News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kado May Day dari Prabowo: Bentuk Dewan Buruh Nasional, Targetkan Hapus Outsourcing

Prabowo janji bentuk Dewan Buruh Nasional dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025).
Kamis, 1 Mei 2025 - 14:58 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto temui massa buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional sebagai wujud komitmennya terhadap peningkatan perlindungan pekerja di Indonesia.

Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menghapus sistem outsourcing yang selama ini menjadi keluhan dari kalangan buruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deklarasi itu disampaikan langsung oleh Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (1/5/2025).

Ratusan ribu buruh dari berbagai daerah memadati lokasi acara untuk mendengarkan langsung pidato sang presiden.

"Saya ingin memberi hadiah untuk kaum buruh hari ini, saya akan segera membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional," kata Presiden Prabowo di hadapan massa buruh yang memenuhi Lapangan Monas.

Presiden menjelaskan, Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional akan terdiri dari tokoh-tokoh pimpinan dan perwakilan buruh dari seluruh penjuru Tanah Air.

Badan ini akan bertugas sebagai penasihat presiden dalam merumuskan dan merekomendasikan kebijakan ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja.

Menurut Prabowo, lembaga tersebut akan memberikan masukan terhadap revisi undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan yang selama ini dinilai kurang berpihak kepada kalangan buruh.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga kembali menyuarakan dukungannya terhadap penghapusan sistem outsourcing.

Ia menekankan bahwa upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap dan memperhitungkan stabilitas ekonomi serta investasi.

"Kita ingin hapus outsourcing. Tapi saudara, kita juga harus realistis, harus menjaga kepentingan para investor juga. Kalau mereka tidak investasi, tidak ada pabrik, kalian tidak bekerja," ujarnya seraya menegaskan keseimbangan yang harus dijaga antara kepentingan buruh dan iklim usaha.

Selain membentuk Dewan Buruh, Prabowo juga mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK).

Satgas ini bertugas menangani dan mencegah praktik PHK sepihak yang kerap merugikan pekerja.

Tak hanya itu, ia juga mendorong percepatan pembahasan dua rancangan undang-undang penting, yakni RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan RUU Perlindungan Pekerja Laut dan Sektor Perikanan.

Presiden menegaskan bahwa negara akan hadir membela buruh jika terjadi praktik ketidakadilan dalam dunia kerja.

"Bila perlu, negara akan turun tangan," tegasnya di akhir pidato.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Prabowo mendapat sambutan positif dari sejumlah pimpinan serikat buruh, seperti Said Iqbal dan Jumhur Hidayat, yang hadir langsung dalam peringatan May Day tersebut.

Mereka menyambut baik komitmen Presiden terhadap perlindungan hak-hak pekerja, tetapi tetap menantikan realisasi janji-janji tersebut dalam bentuk kebijakan konkret. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Haru Adelia, Baru Empat Bulan Bekerja Setelah Lulus dari Universitas Brawijaya Mimpinya Terhenti di di Rel Bekasi

Kisah Haru Adelia, Baru Empat Bulan Bekerja Setelah Lulus dari Universitas Brawijaya Mimpinya Terhenti di di Rel Bekasi

Adelia Rifani (26), salah satu korban meninggal dunia dalam musibah kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) petang sosok tumpuan keluarga.
Tak Ditutup-tutupi, Ayah Ahmad Dhani Blak-blakan Bilang Tak Suka dengan Mulan Jameela: Over Acting, Saya Gak Suka!

Tak Ditutup-tutupi, Ayah Ahmad Dhani Blak-blakan Bilang Tak Suka dengan Mulan Jameela: Over Acting, Saya Gak Suka!

Dalam sebuah video wawancara, ayah Ahmad Dhani terang-terangan mengatakan bahwa ia tidak suka dengan Mulan Jameela atau yang saat itu dikenal dengan Wulan Kwok.
Bantu Pengembangan Olahraga Disabilitas Lewat Teknologi, Reda Manthovani Inisiasi Program JAGAIN

Bantu Pengembangan Olahraga Disabilitas Lewat Teknologi, Reda Manthovani Inisiasi Program JAGAIN

Kejaksaan Agung Kejagung (RI) memiliki program dalam upaya melakukan pengembangan olahraga disabilitas di seluruh Indonesia.
Alami Gangguan Teknis, Pesawat Saudi Airlines Bawa 380 Calon Haji asal Jawa Timur Tiba dengan Selamat di Madinah, Arab Saudi

Alami Gangguan Teknis, Pesawat Saudi Airlines Bawa 380 Calon Haji asal Jawa Timur Tiba dengan Selamat di Madinah, Arab Saudi

Pesawat Saudi Airlines yang sempat mengalami gangguan teknis saat membawa 380 calon haji asal Jawa Timur telah tiba dengan selamat di Madinah, Arab Saudi
Sentilan Menohok Dedi Mulyadi: Bandung Itu Penghasil Kopi Terbaik, tapi Wisatawan Disuguhi Sasetan

Sentilan Menohok Dedi Mulyadi: Bandung Itu Penghasil Kopi Terbaik, tapi Wisatawan Disuguhi Sasetan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti sebuah ironi besar di kawasan wisata populer Ciwidey dan Pangalengan. 
Forkopi dan MUI Sepakat Adanya Penguatan Koperasi Syariah

Forkopi dan MUI Sepakat Adanya Penguatan Koperasi Syariah

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) melakukan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan membahas penguatan kelembagaan dan regulasi koperasi syariah di Indonesiapada Selasa (28/4/2026).

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Dedi Mulyadi Menahan Sedih, Dengarkan Perjuangan Suami Cari Istri dari Stasiun Bekasi Timur hingga Kamar Jenazah

Dedi Mulyadi Menahan Sedih, Dengarkan Perjuangan Suami Cari Istri dari Stasiun Bekasi Timur hingga Kamar Jenazah

​​​​​​​Dedi Mulyadi menahan sedih saat dengar kisah suami korban KRL yang mencari istrinya dari Stasiun Bekasi Timur hingga kamar jenazah, berujung duka mendalam.
Kejutan! Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala Thomas 2026

Kejutan! Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala Thomas 2026

Indonesia harus puas finis di peringkat ketiga pada klasemen akhir Grup D Piala Thomas 2026.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT