News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Wacana Pensiun ASN di Usia 70 Tahun: Bisa Ganggu Sistem Meritokrasi

Anggota Komisi II DPR, Indrajaya, menyampaikan kekhawatiran bahwa wacana kebijakan ASN pensiun 70 tahun bisa berdampak buruk terhadap sistem meritokrasi yang selama ini dibangun.
Rabu, 28 Mei 2025 - 22:14 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya
Sumber :
  • dok. DPR

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana perpanjangan masa pensiun aparatur sipil negara (ASN) hingga usia 70 tahun menuai perhatian serius dari DPR RI.

Anggota Komisi II DPR, Indrajaya, menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut bisa berdampak buruk terhadap sistem meritokrasi yang selama ini dibangun untuk mencetak sumber daya manusia unggul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Indrajaya, meritokrasi menuntut profesionalisme, kemampuan, dan produktivitas yang optimal.

Jika batas usia pensiun diperpanjang, maka potensi regenerasi dan penyegaran SDM akan terhambat, terutama dari segi keterlibatan generasi muda.

Ia menilai, kebijakan semacam ini tidak bisa diambil secara sepihak. Perlu ada kajian komprehensif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah.

"Libatkan semua kepala daerah karena kebutuhan setiap daerah berbeda-beda. Perpanjangan usia pensiun sudah pasti ada dampak negatif, terutama gangguan pada sistem meritokrasi untuk memperoleh SDM yang unggul dari sisi kemampuan fisik, kreativitas, dan produktifitas," kata Indrajaya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/5/2205).

Ia menyampaikan bahwa Komisi II DPR akan merespons serius isu tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana menggelar rapat khusus guna membahas lebih dalam dampak dan konsekuensi dari wacana perpanjangan masa pensiun ASN.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Papua Selatan, Indrajaya menyoroti secara khusus penurunan performa kerja yang umumnya terjadi pada usia lanjut.

"Bertambahnya usia manusia juga pasti akan menurunkan kemampuan fisik dan mental, yang pasti menurunkan produktivitas dan kualitas pekerjaan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa semakin tinggi usia pensiun, maka kesempatan bagi generasi muda untuk masuk ke dalam sistem birokrasi juga akan makin sempit. Hal ini dapat menciptakan antrean panjang dan stagnasi dalam regenerasi kepemimpinan.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa biaya kesehatan bagi ASN lansia cenderung lebih tinggi. Namun demikian, ia menolak anggapan bahwa pandangan ini bersifat diskriminatif terhadap kalangan tua.

Menurutnya, para senior tetap dihargai atas keteladanan, pengalaman, dan dedikasinya. Justru masa pensiun seharusnya menjadi ruang bagi mereka untuk menikmati hasil pengabdian dan memberi inspirasi dari luar sistem birokrasi.

Indrajaya juga mengutip filosofi budaya Jawa yang menganggap usia 70 sebagai masa "wewayah", yaitu fase di mana seseorang telah mencapai kematangan spiritual, ketenangan, dan kebijaksanaan yang mendalam.

Meski demikian, ia menekankan bahwa aspek-aspek teknis dan keuangan juga harus dikaji secara mendalam. Sebab, kebijakan ini berpotensi menambah beban fiskal negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu akan sangat tidak adil bila perpanjangan usia ini akan mengurangi kuota penerimaan ASN atau pejabat negara dalam tiap tahun," tuturnya.

Pernyataan Indrajaya itu tentu menggambarkan keprihatinan mengenai keberlanjutan sistem birokrasi Indonesia. Melihat tantangan regenerasi SDM, produktivitas ASN, dan pembiayaan negara, wacana pensiun di usia 70 tahun memang perlu dikaji secara menyeluruh dan terbuka sebelum diputuskan sebagai kebijakan nasional. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veteran Hyundai Hillstate Ini Ungkap Harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap Pertahankan Gaya Menyerangmu

Veteran Hyundai Hillstate Ini Ungkap Harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap Pertahankan Gaya Menyerangmu

Veteran Hyundai Hillstate ini ungkap harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap pertahankan gaya menyerangmu.
Resmi! Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Jelang Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Resmi! Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Jelang Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun satu tingkat ke posisi 119 dunia jelang melawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, setelah Namibia naik lima posisi. Terkini
Masyarakat Pulau Borang Apresiasi Layanan Kesehatan dan Bansos Bhayangkari Peduli

Masyarakat Pulau Borang Apresiasi Layanan Kesehatan dan Bansos Bhayangkari Peduli

Masyarakat Dusun 4 Pulau Borang, Kabupaten Banyuasin, menyambut antusias program pelayanan kesehatan gratis serta penyaluran bantuan sosial yang dihadirkan dalam kunjungan kerja Ketua Umum Bhayangkari di Sumatera Selatan.
Masih Ingat Mas Bechi Pemerkosa Santri di Jombang? DPR Desak Penjelasan Imipas Soal Pembebasan Bersyaratnya

Masih Ingat Mas Bechi Pemerkosa Santri di Jombang? DPR Desak Penjelasan Imipas Soal Pembebasan Bersyaratnya

Ketua Komisi XIII DPR desak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk mengkaji atau memeriksa ulang secara mendalam pembebasan bersyarat Mas Bechi.
Polda Metro Jaya Atur Skema Lalu Lintas dan Kantong Parkir Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Polda Metro Jaya Atur Skema Lalu Lintas dan Kantong Parkir Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Polda Metro Jaya telah merancang skema manajemen lalu lintas di sekeliling kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. 
Prediksi Georgia vs Irlandia Utara di UEFA Nation League 2026: Jvarosnebi Bisa Terus Catatkan Tren Kemenangan?

Prediksi Georgia vs Irlandia Utara di UEFA Nation League 2026: Jvarosnebi Bisa Terus Catatkan Tren Kemenangan?

Persaingan sengit babak penyisihan UEFA Nations League 2026-2027 Group B2 akan resmi bergulir saat Georgia menjamu Irlandia Utara di stadion mereka di Tbilisi.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT