GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trenggono Klaim KKP sudah Selamatkan Rp13 Triliun Kerugian Negara Akibat Praktik IUU Fishing

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengungkap, praktik IUUF menjadi salah satu ancaman serius bagi sektor kelautan Indonesia yang memiliki potensi ekonomi besar.
Jumat, 6 Juni 2025 - 16:52 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono
Sumber :
  • Dok. tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan keberhasilannya mencegah potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur atau Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir, pihaknya telah menyelamatkan negara dari potensi kerugian finansial yang sangat besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Trenggono, praktik IUUF menjadi salah satu ancaman serius bagi sektor kelautan Indonesia yang memiliki potensi ekonomi besar.

“Dari kurun waktu 2020-2025, sudah lebih dari Rp13 triliun kerugian negara yang kita selamatkan dari illegal fishing,” kata Menteri Trenggono dalam keterangan resmi pada peringatan Hari Internasional untuk Memerangi IUUF di Jakarta, Jumat (6/6/2025).

Trenggono mengungkap. pelanggaran di sektor perikanan tak hanya dilakukan oleh kapal asing, namun juga oleh pelaku dari dalam negeri.

Ia mencontohkan, praktik alih muatan ikan secara ilegal di tengah laut serta pelanggaran batas wilayah tangkapan sebagai bentuk IUU Fishing yang masih terjadi.

Menteri KKP menekankan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki posisi strategis, tidak hanya dalam menjamin ketahanan pangan berbasis laut, tetapi juga sebagai tulang punggung pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan Ekonomi Biru.

Berdasarkan data KKP, rata-rata produksi perikanan tangkap dari tahun 2020 hingga 2024 tercatat sebesar 7,39 juta ton.

Trenggono meyakini bahwa nilai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) seharusnya dapat jauh lebih tinggi apabila praktik IUUF dapat diberantas secara menyeluruh.

Dirinya menyatakan bahwa kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) berbasis kuota menjadi salah satu bentuk implementasi nyata ekonomi biru.

Kebijakan ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memutus rantai praktik IUUF yang merugikan negara.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono atau Ipunk, menyatakan bahwa peringatan Hari Internasional untuk Memerangi IUUF setiap 5 Juni merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pelestarian ekosistem laut.

Ia mengingatkan bahwa tantangan dalam memberantas IUUF ke depan akan semakin kompleks. Ancaman overfishing dari kapal negara tetangga serta terbukanya perairan Indonesia membuat potensi pelanggaran semakin tinggi.

"Memberantas IUU Fishing tidak bisa diselesaikan oleh KKP sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Itulah pentingnya sinergi dan kolaborasi,” kata Ipunk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara tersebut, KKP juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam pemberantasan IUUF. Selain itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara KKP dengan Ditjen Perhubungan Udara, WWF Indonesia, dan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) untuk mendukung pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, pada 5 Desember 2017, Sidang ke-72 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menetapkan 5 Juni sebagai Hari Internasional untuk Memerangi IUUF. Penetapan ini merujuk pada berlakunya Perjanjian FAO Port State Measures Agreement (PSMA) pada 5 Juni 2016, yang menjadi instrumen global utama dalam mencegah praktik penangkapan ikan ilegal. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Parkir Liar di Tanah Abang Patok Harga hingga Rp100 Ribu, Rano Karno Geram Turunkan TNI

Parkir Liar di Tanah Abang Patok Harga hingga Rp100 Ribu, Rano Karno Geram Turunkan TNI

Parkir liar di Tanah Abang, mematok Harga hingga Rp100 ribu. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meyakini persoalan parkir liar di Tanah Abang bisa tertib.
Misi Balas Dendam! Luis Enrique Siap Bawa PSG Hajar AS Monaco di Liga Champions

Misi Balas Dendam! Luis Enrique Siap Bawa PSG Hajar AS Monaco di Liga Champions

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menegaskan timnya menargetkan kemenangan baik di laga tandang maupun kandang saat menghadapi AS Monaco pada playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026.
Kata Bojan Hodak soal Misi Berat Persib Lawan Ratchaburi FC di Kandang

Kata Bojan Hodak soal Misi Berat Persib Lawan Ratchaburi FC di Kandang

Persib Bandung mengusung misi berat saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 2025/2026. Laga penentuan itu akan digelar -
6 Pemain yang Bisa Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

6 Pemain yang Bisa Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Thom Haye absen jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia punya 6 opsi pengganti. Simak kandidat pengisi lini tengah Skuad Garuda.
Persib Bandung di Ujung Tanduk! Bojan Hodak Optimistis Bisa Balikkan Defisit 3 Gol di AFC Champions League Two

Persib Bandung di Ujung Tanduk! Bojan Hodak Optimistis Bisa Balikkan Defisit 3 Gol di AFC Champions League Two

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan timnya siap tampil maksimal ketika menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Jam Terbang Elite, Bek PSV Eindhoven Berdarah Jakarta Ini Eligible Bela Timnas Indonesia

Jam Terbang Elite, Bek PSV Eindhoven Berdarah Jakarta Ini Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat angin segar dari Eropa. Sebas Ditmer, bek PSV berdarah Jakarta ini bisa masuk radar John Herdman dan jadi aset emas Garuda.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT