GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asuransi Kendaraan Wajib: Kenapa Malaysia Bisa, Kita Malah Ngerem di Start?

Asuransi kendaraan wajib mandek di Indonesia, padahal potensinya besar. Malaysia-Singapura sudah melaju, kita malah masih ngerem di garis start.
Jumat, 25 April 2025 - 14:06 WIB
Asuransi Kendaraan Wajib: Kenapa Malaysia Bisa, Kita Malah Ngerem di Start?
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Jakarta, tvOnenews.com – Bicara soal asuransi kendaraan bermotor di Indonesia rasanya seperti nonton mobil sport diparkir di garasi: potensinya besar, tapi dibiarkan diam tak bergerak.

Di negara dengan populasi lebih dari 275 juta jiwa dan jumlah kendaraan bermotor mencapai ratusan juta unit, asuransi kendaraan seharusnya jadi pilar utama industri. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampai hari ini, implementasi asuransi kendaraan wajib belum jalan. Padahal potensinya luar biasa," tegas Delil Khairat, Direktur Teknik Operasi PT Indonesia Re dalam acara media gathering pada hari Jumat (24/4/2205). 

Ia menilai, industri asuransi Indonesia seperti lupa cara menyalakan mesin. “Malaysia dan Singapura sudah puluhan tahun menerapkan asuransi kendaraan wajib. Di sana, lini ini menyumbang hingga 50% total industri. Kenapa kita, dengan pasar lebih besar, malah tertinggal?” tambahnya. 

Padahal pemerintah sudah kasih sinyal. Dalam dokumen UU P2SK tahun 2023, disebutkan secara eksplisit pentingnya penguatan sektor asuransi wajib — termasuk kendaraan bermotor. Tapi sinyal itu belum ditangkap dengan serius oleh pelaku industri maupun regulator pelaksana. 

“Kalau kita tidak bergerak, kita yang salah. Bukan pasarnya yang salah,” katanya tegas.

Menurut Delil, mandeknya asuransi kendaraan bukan karena masyarakat tidak butuh, tapi karena industrinya tidak agresif mengedukasi, membangun sistem, dan menyederhanakan akses.

“Produk asuransi kendaraan di Indonesia masih berputar di situ-situ saja. Minim inovasi, minim diferensiasi. Di sisi lain, industri malah sibuk berebut nasabah yang itu-itu saja, bukannya menciptakan pasar baru,” ujarnya.

Ia mendorong agar industri lebih proaktif, tak hanya menunggu regulasi turun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Asuransi kendaraan wajib itu bukan sekadar potensi profit, tapi juga perlindungan sosial. Bayangkan kalau setiap kendaraan di jalan sudah diasuransikan — dampaknya besar terhadap ketahanan finansial masyarakat, juga negara," lanjutnya.

Danantara juga menyoroti peluang besar dari digitalisasi dan kerja sama ekosistem kendaraan, mulai dari leasing, dealer, bengkel, hingga platform e-commerce otomotif, "Inilah saatnya kolaborasi, bukan kompetisi sempit. Kalau industri terus pasif, kita akan terus jadi pasar bagi produk luar — bukan tuan rumah di negeri sendiri."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Jurnalis Republika Diculik Zionis Israel, Pemimpin Redaksi Ungkap Kondisi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

2 Jurnalis Republika Diculik Zionis Israel, Pemimpin Redaksi Ungkap Kondisi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

Tentara Israel melakukan intersepsi atau penyergapan terhadap sejumlah kapal bantuan Internasional, Global Sumud Flotilla yang hendak menuju ke Gaza, Palestina
Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar

Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar

Sampai menguras air mata, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi puji drama kolosal berjudul "Peuting Munggaran" berdurasi 2,5 jam yang disutradarai oleh Sujiwo Tejo.
Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Komitmen institusi Polri dalam memerangi peredaran gelap narkoba kini menyasar hingga ke internal mereka sendiri. 
Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Megawati Hangestri akui kalau dirinya sempat curhat kepada sang suami soal niatnya untuk berhenti main voli. Hal itu ia sampaikan saat Proliga berlangsung.
Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kembali turun tangan. Ia menyebut kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu sebagai peristiwa sadis.
Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Trending

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Sikap Gubernur Malut Sherly Tjoanda mendapat apresiasi publik lantaran mau meminta maaf ketika telat hadir kepada anak-anak di Desa Panamboang Halmahera Selatan
Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Aparat kepolisian dari Polres Gowa tengah mendalami temuan sejumlah barang bukti terkait tewasnya seorang mahasiswi tingkat akhir Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19). 
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menegaskan bahwa Jawa Barat tak akan berganti nama jadi Tatar Sunda seperti yang beredar di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT