News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Dongkrak PNBP, Menteri KKP Minta BPK Periksa Pelaku Usaha Perikanan Tangkap: Bisa Tambah Pemasukan Rp9 Triliun

Menteri KKP menegaskan bahwa penegakan kepatuhan pembayaran pajak dan legalitas badan usaha menjadi aspek krusial dalam pengawasan usaha perikanan tangkap.
Kamis, 5 Juni 2025 - 14:50 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menyoroti perlunya pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaku usaha penangkapan ikan di Indonesia. 

Menteri Trenggono meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun tangan untuk memastikan sektor ini memberikan kontribusi maksimal kepada negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan dalam momentum peringatan International Day for The Fight Against Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Menurut Trenggono, langkah tersebut penting untuk memperkuat penerimaan negara dari sektor kelautan, khususnya dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Ia menegaskan bahwa penegakan kepatuhan dalam pembayaran pajak dan legalitas badan usaha menjadi aspek krusial dalam pengawasan usaha perikanan tangkap.

"Untuk diperiksa seluruh pelaku usaha penangkapan (ikan) di Indonesia ini, untuk diperiksa badan hukumnya, bayar pajaknya benar atau tidak," kata Trenggono.

Menteri KKP menilai potensi kerugian negara akibat praktik penangkapan ikan ilegal maupun kegiatan yang tidak menyumbang maksimal pada PNBP sangat besar.

Berdasarkan perhitungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kerugian sejak 2020 hingga 2025 diperkirakan mencapai Rp13 triliun.

Meski volume tangkapan ikan nasional mencapai sekitar 7,5 juta ton setiap tahun, penerimaan negara dari sektor ini hanya berkisar di bawah Rp1 triliun. Angka ini jauh dari potensi sesungguhnya, yang seharusnya bisa dimaksimalkan.

Trenggono mengungkapkan, jika 10 persen dari total tangkapan ikan itu diberikan dalam bentuk kontribusi langsung kepada negara, setidaknya akan terkumpul 750 ribu ton ikan. 

Jika mengacu harga pasar sekitar Rp12 ribu per kilogram, maka nilai kontribusinya bisa mencapai Rp9 triliun.

Ia juga menyampaikan bahwa rendahnya angka PNBP kerap menjadi sasaran kritik. Padahal, menurutnya, potensi sektor ini begitu besar dan layak menghasilkan minimal Rp9 triliun per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trenggono berharap adanya dukungan konkret dari Komisi IV DPR RI serta BPK untuk mendorong pelaksanaan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaku usaha perikanan tangkap.

"Ini saya mau sampaikan di sini sebetulnya kebetulan ada (Anggota Komisi IV DPR dan Anggota BPK), tujuannya supaya apa? Supaya bisa menekan juga gitu, bisa menekan paling tidak memerintahkan untuk diperiksa seluruh pelaku usaha penangkapan di Indonesia ini," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.
Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan cuma SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga bakal revitalisasi 11 sekolah lainnya tahun ini. 
Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat pada lima tahun pertama kehidupan atau golden period. Oleh karena itu, para orang tua perlu memerhatikan.
15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

Setelah 15 tahun menapaki perjalanan di industri musik independen, band rock, Turn On Power, akhirnya merilis album terbaru bertajuk Menjadi Dewasa.
Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Selain kekayaan alam, Papua Selatan memiliki warisan budaya yang kuat, seperti seni ukir khas Asmat yang telah dikenal hingga mancanegara, serta tradisi masyarakat Suku Marind.

Trending

Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan cuma SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga bakal revitalisasi 11 sekolah lainnya tahun ini. 
Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT