GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Huayou, Raksasa Nikel Asal China Pengganti LG di Proyek Baterai Kendaraan Listrik

Huayou berdiri pada tahun 1994 dan berkantor pusat di Tongxiang, Zhejiang. Dilansir dari laman Hayou Indonesia, Hayou adalah perusahaan teknologi tinggi yang fokus pada riset, pengembangan, serta produksi material baterai lithium-ion dan material kobalt. 
Selasa, 29 April 2025 - 11:46 WIB
Huayou Indonesia
Sumber :
  • dok. Huayou

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah LG Energy Solution didepak dari proyek baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, pemerintah menyatakan perusahaan asal China, Huayou sebagai mitra baru.

“Secara keseluruhan, rencana pembangunan dalam proyek Grand Package tetap berjalan seperti yang telah dirancang. Tidak ada perubahan pada infrastruktur maupun skema produksinya. LG memang tidak melanjutkan keterlibatannya dan kini digantikan oleh Huayou,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya, 23 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahlil menegaskan bahwa pergantian mitra dalam proyek besar merupakan hal yang wajar. Ia mengimbau masyarakat serta pelaku usaha untuk tidak khawatir terhadap mundurnya LG, karena proyek EV nasional sudah memasuki fase produksi dan harus tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

“Visi utama tetap konsisten, yaitu menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kendaraan listrik global,” tambahnya.

Profil Huayou

Huayou berdiri pada tahun 1994 dan berkantor pusat di Tongxiang, Zhejiang. Dilansir dari laman Hayou Indonesia, Hayou adalah perusahaan teknologi tinggi yang fokus pada riset, pengembangan, serta produksi material baterai lithium-ion dan material kobalt. 

Selama tiga dekade perkembangannya, Huayou telah membangun model bisnis yang mencakup sumber daya luar negeri, produksi berskala global, dan distribusi internasional.

Perusahaan ini memiliki lima sektor utama: energi baru, material baru, industri nikel di Indonesia, sumber daya di Afrika, serta sektor daur ulang. 

Ruang lingkup usahanya meliputi seluruh rantai pasok baterai lithium-ion, mulai dari eksplorasi kobalt, nikel, lithium, tembaga, dan fosfor; pemurnian logam non-besi secara ramah lingkungan; pengembangan dan produksi material baterai; hingga proses daur ulang sumber daya.

Huayou menjalankan misinya untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan mendorong kemajuan industri dengan strategi yang berfokus pada penguasaan sumber daya hulu, pengembangan pasar hilir, serta penguatan internal. Perusahaan juga menerapkan strategi “Dua Area Baru dan Tiga Tren” untuk pertumbuhan masa depan.

Sebagai pemimpin global dalam manufaktur hijau untuk material baterai lithium-ion, Huayou mengedepankan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan serta pembangunan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat global.

Bisnis Huayou di Indonesia

Huayou telah memulai bisnis di Indonesia dalam berbagai bidang industri dan pengembangan sumber daya pertambangan. 

Huayou telah mengembangkan bisnisnya di Pomala, Sulawesi Tenggara hingga di Pulau Halmahera, Maluku Utara. Berikut bisnis Huayou yang tersebar di Indonesia:

1. Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP)

IPIP merupakan kawasan industri terpadu yang bersifat tertutup dan berperan penting dalam rantai pasok industri baterai lithium. 

Terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia, IPIP menjadi rumah bagi berbagai perusahaan yang bergerak di bidang HPAL, RKEF, pemurnian, prekursor, bahan katoda, produksi baterai lithium ternary, daur ulang baterai, serta sejumlah industri terkait lainnya.

2. Proyek Huayue HPAL

Huayue Nickel Cobalt di Morowali, Sulawesi Tengah, merupakan proyek HPAL terbesar di dunia yang telah memasuki tahap produksi. Proyek ini menggunakan teknologi HPAL Generasi ke-3 yang dikenal dengan standar teknis yang tinggi. 

Teknologi ini membawa dampak besar bagi kemajuan industri, karena mengutamakan efisiensi energi, ramah lingkungan, pelestarian sumber daya, serta pemurnian menyeluruh untuk berbagai logam bernilai.

3. Proyek Huafei HPAL

Terletak di Pulau Halmahera, Maluku Utara, Proyek Huafei menerapkan Teknologi HPAL generasi ke-4 yang menawarkan berbagai keunggulan, seperti proses yang lebih singkat, efisiensi energi yang tinggi, dan keberlanjutan lingkungan. 

Setelah konstruksi selesai, proyek ini diproyeksikan akan menjadi fasilitas HPAL bijih nikel laterit terbesar di dunia, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Huayue Nickel Cobalt.

4. Proyek Huake RKEF

Berlokasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park, Pulau Halmahera, Maluku Utara, Proyek Huake menggunakan bijih nikel laterit sebagai bahan baku untuk memproduksi ternary precursor intermediates, yang merupakan komponen penting dalam pengembangan material energi baru.

5. Proyek KNI HPAL

Berlokasi di Kabupaten Pomalaa, Sulawesi Tenggara, Indonesia, Proyek Pomalaa merupakan hasil kerja sama antara Huayou Cobalt, Vale Indonesia, dan Ford Motor. 

Proyek ini merupakan inisiatif joint-venture dalam bidang pengolahan sumber daya nikel, yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik melalui peleburan dan pemurnian nikel di Indonesia.

6. Proyek Sorowako

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terletak di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Proyek Sorowako merupakan kolaborasi lanjutan antara Huayou Cobalt dan Vale Indonesia setelah kesuksesan proyek HPAL di Pomalaa. 

Proyek ini menggabungkan kekuatan Vale dalam pengelolaan sumber daya dengan teknologi HPAL mutakhir milik Huayou Cobalt, menciptakan sinergi yang kuat untuk pengembangan industri nikel berkelanjutan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT