Inter Milan.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT