GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendapatan BUMI Terkoreksi di Kuartal I-2025, Laba Bersih Turun 58,7 Persen Akibat Harga Batu Bara Jatuh

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan pendapatan sebesar US$1,17 miliar atau turun 18,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Rabu, 30 April 2025 - 21:42 WIB
Potret tambang batu bara milik PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Sumber :
  • Bumi Resources

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat penurunan kinerja keuangan pada kuartal pertama 2025.

Emiten batu bara milik Grup Bakrie itu membukukan pendapatan sebesar US$1,17 miliar atau turun 18,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$17,9 juta, anjlok 73,6 persen dari US$67,6 juta pada kuartal I-2024.

Total laba bersih perusahaan juga turun signifikan sebesar 58,7 persen menjadi US$38,3 juta dari sebelumnya US$92,9 juta.

Penurunan kinerja ini disebabkan oleh turunnya volume penjualan dan harga rata-rata batu bara.

"Pendapatan turun tajam karena turunnya harga batu bara dan rendahnya stripping ratio. BUMI sebagai penyuplai batubara terbesar untuk kebutuhan domestik seperti listrik, semen, dan pupuk dengan harga yang telah ditentukan oleh pemerintah turut menurunkan pendapatan dan marjin," demikian bunyi dalam ringkasan, Rabu (30/4/2025).

Berdasarkan laporan operasionalnya, BUMI mencatat volume penjualan sebesar 16,7 juta ton, turun sebesar 9 persen dibanding 18,4 juta ton pada kuartal I-2024.

Sementara volume produksinya mencapai 17,2 juta ton, juga turun 12 persen dari 19,5 juta ton.

Diketahui bahwa hal ini dikarenakan harga jual rata-rata batu bara juga mengalami koreksi tajam 14 persen menjadi US$64,9 per ton dari sebelumnya US$75,8 per ton.

Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan menurun 19,1 persen menjadi US$1,06 miliar. 

Namun, laba usaha turun 22,2 persen menjadi US$52,4 juta dan laba sebelum pajak merosot 35,8 persen menjadi US$44,8 juta.

Jika mengacu pada laporan keuangan berdasarkan PSAK 111, yang hanya mengonsolidasikan entitas Arutmin dan tidak termasuk Kaltim Prima Coal (KPC), BUMI mencatat pendapatan sebesar US$348,8 juta, naik 12,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Laba bruto naik tajam 131,5 persen menjadi US$51,2 juta. Namun, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tetap turun drastis sebesar 73,6 persen menjadi US$17,9 juta.

BUMI menyebut tekanan harga batu bara global serta ketentuan harga domestik untuk sektor kelistrikan, semen, dan pupuk menjadi faktor utama yang menekan margin usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tantangan pasar komoditas yang fluktuatif, manajemen BUMI tetap menargetkan produksi di kisaran 79–81 juta ton untuk tahun 2025, dengan ekspektasi harga rata-rata batu bara antara US$64 hingga US$69 per ton.

Sebagai informasi, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan direncanakan akan digelar pada 2 Juni 2025, sementara earnings call akan diumumkan dalam waktu dekat. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mencoba Bangkit dari Keterpurukan, Red Sparks Malah Ketiban Sial! Saat Elisa Zanette Kembali dari Cedera, Mereka Justru Kehilangan...

Mencoba Bangkit dari Keterpurukan, Red Sparks Malah Ketiban Sial! Saat Elisa Zanette Kembali dari Cedera, Mereka Justru Kehilangan...

Ditengah usaha bangkit dari keterpurukan di Liga Voli Korea 2025/2026, mantan tim Megawati Hangestri, Red Sparks, kembali diterpa kabar kurang menyenangkan.
36 Murid di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Pemkot Turun Tangan

36 Murid di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Pemkot Turun Tangan

Sebanyak 36 murid di Cimahi, Jawa Barat diduga mengalami keracunan akibat santapan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemkot turun tangan pastikan...
Persib Tak Didampingi Bojan Hodak, Madura United Tetap Waspada

Persib Tak Didampingi Bojan Hodak, Madura United Tetap Waspada

Carlos Parreira menegaskan Madura United tak diuntungkan absennya Bojan Hodak. Ia justru waspadai kekuatan Persib yang tetap solid dan termotivasi di puncak klasemen.
F1 2026 jadi Tahun Terakhir Max Verstappen di Formula 1? Ia Tak Henti Singgung Regulasi Baru yang Buatnya.....

F1 2026 jadi Tahun Terakhir Max Verstappen di Formula 1? Ia Tak Henti Singgung Regulasi Baru yang Buatnya.....

Pembalap tim Oracle Red Bull Racing yakni Max Verstappen, kembali memicu spekulasi soal masa depannya di Formula 1 jelang dimulainya regulasi baru di F1 2026.
Sikapi Alumni LPDP yang Kena Sanksi dan Daftar Hitam, Mahfud MD Marah tapi Ungkap Alasan Nasionalisme WNI Pudar

Sikapi Alumni LPDP yang Kena Sanksi dan Daftar Hitam, Mahfud MD Marah tapi Ungkap Alasan Nasionalisme WNI Pudar

Mahfud MD marah besar terhadap alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. Tapi kontroversi ini tamparan bagi pemerintah berbenah sikapi WNI yang resah.
Buntut Panjang Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Pertimbangkan Pajang Nama Penerima Beasiswa yang Tak Patuh di Situs

Buntut Panjang Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Pertimbangkan Pajang Nama Penerima Beasiswa yang Tak Patuh di Situs

Direktur Utama LPDP Sudarto menyampaikan wacana tersebut masih dalam pembahasan internal. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali dipercaya tampil sebagai starter saat LOSC Lille menghadapi Angers SCO pada pekan ke-23 Ligue 1 2025/2026. Laga
Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan pemain Gresik Phonska Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Sentul, di mana kedua kubu sama-sama bertabur pemain bintang mulai dari Megawati Hangestri hingga Mediol Yoku.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT